Logo Sulselsatu

30 Klien Pemasyarakatan Ikuti Penyuluhan Hukum di Bapas Makassar, Wujud Pembinaan Berkelanjutan

Asrul
Asrul

Selasa, 15 April 2025 21:30

istimewa
istimewa

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Komitmen Kanwil Kemenkumham Sulsel dalam pembinaan hukum terus diwujudkan lewat penyuluhan hukum bagi klien pemasyarakatan yang tengah menjalani program reintegrasi sosial.

Bertempat di Griya Abhipraya Bapas Kelas I Makassar, Selasa (15/4), sebanyak 30 klien program Pembebasan Bersyarat (PB) dan Cuti Menjelang Bebas (CMB) dibekali pemahaman hukum sebagai bagian dari pembinaan kepribadian.

Penyuluhan ini diinisiasi oleh Divisi Pelayanan Hukum dan HAM (P3H) Kanwil Kemenkumham Sulsel sebagai upaya membangun kesadaran hukum di kalangan eks-warga binaan yang sedang berproses kembali ke masyarakat.

Baca Juga : Kanwil Kemenkum Sulsel Ajak Publik Pahami Fungsi Jaminan Fidusia

Kepala Divisi P3H, Heny Widyawati, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk nyata dari upaya pendekatan hukum secara menyeluruh. Ia menekankan pentingnya pembinaan berkelanjutan agar klien tidak hanya menjalani sanksi, tetapi juga mengalami transformasi sikap dan pola pikir.

“Klien pemasyarakatan adalah bagian dari masyarakat yang juga berhak mendapatkan pembinaan hukum. Kami ingin mereka keluar dari proses ini dengan bekal pemahaman yang lebih baik tentang hukum dan tanggung jawab sosialnya,” ujar Heny.

Dalam sesi materi, Penyuluh Hukum Wahyuddin Ardianto menyoroti tujuan pemidanaan dalam KUHP yang tak semata-mata bersifat represif, tetapi juga edukatif. Ia mengajak peserta memahami bahwa hukum hadir bukan untuk memenjarakan, tetapi untuk memulihkan dan membimbing individu kembali ke jalur yang benar.

Baca Juga : Perayaan Natal Oikumene 2026, Kakanwil Kemenkum Sulsel Dorong Semangat Kebersamaan dalam Pelayanan Publik

“Pemidanaan bukan akhir dari segalanya. Ia adalah proses menuju pemulihan diri dan sosial. Pemahaman ini harus tumbuh dalam diri setiap klien,” tegas Wahyuddin.

Sementara itu, Kepala Kanwil Kemenkumham Sulsel, Andi Basmal, memberikan apresiasi atas kolaborasi timnya bersama Bapas Makassar. Ia berharap kegiatan seperti ini terus dilaksanakan sebagai langkah strategis mendorong keberhasilan reintegrasi sosial.

“Langkah ini sederhana, namun punya efek jangka panjang. Kita tanamkan pemahaman hukum sebagai fondasi membangun masa depan yang lebih baik bagi para klien,” ucapnya.

Baca Juga : Prestasi Pengelolaan Anggaran, Kanwil Kemenkum Sulsel Terbaik IKPA TA 2025

Penyuluhan ini tak hanya memberikan ilmu, tapi juga menjadi pengingat bahwa hukum bisa menjadi ruang pembelajaran, bukan sekadar hukuman. Dengan pemahaman hukum yang benar, para klien diharapkan mampu kembali dan berkontribusi positif di tengah masyarakat.

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Bisnis03 November 2026 20:09
Kalla Beton Perluas Kolaborasi Industri Infrastruktur di Konferensi Regional Teknik Jalan ke-16
Kalla Beton memperkuat jejaring dengan pelaku industri infrastruktur melalui partisipasi dalam Konferensi Regional Teknik Jalan (KRTJ) ke-16 yang dise...
Politik03 November 2026 20:00
Irmawati Haeruddin Pastikan PAN Sulsel Siap Hadapi Berbagai Skenario Pemilu 2029
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Partai Amanat Nasional (PAN) Sulawesi Selatan sudah menyiapkan infrastruktur partai untuk pemilu yang akan digelar du...
News03 November 2026 19:24
PLN UIP Sulawesi Amankan 98 Persil Aset Tanah di Sultra
PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan (UIP) Sulawesi menerima 44 Sertifikat Hak Guna Bangunan (SHGB) untuk 98 persil aset tanah yang tersebar di lim...
Makassar03 November 2026 18:18
PELNI Makassar Siapkan 14 Kapal Penumpang Jelang Nataru
PT Pelayaran Nasional Indonesia (PELNI) Cabang Makassar menyiapkan 14 kapal penumpang untuk melayani arus mudik dan balik Natal 2026 dan Tahun Baru 20...