SULSELSATU.com MAKASSAR – Munafri Arifuddin dan Aliyah Mustika Ilham resmi dilantik sebagai Wali Kota dan Wakil Wali Kota Makassar periode 2025-2030 oleh Presiden Prabowo Subianto di Istana Negara, Jakarta, pada Kamis, 20 Februari 2025. Pelantikan ini merupakan bagian dari prosesi serentak bagi 961 kepala daerah di Indonesia.
Dalam pidato perdananya dalam rapat paripurna Serah terima jabatan (Sertijab) di hadapan anggota DPRD Kota Makassar, Munafri yang akrab disapa Appi menegaskan komitmennya untuk membawa Makassar menjadi kota yang unggul, inklusif, aman, dan berkelanjutan.
“Kami siap memaksimalkan seluruh potensi Makassar untuk kesejahteraan masyarakat. Visi besar kami, yaitu ‘Mulia’ (Makassar Unggul, Inklusif, Aman, dan Berkelanjutan), akan diwujudkan melalui berbagai program prioritas yang langsung menyentuh masyarakat,” ujar Appi, Senin (3/3/2025).
Beberapa program unggulan yang diusung antara lain. Gratis seragam sekolah untuk siswa kurang mampu, Gratis iuran sampah bagi masyarakat berpenghasilan rendah.
Gratis pemasangan instalasi air bersih bagi warga kurang mampu, Pembangunan stadion bertaraf internasional untuk mendukung olahraga dan pariwisata.
MULIA Super Apps, sebuah aplikasi layanan publik berbasis digital, dan MULIA Creative Hub di setiap kecamatan untuk mendukung ekonomi kreatif.
Selain itu, Pemerintah Kota Makassar juga akan fokus pada efisiensi anggaran dan penyesuaian alokasi APBD 2025 agar lebih tepat sasaran.
Penyusunan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2025-2029 akan segera dilakukan untuk menyelaraskan visi-misi dengan prioritas pembangunan nasional.
Appi juga menyampaikan apresiasi kepada mantan Wali Kota Makassar, Mohammad Ramdhan Pomanto, atas dedikasinya selama menjabat.
Ia menegaskan bahwa program-program positif dari kepemimpinan sebelumnya akan dievaluasi dan diselaraskan dengan kebijakan baru demi keberlanjutan pembangunan.
Di akhir pidatonya, Appi mengajak seluruh elemen masyarakat, termasuk DPRD, Forkopimda, dan warga Kota Makassar, untuk bersatu membangun kota yang lebih baik.
“Kini saatnya kita melangkah bersama menuju perubahan yang lebih baik. Mari kita tinggalkan perbedaan dalam kontestasi politik dan bergandengan tangan membangun Makassar yang kita cintai ini,” tutupnya.
Cek berita dan artikel yang lain di Google News







Komentar