Logo Sulselsatu

Bawaslu Diminta Kawal Wilayah dari Serangan Fajar

ridwan ridwan
ridwan ridwan

Senin, 25 November 2024 22:39

istimewa
istimewa

SULSELSATU.com, MAKASSAR — Wali Kota Makassar, Mohammad Ramdhan Pomanto, menyoroti maraknya praktik politik uang atau serangan fajar menjelang Pemilu Serentak 2024.

Ia meminta Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) untuk lebih proaktif mengawasi wilayah agar tidak terjadi pelanggaran yang merusak integritas demokrasi.

Dalam pernyataannya, Danny mengungkapkan bahwa serangan fajar tidak hanya terjadi di pagi hari, tetapi juga siang, malam, bahkan tengah malam. Ia menilai kondisi ini sangat merusak nilai-nilai demokrasi.

Baca Juga : Bawaslu Sulsel Dorong Sinergi Penyelenggara untuk Perkuat Akurasi Data Pemilih

“Udede luar biasa rusaknya ini barang-barang di mana-mana serangan fajar. Bukan cuma serangan fajar, siang, malam, dan tengah malam juga ada. Ini kan rusak sekali,” tegas Danny, Senin (25/11/2024).

Danny juga menyinggung pentingnya peran aparat, termasuk Bawaslu, untuk mengawal jalannya pemilu dengan adil.

“Bawaslu harus mengawal ini. Masa cuma kita yang dikawal? Kalau kita kampanye selalu diawasi, tapi wilayah dibiarkan. Ini kan jadi tanda tanya. Saya tidak menuduh, tapi kalau dibiarkan terus berarti ada kerjasama,” ujarnya.

Baca Juga : Ramadan Produktif, Bawaslu Parepare Teken MoU Pendidikan Demokrasi

Danny menyebut bahwa dirinya telah menerima banyak laporan dari berbagai pihak, termasuk linmas dan masyarakat, terkait pelanggaran pemilu di lapangan.

Salah satu pelanggaran yang disorot adalah keterlibatan kader tertentu dalam memprovokasi warga dan memanfaatkan jabatan seperti RT dan RW untuk memengaruhi pilihan politik masyarakat.

“Saya bilang, kalau berbeda pilihan itu tidak masalah, itu hak setiap orang. Tapi jangan memprovokasi atau membawa hal-hal yang melanggar aturan. Itu jelas pelanggaran,” tegasnya.

Baca Juga : Pendidikan Pengawasan Partisipatif Kembali Digelar, Bawaslu Sulsel Ajak Publik Bergerak

Wali Kota Makassar juga menegaskan bahwa Pemilu harus berjalan jujur dan adil. Ia mengajak semua pihak untuk menjaga integritas pesta demokrasi ini.

“Pilihan itu hak masing-masing, mau pilih siapa saja tidak ada masalah. Tapi hak orang jangan diganggu. Kita semua harus menjaga suasana kondusif,” tutupnya.

Dengan perhatian khusus dari Pemkot Makassar dan himbauan kepada Bawaslu, Danny berharap proses Pemilu Serentak 2024 dapat berjalan bersih tanpa adanya praktik-praktik yang menciderai demokrasi. (*)

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Penulis : Andi Baso Mappanyompa
Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Hukum03 Mei 2026 17:52
Buruh Pria di Makassar Dihajar Mahasiswa gegara Motor Bersenggolan
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Seorang buruh pria AGB (47) di Kota Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel) dihajar oleh seorang mahasiswa berinisial MAS...
News03 Mei 2026 15:45
MDA Gandeng Anak Muda Kembangkan SDM Berkualitas Generasi Emas Matappa
PT Masmindo Dwi Area (MDA) menggandeng kalangan pemuda, mahasiswa, dan akademisi melalui forum bertajuk Sinergi Strategis: Membangun Generasi Emas Mat...
Video02 Mei 2026 22:33
VIDEO: Aksi Demo di Flyover Makassar, Tolak Komersialisasi Pendidikan
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Sejumlah mahasiswa di Kota Makassar, Sulawesi Selatan, turun ke jalan memperingati Hari Pendidikan Nasional, 02 Mei 2...
Sulsel02 Mei 2026 22:29
Peringati Hari Buruh 2026, Wali Kota Parepare Tekankan Peran Vital Pekerja dalam Pembangunan
SULSELSATU.com, PAREPARE – Wali Kota Parepare, Tasming Hamid, menunjukkan komitmen dan perhatian serius Pemerintah Kota Parepare terhadap para p...