Logo Sulselsatu

Kanwil Kemenkum Sulsel dan BSI Targetkan 15 ribu Permohonan Merek di Tahun 2025

Asrul
Asrul

Jumat, 28 Februari 2025 20:46

istimewa
istimewa

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sulawesi Selatan, Andi Basmal mengaku sangat bahagia usai mengunjungi sentra UMKM Bank Syariah Indonesia (BSI).

“Kebahagian ini didasari karena bersama dengan BSI kami targetkan 15 ribu permohonan merek di 2025 dari UMKM binaan BSI,” ujar Kakanwil dalam keterangannya, Jumat (28/2/2025)

Tentunya Kanwil Kemenkum Sulsel sebagai perpanjangan tangan dari Direktorat Jenderal KI di Wilayah akan terus mejalin sinergitas dan kolaborasi dengan berbagai pihak dalam meningkatkan permohonan pendaftaran dan pencatatakan Kekayaan Intelektual (KI)

Baca Juga : Kanwil Kemenkum Sulsel Ajak Publik Pahami Fungsi Jaminan Fidusia

“Kami sangat bersemangat menjalin kerjasama dengan BSI, apalagi setelah mengunjungi dan melihat langsung aktifitas di sentra UMKM BSI ini,” ucap Kakanwil

“Kedepannya kita akan membuka layanan langsung kepada masyarakat di sentra UMKM BSI ini, minimal 1 kali dalam seminggu,” lanjut Kakanwil

Dalam layanan yang akan dihadirkan bisa berupa sosialisasi, pendampingan pendaftaran merek, konsultasi dan lainnya.

Baca Juga : Perayaan Natal Oikumene 2026, Kakanwil Kemenkum Sulsel Dorong Semangat Kebersamaan dalam Pelayanan Publik

Hal ini akan difokuskan untuk mencapai target bersama yakni permohonan pendaftaran merek sebanyak 15 ribu.

Lebih lanjut Kakanwil Andi Basmal sangat tertarik dengan produk – produk UMKM yang ada di sentra UMKM BSI tersebut.

“Dari segi packaging sudah sangat bagus, bahkan sudah dapat bersaing dengan produk – produk dipasaran,” ungkap Basmal

Baca Juga : Prestasi Pengelolaan Anggaran, Kanwil Kemenkum Sulsel Terbaik IKPA TA 2025

Untuk itu, keinginan Kakanwil kedepannya tentunya ada produk dari sentra UMKM BSI yang bisa tembus pasar global.

Salah satu yang telah di cicipi oleh kakanwil dan timnya yakni kopi sinjai yang memiliki citarasa yang sangat menggugah selera.

Pihak BSI sendiri melalui RCEO RO X Makassar PT. Bank Syariah Indonesia, Sukma Dwie Priardi menyambut baik kerjasama dan kolaborasi yang ingin dibangun oleh Kanwil Kemenkum Sulsel.

Baca Juga : Andi Basmal Ajak Notaris dan PPAT Perkuat Kebersamaan di Natal Oikumene

Yang pertama dalam mewujudkan kerjasama ini, kami akan mencoba menginlinekan kalender event BSI dengan kebijakan dari Kemenkum Sulsel untuk meningkatkan literasi terkait KI yang tentunya berimbas pada peningkatan pendaftaran KI khususnya merek.

Selanjutnya mengkolaborasikan customer base BSI dengan Kemenkum Sulsel sehingga bersama – sama melakukan joint marketing untuk meningkatkan literasi dan kesadaran masyarakat utamanya UMKM untuk melakukan pendaftaran KI atas produk – produknya.

BSI sendiri menilai kerjasama dan kolaborasi dengan Kanwil Kemenkum Sulsel merupakan langkah strategis dalam meningkatkan literasi perbankkan Syariah dan dalam mendukung Kemenkum Sulsel dalam meningkatkan pendaftaran KI

Baca Juga : Audiensi Kemenkum Sulsel dan Kejati Sulsel Fokus Layanan Publik dan Notaris

Terpisah, Kepala Divisi Pelayanan Hukum Kanwil Kemenkum Sulsel, Demson Marihot menyampaikan, bahwa sesuai dengan arahan Kakanwil, pihaknya menginginkan kerjasama dengan BSI bukan hanya sampai 2025 saja, namun dapat dilakukan secara berkepanjangan. Mengingat begitu besar perhatian BSI terhadap UMKM yang ada di Sulsel ini.

“Sesuai dengan informasi, saat ini BSI memiliki 8000 UMKM binaan. Tentunya dengan UMKM binaan yang banyak tersebut memungkinkan Kanwil Kemenkum Sulsel berkolaborasi dengan BSI untuk mendaftarkan KI produk – produk dari UMKM tersebut,” jelas Demson

Demson menjelaskan sangat penting untuk mendaftarkan KI produk – produk UMKM.

Hai ini sangat berguna untuk melindungi produk tersebut dari pencurian ide, penyalahgunaan merek, dan mendapatkan perlindungan hukum.

“Dengan mendaftarkan KI, produk – produk UMKM dapat terhindar dari gugatan oleh pihak lain baik itu dalam bentuk merek dan lainnya. Selain itu, dapat meningkatkan nilai ekonomi dan mutu produk tersebut sehingga dapat bersaing di pasar global,” tutup Demson

Dalam pertemuan ini kakanwil didampingi dengan Kepala bagian Umum Meydi Zulqadri, Kepala Bidang KI Andi Haris, Kepala Bidang AHU Muh. Tahir dan pelaksana. Adapun dari pihak BSI diwakili oleh Bapak Sukma Dwie Priardi RCEO RO X Makassar PT Bank Syariah Indonesia, Bapak Ichsan Mahyudi Area Manager Makassar PT Bank Syariah Indonesia dan Bapak Yusuf Naim M sebagai Branch Manager BSI KCP Gowa Hasanuddin.

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

News23 Agustus 2026 20:39
PT Vale dan Pemkab Kolaka Perbaiki 6 Rumah, Beri Hunian Layak dan Akses Kesehatan Warga
PT Vale Indonesia Tbk bersama Pemerintah Kabupaten Kolaka dan Kodim 1412/Kolaka memperbaiki enam rumah warga di Kecamatan Baula....
News23 Agustus 2026 17:33
PT Bumi Karsa Tingkatkan Kompetensi BIM untuk Dorong Transformasi Digital Konstruksi
PT Bumi Karsa memperkuat transformasi digital di sektor konstruksi melalui peningkatan kompetensi sumber daya manusia....
Nasional23 Agustus 2026 15:51
Bantu Korban Gempa NTT, BRI Siapkan 3 Posko dan Dapur Umum
BRI memperkuat penanganan pascabencana gempa bumi di sejumlah wilayah Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT) dengan membangun tiga posko logistik dan satu ...
Ekonomi23 Agustus 2026 15:36
Investor Pasar Modal di Sulsel Capai 766.125 SID, Tumbuh 79,28 Persen
Minat masyarakat Sulawesi Selatan terhadap investasi di pasar modal menunjukkan perkembangan signifikan. Hingga Juni 2026, jumlah Single Investor Iden...