Logo Sulselsatu

BRI Microfinance Outlook 2025: Peraih Nobel Ekonomi Paul Romer sebut UMKM Butuh Ekosistem Kuat, Sejalan Dengan Inisiatif BRI

Asrul
Asrul

Minggu, 02 Februari 2025 15:19

istimewa
istimewa

SULSELSATU.com, JAKARTA – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI) kembali menegaskan komitmennya dalam mendukung pengembangan ekosistem Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Indonesia melalui berbagai inisiatif strategis.

Pada gelaran BRI Microfinance Outlook 2025 yang digelar di Nusantara Hall ICE BSD, Tangerang pada 30 Januari 2025, peraih Nobel Ekonomi, Paul Romer, menyoroti tantangan utama yang dihadapi UMKM dalam meningkatkan skala usaha dan integrasi dengan ekonomi yang lebih luas.

Menurut Romer, kebijakan pengembangan UMKM sering terfokus pada bantuan keuangan saja, tanpa memperhatikan aspek skala dan integrasi ekonomi.

Baca Juga : Dibina Rewako, Raja Madu Sulawesi Kini Tembus Pasar Global

Dia menekankan pentingnya menciptakan tempat di mana usaha kecil dapat tumbuh dan berkembang menjadi kekuatan ekonomi yang lebih besar.

“Jika ingin serius membantu banyak usaha kecil berkembang, yang terbaik yang bisa dilakukan adalah menciptakan tempat-tempat di mana usaha kecil ini dapat berkembang dan berhasil,” ungkap Romer.

Dalam mendukung visi tersebut, BRI meluncurkan program unggulan Desa BRILiaN, yang berfokus pada pengembangan ekonomi desa melalui empat pilar utama:

Baca Juga : Kalla Institute dan Politeknik Indonesia Dampingi Industri Kue Tradisional Gowa Go Digital

– Penguatan BUMDes: Memperkuat Badan Usaha Milik Desa sebagai pilar penting dalam perekonomian desa.
– Digitalisasi: Mendorong penggunaan teknologi digital untuk mempermudah akses pasar dan efisiensi usaha di tingkat desa.
– Inovasi: Menumbuhkan inovasi dalam produk dan layanan yang ditawarkan oleh UMKM di desa.
– Keberlanjutan: Menjamin keberlanjutan usaha dengan menerapkan prinsip-prinsip yang ramah lingkungan dan sosial.

Hingga akhir tahun 2024, BRI telah berhasil membina 4.327 desa BRILiaN di seluruh Indonesia, meningkat signifikan dibandingkan 3.178 desa pada tahun sebelumnya.

Program Desa BRILiaN ini merupakan bagian dari komitmen BRI sebagai agen pembangunan yang terus mendukung pemberdayaan desa di seluruh Indonesia, termasuk melalui penguatan ekosistem ekonomi desa dengan program Klasterkuhidupku.

Baca Juga : OJK Perkuat TPAKD, Dorong Pembiayaan Komoditas Kakao di Sulsel

Program ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas usaha mikro melalui pelatihan dan bantuan sarana-prasarana yang disalurkan secara selektif.

Direktur Utama BRI, Sunarso, menjelaskan bahwa pihaknya terus fokus pada pemberdayaan UMKM melalui penyaluran kredit dan layanan keuangan lainnya. Hingga September 2024, BRI telah menyalurkan kredit kepada UMKM sebesar Rp 1.106 triliun, yang merupakan 82 persen dari total kredit BRI.

“Kami telah melayani lebih dari 180 juta rekening tabungan nasabah UMKM, termasuk 36 juta nasabah ultra mikro,” ungkap Sunarso.

Baca Juga : KKI 2026 Catat Transaksi Rp144,2 Miliar, UMKM Sulsel Tembus Pasar Global

BRI juga telah meluncurkan sejumlah inisiatif lainnya untuk memberdayakan UMKM, antara lain:

1. AgenBRILink: Inisiatif berbasis ekonomi berbagi yang melibatkan warung kelontong untuk menjalankan fungsi perbankan dengan digitalisasi bisnis proses. Saat ini, jumlah AgenBRILink telah mencapai 1,06 juta agen, dengan volume transaksi mencapai Rp1.589 triliun.

2. Desa BRILiaN: Program pengembangan ekonomi desa sesuai potensi spesifiknya (desa wisata, desa kerajinan, desa pertanian, dll.). Saat ini, jumlah Desa BRILiaN yang diberdayakan BRI telah mencapai 4.327 desa.

Baca Juga : Kalla Institute Berdayakan UMKM Perempuan di Maros Lewat Digitalisasi dan Teknologi

3. PARI (Integrated Commodity Platform): Platform yang memberikan kemudahan bagi pelaku ekosistem berdasarkan komoditas. Saat ini, terdapat 85.298 pengguna PARI.

4. Klasterkuhidupku: Program pemberdayaan usaha mikro berdasarkan kesamaan usaha dalam klaster atau kelompok usaha. Saat ini, jumlah klaster yang diberdayakan BRI telah mencapai 33.804.

5. LinkUMKM: Platform online yang membantu UMKM Indonesia naik kelas melalui rangkaian program pemberdayaan terpadu. Saat ini, telah digunakan oleh 8,9 juta pengguna.

6. Rumah BUMN: Wadah bagi kolaborasi BUMN dalam membentuk ekosistem ekonomi digital. Saat ini, BRI telah memiliki 54 Rumah BUMN yang tersebar di seluruh Indonesia.

Dengan berbagai program ini, BRI berharap dapat menciptakan ekosistem yang mendukung pertumbuhan UMKM, tidak hanya dari segi keuangan tetapi juga dalam pengembangan kapasitas usaha dan integrasi dengan ekonomi nasional yang lebih luas.

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Ekonomi19 September 2026 20:06
OJK Siapkan Aturan Bursa Mineral dan Komoditas Strategis Mulai 2027
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menerbitkan dua Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) yang menjadi dasar pengaturan dan pengawasan Bursa Mineral dan Ko...
Makassar19 September 2026 16:59
Haka Auto Ajak Komunitas Makassar Uji Efisiensi BYD M6 DM dan Teknologi V2L
PT Bumi Hijau Motor (Haka Auto) mengajak komunitas otomotif di Makassar merasakan langsung teknologi kendaraan elektrifikasi BYD melalui rangkaian keg...
Olahraga19 September 2026 16:35
Honda DBL 2026 Resmi Bergulir, Asmo Sulsel Siapkan Games dan Promo
Kompetisi Honda DBL with Kopi Good Day 2026 South Sulawesi resmi bergulir setelah Opening Party digelar di GOR UMI Makassar, Jumat (18/9/2026)....
News19 September 2026 13:49
Pelindo Dorong Transformasi Green Port, Luncurkan OPS di Tanjung Priok
PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo meluncurkan layanan Onshore Power Supply (OPS) di Dermaga Serbaguna Nusantara, Terminal PNP Dermaga 004,...