Logo Sulselsatu

Dosen FKM Gelar PKM Internasional “Empowerment of Muhammadiyah Guidance Studio Students In Kampung Baru Kuala Lumpur

ridwan ridwan
ridwan ridwan

Jumat, 29 November 2024 15:06

istimewa
istimewa

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Sekolah selain berfungsi sebagai tempat pembelajaran juga dapat menjadi ancaman penularan penyakit jika tidak dikelola dengan baik.

Usia sekolah dasar juga merupakan masa rawan terserang berbagai penyakit. Permasalahan perilaku kesehatan anak sekolah dasar biasanya berkaitan dengan kebersihan perorangan dan lingkungan seperti gosok gigi dengan baik dan benar, kebiasaan cuci tangan pakai sabun, dan kebersihan diri.

Oleh karena itu, penanaman nilai–nilai perilaku kesehatan di sekolah dasar merupakan kebutuhan mutlak.

Target dari kegiatan ini adalah agar mitra memiliki Kader Perawat Cilik (PERCIL).
Mitra mampu memahami dan menerapkan Perilaku Hidup Bersih Dan Sehat (PHBS). Mitra mampu memahami dan mampu memberikan pelayanan dan pengobatan dasar secara mandiri.

Pelaksanaan kegiatan PKM dilakukan melalui kerjasama dengan Sanggar Bimbingan Belajar Muhammadiyah sebagai mitra. Hasil pertemuan dan diskusi dengan mitra disepakati upaya pemecahan masalah yaitu dengan pembentukan dan pelatihan kader perawat cilik (Percil).

Kegiatan ini dilakukan di Sanggar Bimbingan Belajar Muhammadiyah Di Kampung Baru Kuala Lumpur pada tanggal 20-21 November 2024, yang dihadiri oleh 30 orang siswa siswi, dan guru, kegiatan pengabdian merupakan salah satu perwujudan dari kegiatan tri darma perguruan tinggi, kegiatan ini digelar atas dukungan pendanaan dari Lembaga Pengabdian Kepada Masyarakat (LPkM) Universitas Muslim Indonesia menuju World Class University.

Pembentukan kader Perawat Cilik dan pemberian edukasi tentang pertolongan pertama pada kecelakaan dan kegawadaruratan (P3K) diberikan oleh Tutik Agustini, S.Kep, Ns, M.Kep (Ketua Tim Pelaksana), sehingga diharapkan mitra dapat meningkatkan pengetahuan dan menerapkan perilaku pemberian pertolongan pertama pada kecelakaan dan kegawadaruratan.

Adapun peningkatan pengetahuan dan pemahaman siswa tentang perilaku hidup bersih dan sehat diberikan oleh Nurfardiansyah B, SKM., M.Kes. dan Materi tentang Ice breaking, building commitment dan evaluasi kegiatan dilakukan oleh Prof. Dr. Yusriani, SKM., M.Kes.

“Ketua Yayasan, Kepala Sekolah, guru dan peserta sangat antusias dan berpartisipasi aktif dalam kegiatan program Pengabdian Kepada Masyarakat Internasional,” ujar Dr Yusriani. (*)

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Pendidikan04 Februari 2026 12:37
UNM Kukuhkan 1.000 Lulusan, IPK Rata-Rata Tembus 3,72
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Universitas Negeri Makassar (UNM) mewisuda 1.000 lulusan pada Periode Februari 2026 di Pelataran Phinisi UNM, Rabu (4...
Makassar04 Februari 2026 12:24
Inspektorat Makassar Dorong Penguatan Masukan BPKP dalam Perencanaan Program 2027
SULSELSATU.com MAKASSAR – Sekretaris Inspektorat Kota Makassar, Arfan Jusuf, menekankan pentingnya menindaklanjuti masukan Badan Pengawasan Keua...
Makassar04 Februari 2026 10:21
Perkuat Tata Kelola, PDAM Makassar Gelar Pelatihan Keuangan Berbasis SAK EP
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Perumda Air Minum Kota Makassar menggelar Pelatihan Sistem Informasi PDAM Pintar Modul Keuangan dan Akuntansi berbasi...
News04 Februari 2026 08:36
Kampanye Narasi Keberlanjutan, PT Vale Tegaskan Komitmen Good Mining Practices Lewat UKW
Di tengah sorotan publik terhadap industri pertambangan nasional, terutama di kawasan industri nikel seperti Morowali, PT Vale Indonesia Tbk (PT Vale)...