Logo Sulselsatu

Mengacu Kalender Islam Global, Muhammadiyah Tetapkan Awal Puasa 1 Maret 2025

Asrul
Asrul

Selasa, 07 Januari 2025 13:38

istimewa
istimewa

SULSELSATU.com, JAKARTA – Pimpinan Pusat Muhammadiyah resmi menetapkan awal Ramadan 1446 Hijriah jatuh pada Sabtu, 1 Maret 2025. Penetapan ini berdasarkan sistem Kalender Hijriah Global Tunggal (KHGT) yang telah digunakan Muhammadiyah sejak 1 Muharram 1445 H tahun lalu.

Keputusan tersebut mengacu pada perhitungan ijtima yang diprediksi akan terjadi pada Jumat, 28 Februari 2025 pukul 00:44:44 GMT. Berdasarkan hasil perhitungan, imkan rukyat (kemungkinan hilal terlihat) diperkirakan terjadi pada Jumat sore, dengan tinggi hilal mencapai 7 derajat lebih dan elongasi sekitar 8 derajat.

“1 Ramadan 1446 Hijriah jatuh pada Sabtu, 1 Maret 2025,” demikian bunyi keterangan resmi dari Kalender Hijriah Global Tunggal Muhammadiyah yang dirilis pada Senin (6/1/2024).

Baca Juga : OlimpicAD VIII Resmi Dibuka di Unismuh Makassar, Muhammadiyah Siapkan Generasi Unggul Menuju Indonesia Emas 2045

Tak hanya Ramadan, Muhammadiyah juga telah menetapkan Hari Raya Idulfitri atau 1 Syawal 1446 H akan dirayakan pada Minggu, 30 Maret 2025.

Muhammadiyah mulai menerapkan KHGT setelah mengikuti Muktamar Kalender Islam Global di Turki pada 2016. Forum tersebut menghasilkan kesepakatan tentang prinsip kalender internasional yang berlaku seragam di seluruh dunia dengan konsep satu hari satu tanggal.

“Pemilihan Kriteria Turki 2016 sebagai acuan KHGT karena dianggap ideal untuk mewujudkan kesatuan umat dalam perayaan hari besar Islam,” ujar Maskufa, anggota Majelis Tarjih dan Tajdid Muhammadiyah.

Baca Juga : Iduladha Versi Muhammadiyah 6 Juni 2025, Ini Penjelasan Astronomisnya

Maskufa menambahkan bahwa prinsip utama KHGT adalah kesatuan matlak (zona waktu pengamatan hilal), dengan syarat imkan rukyat, yakni tinggi hilal minimal 5 derajat dan elongasi minimal 8 derajat di belahan bumi mana pun.

Dengan mengadopsi kriteria ini, Muhammadiyah berharap penerapan kalender global dapat mengurangi perbedaan penentuan awal bulan hijriah yang kerap terjadi di berbagai negara.

Sebelumnya, penggunaan KHGT oleh Muhammadiyah mendapat dukungan dari mayoritas pakar falak dan astronomi internasional, sehingga memperkuat legitimasi sistem kalender ini sebagai upaya menyatukan umat Islam dalam satu penanggalan yang seragam.

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Makassar19 Juli 2026 21:57
Auditor KONI Makassar Tegaskan Dana Hibah Cabor Sudah Sesuai Regulasi, Tuduhan LSM Tak Berdasar
SULSELSATU.com, MAKASSAR — Auditor Internal Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Makassar, Ayuzar, membantah berbagai tudingan yang dilaya...
Video19 Juli 2026 21:32
VIDEO: Lima Korban KM Nurul Salsa Ditemukan Selamat di Perairan Selayar
SULSELSATU.com – Tim SAR gabungan berhasil menemukan lima korban KM Nurul Salsa dalam kondisi selamat pada hari keempat operasi pencarian, Sabtu...
Ekonomi19 Juli 2026 19:11
Jumlah Investor Pasar Modal Sulsel Naik 67,34 Persen, Reksa Dana Paling Diminati
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat (Sulselbar) mencatat jumlah investor pasar modal di Sulawesi Selatan terus mengalami ...
Politik19 Juli 2026 19:03
Usman Marham Antar Ketum Bahlil ke Bandara, Muhidin Dinilai sebagai Lokomotif Suksesnya Musda Golkar Sulsel
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Setelah menghadiri Musyawarah Daerah (Musda) XI DPD I Golkar Sulsel, Ketua DPD II Golkar Pinrang Usman Marham mengantar l...