Logo Sulselsatu

Kapolres Jeneponto Kunjungi Nenek Mamak Bintang, Buruh Tani yang 40 Tahun Rawat Dua Anak Lumpuh

Dedy
Dedy

Minggu, 27 April 2025 09:38

istimewa
istimewa

SULSELSATU.com, JENEPONTO – Di tengah hiruk-pikuk kehidupan yang terus bergerak cepat, masih ada kisah-kisah sunyi yang menyayat hati. Salah satunya datang dari Desa Tanammawang, Kecamatan Bontoramba, Kabupaten Jeneponto. Di sana, seorang ibu tua, Mamak Bintang (70), telah menghabiskan lebih dari separuh hidupnya merawat dua anaknya yang lumpuh total—seorang diri, tanpa keluhan, tanpa pamrih.

Kisah memilukan ini mengundang perhatian Kapolres Jeneponto, AKBP Widi Setiawan, yang secara khusus mengunjungi rumah sederhana Mamak Bintang pada Sabtu (26/04/2025). Rumah itu berdiri sederhana, namun menyimpan keteguhan hati seorang ibu yang luar biasa.

Mamak Bintang merawat dua anaknya, Yati (45) dan Rusli (40), yang sejak kecil mengalami kelumpuhan. Tak ada kursi roda, tak ada ranjang khusus. Hanya tikar lusuh dan pelukan seorang ibu yang tak pernah lelah. Suaminya telah lama meninggal, meninggalkan beban hidup yang begitu berat di pundaknya. Namun, Mamak Bintang memilih bertahan—menjadi buruh tani demi sesuap nasi untuk ketiganya.

“Ini sungguh menyentuh hati kami. Ibu Mamak Bintang adalah simbol cinta dan pengorbanan yang tak ternilai. Kami datang bukan hanya membawa bantuan, tapi juga membawa rasa hormat,” ujar AKBP Widi Setiawan dengan mata yang turut berkaca-kaca.

Di hadapan Kapolres dan rombongan, Mamak Bintang mengungkapkan isi hatinya dengan lirih. “Saya cuma bisa pasrah, Nak. Tiap hari saya mohon sama Allah kasih saya kesehatan. Mereka tidak bisa apa-apa, cuma saya yang urus. Selama saya masih bisa jalan, saya akan jaga mereka,” ucapnya sambil menggenggam tangan salah satu anaknya yang terbaring lemah.

Kunjungan ini bukan hanya tentang memberi bantuan, tapi menjadi pengingat bahwa di pelosok negeri masih banyak sosok-sosok pahlawan dalam senyap. Mamak Bintang adalah satu di antara mereka—perempuan tua yang tetap berdiri, walau dunia seakan meninggalkannya.

Kapolres Jeneponto berharap agar kepedulian terhadap sesama tidak berhenti sampai di sini. Ia mengajak masyarakat dan pemerintah setempat untuk turut ambil bagian dalam membantu kehidupan Mamak Bintang dan keluarga.

“Semoga kisah ini mengetuk hati kita semua untuk saling peduli. Karena kadang, yang mereka butuhkan bukan hanya bantuan, tapi juga pengakuan bahwa mereka tidak sendiri,” tutup AKBP Widi Setiawan.

Penulis Dedi Jentak

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Hukum05 November 2026 23:08
Dikawal LBH Anak Rakyat, Santunan Rp150 Juta Ahli Waris Awak Kapal Tuntas Dibayar
SULSELSATU, MAKASSAR – Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Anak Rakyat sukses mengawal pemenuhan santunan sebesar Rp150 juta kepada ahli waris almarhum ...
Politik05 November 2026 21:18
Bedah Pemikiran Tjokroaminoto dan Ali Shari’ati, PKB Rumuskan Sosialisme ala Indonesia
SULSELSATU.com, MAKASSAR — Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) mulai mengkaji konsep sosialisme Islam sebagai salah satu gagasan untuk membangun sistem ...
Bisnis05 November 2026 19:45
Kalla Transport & Logistics Raih Tiga Penghargaan Toyota
Kalla Transport & Logistics meraih tiga penghargaan dalam ajang Facing Depot Annual Meeting & Logistic Partner Annual Meeting 2026 yang disele...
Ekonomi05 November 2026 19:01
OJK Luncurkan Tiga Pedoman Produk Perbankan Syariah
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) meluncurkan tiga pedoman produk perbankan syariah untuk memperkuat pembiayaan sektor riil, termasuk kebutuhan usaha dan r...