Logo Sulselsatu

Ketua PGRI Sulsel Prof Hasnawi Siap Perkuat Perlindungan Guru di Periode Kedua

Asrul
Asrul

Kamis, 12 Desember 2024 17:57

Ketua dan sekretaris PGRI Sulsel Prof Hasnawi Haris (kiri) serta Dr Abdi (kanan) saat bertemu wartawan. Foto/ SS
Ketua dan sekretaris PGRI Sulsel Prof Hasnawi Haris (kiri) serta Dr Abdi (kanan) saat bertemu wartawan. Foto/ SS

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Ketua Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Sulawesi Selatan, Prof Hasnawi Haris, memaparkan program kerja untuk periode keduanya dalam diskusi santai dengan awak media di sebuah rumah makan di kawasan Boulevard, Makassar, Kamis (12/12/2024).

Dalam kesempatan tersebut, Prof. Hasnawi menyoroti peran PGRI sebagai organisasi profesi, perjuangan, dan ketenagakerjaan yang membedakannya dari organisasi profesi lain. Ia berkomitmen memperkuat sinergi dengan berbagai pihak, termasuk media, pemerintah, dan stakeholder pendidikan.

“Sebagai organisasi profesi, PGRI berfokus pada peningkatan kompetensi guru, tenaga kependidikan, dan dosen. Namun, PGRI juga berperan dalam perjuangan, seperti mengawal pengangkatan guru honorer menjadi ASN P3K dan memberikan perlindungan hukum kepada guru,” jelas Prof. Hasnawi.

Baca Juga : Fraksi Gerindra DPRD Sulsel Kawal Kasus 2 Guru Luwu Utara Dipecat Gubernur Hingga ke Jakarta

Dia juga menekankan pentingnya lembaga bantuan hukum PGRI (LKBH) dalam mendampingi guru yang menghadapi permasalahan hukum.

“Kami telah menangani banyak kasus guru yang dituduh melanggar hukum. Salah satu perjuangan besar kami adalah mendorong undang-undang perlindungan guru, yang sinkron dengan undang-undang perlindungan anak,” tambahnya.

Di periode kedua kepemimpinannya, Prof. Hasnawi berencana memperkuat branding PGRI sebagai organisasi yang berpihak pada guru dan tenaga kependidikan.

Baca Juga : Tragedi di Dunia Pendidikan! 2 Guru Luwu Utara Dipecat karena Bantu Rekan Honorer

Bersama tim pengurus yang baru dilantik, termasuk lima wakil ketua dan biro-biro yang akan dilengkapi, PGRI berupaya meningkatkan efektivitas program kerja.

“Kami ingin lebih banyak berkolaborasi dengan media dan pihak terkait untuk mempublikasikan kegiatan PGRI, baik di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota. Dengan posisi saya sebagai Sekretaris Dewan Pendidikan Sulsel, koordinasi dan sinergi antara PGRI dan dewan pendidikan akan semakin kuat,” ujarnya.

Prof. Hasnawi juga menyinggung tantangan baru di tahun 2025 dengan hadirnya kurikulum baru dari Kementerian Pendidikan.

Baca Juga : Appi Dorong Kolaborasi Pemkot dan PGRI Perkuat Martabat Profesi Guru

“Akan ada kebutuhan peningkatan kompetensi bagi guru. PGRI siap mengawal implementasi kurikulum baru sambil terus berkomitmen mendorong regulasi untuk kesejahteraan dan perlindungan guru,” paparnya.

Guru besar di Universitas Negeri Makassar (UNM) ini berharap kolaborasi yang lebih erat dengan pemerintah dan stakeholder pendidikan dapat mempercepat berbagai program yang mendukung profesi guru.

“Kehadiran undang-undang perlindungan guru bukan untuk mengkriminalisasi siswa, tetapi untuk memastikan semua pihak, baik guru maupun peserta didik terlindungi,” tutupnya.

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Olahraga02 November 2026 19:04
Fazzio Youth Festival 2026 Berakhir, Ini Daftar Pemenangnya
Sejumlah sekolah di Makassar berhasil meraih gelar juara dalam Fazzio Youth Festival (FYF) 2026 yang digelar PT Suracojaya Abadimotor (SJAM) di GOR Un...
Makassar02 November 2026 16:52
Aset Keuangan Syariah Tembus Rp3.300 Triliun, OJK Siapkan Strategi Penguatan
Industri keuangan syariah Indonesia terus menunjukkan perkembangan di tengah ketidakpastian ekonomi global....
Ekonomi02 November 2026 16:25
PLN Bantu 25 Perempuan Pesisir Paotere Kembangkan Usaha Kerajinan Sisik Ikan
PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Sulawesi (UIP Sulawesi) membantu meningkatkan kapasitas usaha Kelompok Perempuan Pesisir Paotere melalui progr...
Bisnis02 November 2026 16:18
Pendapatan Telkom Tembus Rp113,5 Triliun hingga Kuartal III 2026
PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk membukukan pendapatan konsolidasi sebesar Rp113,5 triliun hingga kuartal III 2026....