Logo Sulselsatu

Menteri Ekraf RI Kunjungi Gowa, Pemkab Siap Kolaborasi Tingkatkan Ekonomi Kreatif

Sri Wahyu Diastuti
Sri Wahyu Diastuti

Kamis, 24 April 2025 19:14

Menteri Ekonomi Kreatif RI Teuku Riefky Harsya bersama Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang. Foto: Istimewa.
Menteri Ekonomi Kreatif RI Teuku Riefky Harsya bersama Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang. Foto: Istimewa.

SULSELSATU.com, GOWA – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gowa menunjukkan komitmen kuat dalam mengembangkan sektor ekonomi kreatif sebagai salah satu pilar pertumbuhan ekonomi daerah.

Komitmen ini ditegaskan langsung oleh Bupati Gowa, Sitti Husniah Talenrang saat menerima kunjungan Menteri Ekonomi Kreatif RI, Teuku Riefky Harsya, di Museum Istana Balla Lompoa, Rabu (23/4/2025).

Bupati Husniah menyampaikan, Gowa memiliki potensi ekonomi kreatif yang besar, terutama yang berakar pada warisan budaya, kekayaan sejarah dan semangat kreatif masyarakatnya.

Baca Juga : Maju Bersama GoFood Kolaborasi TDA Ajak UMKM Makassar Go Digital dan Naik Kelas

Oleh karena itu, ia menilai penting untuk membangun kolaborasi strategis dengan pemerintah pusat guna memperkuat sektor ini secara terarah dan berkelanjutan.

Kabupaten Gowa memiliki kekayaan budaya dan sejarah yang luar biasa. Ini menjadi pondasi kuat dalam membangun ekonomi kreatif yang berbasis kearifan lokal. Kami percaya bahwa ekonomi kreatif dapat menjadi motor penggerak ekonomi baru, khususnya dalam menciptakan lapangan kerja, menggerakkan UMKM, serta memberdayakan generasi muda,” ujar Husniah.

Ia juga menjelaskan, Pemkab Gowa telah mulai melakukan berbagai langkah konkret dalam memperkuat ekosistem ekonomi kreatif.

Baca Juga : Makassar Dominasi Penyaluran Kredit UMKM, Totalnya Mencapai Rp23,91 Triliun

Di antaranya melalui pembinaan UMKM lokal, pengembangan destinasi berbasis budaya, hingga penyediaan ruang ekspresi bagi pelaku kreatif, baik secara fisik maupun digital.

“Gowa siap berkolaborasi. Kami membuka diri untuk bekerja sama dalam berbagai bentuk, mulai dari pelatihan keterampilan, pengembangan jejaring pasar, hingga promosi produk kreatif lokal. Harapan kami, kerja sama ini akan berdampak nyata bagi masyarakat,” tambahnya.

Lebih lanjut, Bupati gowa pertama perempuan ini menegaskan bahwa pengembangan ekonomi kreatif juga sejalan dengan visi pembangunan berkelanjutan di Gowa yang mengutamakan partisipasi masyarakat dan pelestarian budaya.

Baca Juga : Buka Peluang UMKM Berkembang, Alfamidi Sosialisasi dan Kurasi Produk di Gowa

“Bagi kami, membangun ekonomi kreatif bukan hanya soal pertumbuhan ekonomi semata, tapi juga menjaga jati diri daerah. Kreativitas yang tumbuh dari akar budaya lokal adalah kekuatan kita. Maka dari itu, pendekatan kami selalu mengedepankan pelibatan masyarakat secara aktif dan berkelanjutan,” jelasnya.

Menteri Ekonomi Kreatif RI Teuku Riefky Harsya menyampaikan apresiasinya terhadap keseriusan Pemerintah Kabupaten Gowa dalam mengembangkan sektor ekonomi kreatif.

Menurutnya, potensi Gowa tidak hanya terletak pada kekayaan budayanya, tetapi juga pada antusiasme dan kesiapan pemerintah daerah dalam membangun ekosistem yang mendukung.

Baca Juga : PHRI Sulsel Gelar Seminar Bisnis 2025, Mengulas Penggunaan AI dalam Mengelola Bisnis

“Gowa memiliki keunggulan komparatif yang sangat kuat, terutama dari sisi budaya dan sejarah. Jika potensi ini dikelola dengan pendekatan kreatif dan inklusif, saya yakin Gowa bisa menjadi salah satu motor penggerak ekonomi kreatif di wilayah Sulawesi, bahkan di bagian timur Indonesia,” ujar Riefky.

Ia menekankan bahwa industri kreatif akan menjadi mesin baru pertumbuhan ekonomi nasional yang dimulai dari daerah, dan Kementerian Ekonomi Kreatif siap mendukung langkah-langkah konkret yang dilakukan oleh Pemkab Gowa.

“Kami ingin hadir sebagai mitra strategis daerah, bukan sekadar regulator. Karena pengembangan ekonomi kreatif memerlukan pendekatan kolaboratif dan kontekstual sesuai karakter masing-masing daerah dan Gowa, bagi kami, adalah salah satu contoh daerah yang memiliki semangat itu,” lanjutnya.

Baca Juga : Dukung Kemandian UMKM, Pelindo Regional 4 Gelar Festival Kreativitas dan Kebangsaan 2025

Dalam kunjungan ini, Menteri Teuku Riefky Harsya juga berkesempatan meninjau langsung barang-barang peninggalan sejarah Kerjaan Gowa di Museum Istana Balla Lompoa dan melakukan ziarah Makam Sultan Hasanuddin.

Peninjauan ini sekaligus untuk melihat potensi pengembangan sub sektor ekonomi kreatif dari sumber kebudayaan untuk membangun ekonomi di masa depan.

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Video19 Januari 2026 23:28
VIDEO: Hari Ketiga Pencarian, Tim SAR Temukan Korban Perempuan Pesawat ATR 42-500
SULSELSATU.com – Memasuki hari ketiga pencarian, tim SAR gabungan kembali menemukan satu korban dalam kecelakaan pesawat ATR 42-500. Korban berj...
OPD19 Januari 2026 21:52
Lindungi Petani Sawit, DPRD Sulsel Minta Pabrik Patuh Harga TBS
SULSELSATU.com, MAKASSAR – DPRD Provinsi Sulawesi Selatan menegaskan sikap keras terhadap sejumlah pabrik kelapa sawit yang dinilai mengabaikan kete...
Berita Utama19 Januari 2026 21:45
PT Vale Turut Peringati Hari Dharma Samudera di Morowali
PT Vale Indonesia Tbk (PT Vale), anggota holding Industri Pertambangan Indonesia (MIND ID) turut berpartisipasi dalam peringatan Hari Dharma Samudera ...
Hukum19 Januari 2026 19:40
Penilaian IRH 2026 Disosialisasikan, Kanwil Kemenkum Sulsel Siap Perkuat Reformasi Hukum
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sulawesi Selatan mengikuti sosialisasi Penilaian Indeks Reformasi Hukum (IRH) Tahun 2026...