SULSELSATU.com, JENEPONTO – Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, menyampaikan harapan dan komitmennya terhadap pembangunan Kabupaten Jeneponto dalam sambutan virtual pada peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Jeneponto ke-162 yang digelar di halaman Kantor Bupati Jeneponto, Jalan Lanto Dg Pasewang, Kamis (1/5/2025).
Ketidakhadiran Gubernur Sulsel secara langsung disebabkan oleh peringatan Hari Buruh Nasional yang bertepatan dengan agenda Forkopimda Sulsel di Makassar. Meski demikian, ia tetap menyempatkan hadir secara daring melalui aplikasi Zoom.
Dalam sambutannya, Gubernur menegaskan dukungan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan terhadap pembangunan Jeneponto, terutama di sektor pertanian dan infrastruktur. Salah satu program prioritas adalah pembangunan embung sebagai solusi kebutuhan irigasi bagi petani.
“Embung ini diharapkan dapat menjadi solusi bagi persoalan irigasi yang selama ini menghambat produktivitas pertanian di Jeneponto,” ujar Andi Sudirman.
Ia juga menyebut bahwa revitalisasi Bendungan Kelara-Kareloe menjadi perhatian khusus dalam rapat koordinasi bersama Balai Besar Wilayah Sungai, agar distribusi air ke wilayah Jeneponto semakin optimal.
Gubernur juga mendorong sinergi antara Pemkab Jeneponto dan Pemprov Sulsel untuk menghindari tumpang tindih kewenangan, khususnya dalam pelaksanaan program perbaikan infrastruktur irigasi yang selama ini dinilai belum efektif.
Tak hanya itu, Pemprov Sulsel juga akan mengalokasikan anggaran pembangunan dan perbaikan jalan di Jeneponto, yang ditargetkan rampung dalam satu hingga dua tahun ke depan.
“Ini bentuk keseriusan kami dalam membangun Jeneponto. Ketika kami memberikan anggaran, itu karena kami melihat semangat dan arah kebijakan pemerintah kabupaten yang juga sangat kuat,” ungkapnya.
Andi Sudirman juga mengungkapkan kedekatan emosionalnya dengan Jeneponto, yang bahkan lebih sering ia kunjungi dibanding kampung halamannya di Bone. Ia menyebut bahwa sebagian keluarganya berasal dari Jeneponto.
Sejumlah program strategis lainnya turut menjadi perhatian, seperti kelanjutan pembangunan rest area di Kecamatan Bangkala, penambahan embung, serta dukungan terhadap program nasional Makan Bergizi (MBG).
“Saya akan terus berdiskusi dengan Bupati, membawa peta persoalan untuk segera kita intervensi, termasuk soal stunting dan perbaikan jalan yang menjadi keluhan masyarakat,” tutupnya.
Dengan berbagai program tersebut, Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan menegaskan bahwa Jeneponto merupakan bagian penting dari arah pembangunan Sulsel sekaligus sebagai pilar ketahanan pangan nasional.
Penulis: Dedi Jentak
Cek berita dan artikel yang lain di Google News







Komentar