Logo Sulselsatu

MDA Bersama UNCP dan PMI Luwu Perkuat DESTANA dengan Simulasi Tanggap Darurat

Sri Wahyu Diastuti
Sri Wahyu Diastuti

Senin, 13 Januari 2025 15:07

MDA bersama UNCP simulasi tanggap darurat di Destana. Foto: Istimewa.
MDA bersama UNCP simulasi tanggap darurat di Destana. Foto: Istimewa.

SULSELSATU.com – Pusat Studi Pemetaan dan Bencana (PUSPENA) Universitas Cokroaminoto Palopo (UNCP) Sulsel bersama PT Masmindo Dwi Area (MDA) kembali melaksanakan simulasi tanggap darurat.

Simulasi tanggap darurat merupakan rangkaian program penguatan bagi pengurus Desa Tangguh Bencana (DESTANA) dan masyarakat Desa Ulusalu pada Sabtu (11/1/2025).

Upaya membangun masyarakat tangguh yang mampu beradaptasi dengan risiko bencana dinilai penting, khususnya di kawasan Latimojong.

Baca Juga : Pemkab Luwu Perkuat FORDES MATAPPA sebagai Wadah Aspirasi Masyarakat

Ketua PUSPENA UNCP Dr. Ichwan Muis menyampaikan, kemampuan adaptasi masyarakat sangat bergantung pada sistem sosial-budaya yang mendukung pengorganisasian diri untuk meredam ancaman, mengurangi kerentanan, dan meningkatkan kapasitas.

“Praktik rekayasa sosial-budaya untuk pengurangan risiko bencana sangat penting dilakukan. Ancaman bencana yang terjadi, baik akibat faktor alam maupun manusia, dapat mengganggu kehidupan, menyebabkan korban jiwa, dan kerugian materi seperti yang pernah terjadi di Latimojong pada Mei 2024,” ujar Dr. Ichwan.

Pembentukan DESTANA Ulusalu diharapkan mampu membantu masyarakat mengurangi risiko bencana (mitigasi), meskipun tidak ada yang mengharapkan bencana terjadi di masa mendatang.

Baca Juga : Pemkab Luwu dan MDA Buka Akademi MATAPPA, 90 Peserta Ikut Pelatihan Kerja Bersertifikat

Simulasi tanggap darurat diadakan dalam dua sesi. Sesi pertama dipandu oleh Tim Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Luwu, yang memberikan pelatihan pertolongan pertama pada kecelakaan (P3K), manajemen dapur umum, serta trauma healing bagi korban bencana.

Sedangkan pada sesi kedua dilaksanakan oleh Emergency Response Team (ERT) dari MDA, yang memberikan pelatihan evakuasi darurat bagi korban longsor maupun bencana lainnya.

Kegiatan ini diikuti oleh 73 peserta, termasuk pengurus DESTANA Ulusalu, Babinsa Ulusalu, dan masyarakat desa, serta berlangsung di lokasi titik kumpul yang telah ditentukan.

Baca Juga : Perkuat FORDES Matappa di 21 Desa, Bupati Luwu Luncurkan Program Jaga Desa

Pada penutupan acara, Kepala Desa Ulusalu menyampaikan ucapan terima kasih dan apresiasi atas dipilihnya Desa Ulusalu sebagai percontohan oleh MDA yang berkolaborasi dengan PUSPENA UNCP.

“Selama ini, upaya penanggulangan bencana oleh pemerintah dan berbagai pihak belum optimal dalam meminimalkan risiko di desa kami. Akibatnya, masyarakat belum memiliki kemampuan yang cukup untuk menangani diri sendiri maupun keluarga saat bencana terjadi. Melalui program ini, kapasitas masyarakat untuk menghadapi bencana harus terus ditingkatkan,” ungkap Kepala Desa.

Ia juga menyoroti bencana longsor dan banjir bandang yang melanda tujuh bulan lalu sebagai pelajaran penting untuk meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat.

Baca Juga : MDA Gandeng Peternak dan Koperasi Lokal Salurkan 34 Sapi Kurban

Melalui kegiatan ini, MDA dan PUSPENA UNCP berupaya melakukan edukasi penyadaran kepada semua pihak, termasuk pemerintah, swasta, dan masyarakat, untuk selalu siaga menghadapi potensi bencana di kawasan Latimojong.

Langkah ini dilakukan melalui manajemen kelembagaan yang diharapkan dapat memperkuat kapasitas individu di Desa Ulusalu.

Mitigasi Berkesadaran Sosial merupakan suatu upaya/tindakan pengurangan risiko bencana yang beranjak dari rasa kewaspadaan bersama terhadap situasi sosial sehingga individu, masyarakat, elit, pemerintah dan perusahaan dapat memiliki tujuan dan motif yang sama dalam meminimalisir risiko-risiko bencana (Muis, 2023).

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Pendidikan20 Agustus 2026 20:44
180 Kepala Sekolah Makassar Ikuti Workshop Transformasi Sekolah di Athirah
Sebanyak 180 kepala sekolah jenjang TK, SD, dan SMP se-Kota Makassar mengikuti Workshop Transformasi Sekolah bertema “Strategi Transformasi Sekolah ...
Makassar20 Agustus 2026 19:29
UNM Kukuhkan 1.081 Wisudawan, 75,30 Persen Raih Predikat Cum Laude
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Universitas Negeri Makassar (UNM) mengukuhkan 1.081 wisudawan dari berbagai program studi dan jenjang pendidikan dala...
Makassar20 Agustus 2026 19:07
Payabo Recycle Sulap Limbah Plastik Jadi Bingkai Kacamata di Makassar
SULSELSATU.com, MAKASSAR — Limbah plastik jenis High-Density Polyethylene (HDPE) dan Polypropylene (PP) di Makassar mulai mendapat nilai baru. Kelom...
Makassar20 Agustus 2026 16:44
Munafri Minta Kepala OPD Ubah Cara Kerja
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin alias Appi, memberikan peringatan tegas kepada seluruh jajaran Satuan Kerja Per...