Logo Sulselsatu

Pengumuman Lelang Sekda Makassar Tertahan, Wamendagri: Perlu Rekomendasi Wali Kota Terpilih

ridwan ridwan
ridwan ridwan

Jumat, 17 Januari 2025 17:18

istimewa
istimewa

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Pengumuman hasil lelang jabatan Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Makassar tertahan. Hal itu disebabkan perlunya rekomendasi dari kepala daerah terpilih sebelum Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) menerbitkan izin pelantikan.

“Posisinya dari Kemendagri adalah setiap proses ajuan itu dilengkapi dengan rekomendasi dari kepala daerah terpilih,” ungkap Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Bima Arya Sugiarto usai meninjau gedung Makassar Government Center and Services(MGCS), Jumat (17/01/2025).

Bima Arya bahkan menegaskan bahwa tak akan ada pelantikan, rotasi maupun mutasi jabatan pada masa transisi pemerintahan.

Baca Juga : BKPSDM Kantongi Tiga Nama Calon Sekda Makassar

“Jadi untuk memastikan proses transisi itu berjalan dengan baik dan ada keberlanjutan, maka kebijakan dari Kemendagri adalah setiap proses rotasi, mutasi, atau promosi itu dikonsultasikan bersama dengan kepala daerah terpilih. Itu kebijakan kita,” sambungnya.

Mantan Wali Kota Bogor ini mengaku bahwa pihaknya sudah menerima semua usulan yang dikirimkan dari Pemerintah Kota Makassar.

Bukan hanya posisi Sekretaris Daerah, namun termasuk juga hasil lelang untuk posisi eselon 2 atau kepala dinas.

Baca Juga : Perebutan Kursi Sekda Makassar Makin Ketat, Lima Kandidat Masuk Tahapan Wawancara

“Iya, semua sudah masuk. Tetapi tentunya kan banyak pertimbangan dari Kementerian Dalam Negeri, yang salah satunya adalah komunikasi, konsultasi, dan rekomendasi dari kepala daerah terpilih. Kalau itu bisa diajukan maka tentu akan diproses,” jelasnya.

Kata dia, pihaknya juga masih menunggu jadwal pelantikan kepala daerah terpilih. Jika hal itu bisa dilakukan secepatnya, maka konsultasi dengan wali kota terpilih bisa disegerakan untuk mempercepat proses izin pelantikan Sekda maupun pejabat eselon 2.

“Ini kan kita masih menunggu jadwal pelantikan (kepala daerah terpilih). Kalau misalnya jadwal pelantikan tetap di Februari, ya tentu setelah pelantikan lebih baik karena beberapa hari lagi,”jelasnya.

Kendati begitu, lanjut Bima Arya, tak menutup kemungkinan lelang jabatan ulang bisa saja dilakukan. Bergantung pada kebijakan wali kota terpilih.

“Bergantung nanti kebijakan kepala daerah yang dilantik,” pungkasnya. (*)

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Penulis : Andi Baso Mappanyompa
Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Metropolitan09 Agustus 2026 19:11
PSEL Tamalanrea Terus Dipersoalkan, GERAM PLTSa: Pindahkan Lokasinya
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Ratusan warga yang tergabung dalam Gerakan Rakyat Menolak PLTSa (GERAM PLTSa) kembali menggelar aksi demonstrasi menolak ...
Sulsel09 Agustus 2026 16:48
Kekeringan Melanda Sidrap, Asmo Sulsel dan FIFGroup Bantu Petani Massappa 3
Kekeringan yang melanda sejumlah lahan persawahan di Kecamatan Watang Sidenreng, Kabupaten Sidrap, Sulawesi Selatan, membuat petani kesulitan mendapat...
Lifestyle09 Agustus 2026 14:18
Alasan Perusahaan Masih Membagikan Tumbler dan Tote Bag, Ternyata Ini Nilai Bisnisnya
Tumbler berlogo perusahaan, tote bag, notebook, pouch, dan berbagai barang promosi lain sudah menjadi pemandangan umum dalam acara bisnis. Barang-bara...
News09 Agustus 2026 08:45
Siasat Licik APL, Premanisme Berkedok “Petani Lada” di Hutan Lindung Loeha Raya
Hukum dan wibawa negara di kawasan Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) Larona benar-benar dilecehkan....