Logo Sulselsatu

Fakta-fakta Sadisnya Oknum Polisi Tega Bunuh Ibu Kandung Pakai Tabung Gas

ridwan ridwan
ridwan ridwan

Selasa, 03 Desember 2024 19:41

istimewa
istimewa

SULSELSATU.com, BOGOR – Seorang oknum polisi di wilayah hukum Polda Metro Jaya bernama Nikson Pangaribuan alias Ucok tega membunuh ibu kandungnya sendiri di Cileungsi, Kabupaten Bogor, dengan tabung gas ukuran 3 kilogram.

Pembunuhan ini terjadi di rumah korban yang sekaligus dijadikan warung di Cileungsi, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, pada Minggu (1/12/2024) malam. Korban dibunuh Ucok saat melayani pembeli di warung.

Ucok sempat kabur menggunakan pikap seusai membunuh ibu kandungnya. Ia akhirnya tertangkap pada pukul 01.00 WIB tadi setelah sempat membuat keributan dengan warga di kedai kopi.

Berikut fakta-fakta oknum polisi bunuh ibu kandungnya:

1. Berawal dari Cekcok

Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Bogor, AKBP Rio Wahyu Aggoro, mengungkapkan bahwa pembunuhan ini bermula dari percekcokan antara pelaku dan korban di warung milik Herlina. Saat itu, Nikson baru pulang ke Cileungsi setelah bertugas di Bekasi.

“Dia pulang ke sini karena tinggal bersama orang tuanya. Ada sedikit cekcok sehingga orang tuanya dilakukan penganiayaan,” ujar Rio pada Senin (2/12/2024).

2. Menggunakan Tabung Gas sebagai Senjata

Cekcok tersebut berujung pada aksi kekerasan. Pelaku mendatangi korban dari belakang dan mendorongnya hingga terjatuh ke lantai. Ketika korban melayani seorang pembeli di warungnya, Nikson mengambil tabung gas LPG 3 kilogram dan memukul kepala ibunya sebanyak tiga kali.

Pembeli yang menyaksikan kejadian itu segera melarikan diri dan melaporkan insiden tersebut kepada warga sekitar.

3. Korban Sempat Dibawa ke Rumah Sakit

Setelah kejadian, warga menghubungi ambulans untuk membawa Herlina ke RS Kenari. Namun, upaya medis tidak berhasil menyelamatkan nyawa korban. Herlina dinyatakan meninggal dunia, dan jenazahnya dibawa ke RS Polri untuk proses otopsi.

4. Pelaku Berusaha Melarikan Diri

Setelah melakukan aksinya, Nikson mencoba melarikan diri menggunakan mobil pikap. Namun, ia berhasil ditangkap oleh anggota Reskrim Polres Bogor di sekitar Jalan Raya depan RS Hermina Cileungsi. Polisi juga menyita tabung gas LPG sebagai barang bukti.

5. Proses Hukum dan Etik

Kapolres Bogor menegaskan bahwa meskipun Nikson merupakan anggota Polri, proses hukum akan dilakukan secara profesional dan transparan.

“Untuk pidananya di kami, kode etiknya di Propam Polda Metro Jaya,” kata Rio.

Kabid Propam Polda Metro Jaya, Kombes Pol Bambang Satriawan, mengonfirmasi bahwa pelaku saat ini sedang menjalani pemeriksaan terkait pelanggaran kode etik. Selama ini, Nikson diketahui bertugas di Polres Metro Bekasi Kota. (*)

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

News05 November 2026 13:19
Pajak MBLB Overburden Pemkab Luwu Timur Dinilai Memberatkan Perusahaan Tambang
Langkah Pemerintah di sejumlah daerah yang gencar mengejar pemasukan tanpa memperhatikan keberlangsungan dunia usaha dan aturan perpajakan, menjadi so...
Pendidikan05 November 2026 11:11
YBM PLN Bantu Biaya Pendidikan 15 Mahasiswa Unismuh
Yayasan Baitul Maal (YBM) PLN Unit Induk Pembangunan (UIP) Sulawesi menyalurkan bantuan pendidikan kepada 15 mahasiswa Universitas Muhammadiyah (Unism...
Metropolitan05 November 2026 10:23
HUT ke-419 Makassar, Pemkot Hadirkan Pasar Murah Jangkau Kecamatan
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Pemerintah Kota Makassar, terus menghadirkan program yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat dalam menyemarakkan...
Makassar05 November 2026 10:10
MTQ Makassar Buka Audisi se-Sulsel, Hadiah Capai Rp1,4 Miliar
Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Tingkat Kota Makassar 2026 telah menarik lebih dari 1.200 pendaftar hingga awal November. Jumlah tersebut hampir dua k...