Logo Sulselsatu

Menjemput Harapan dari Pulau Terluar Makassar, Langkah Munafri Arifuddin Menghapus Kesenjangan

Asrul
Asrul

Minggu, 04 Mei 2025 16:15

istimewa
istimewa

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Dermaga yang retak dan nyaris putus menjadi pemandangan pertama yang menyambut Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, saat menjejakkan kaki di Pulau Langkai, salah satu dari empat pulau terluar yang ia kunjungi dalam akhir pekan kerjanya, Minggu (4/5/2025).

Langkai, bersama Pulau Lanjukang, Lumu-Lumu, dan Bonetambu, menjadi saksi bisu kesenjangan pembangunan yang masih membayangi wilayah kepulauan Makassar.

Munafri atau akrab disapa Appi, tak sekadar datang untuk meninjau. Ia datang menjemput suara rakyat. Menyapa, mendengar, dan menyaksikan sendiri bagaimana akses kesehatan dan pendidikan yang layak masih menjadi impian bagi warga pulau.

Baca Juga : KMI 2026 di Makassar Bahas Royalti dan AI, Fadli Zon Dorong Musik Jadi Kekuatan Ekonomi

“Puskesmas seharusnya tempat berobat, bukan tempat yang bikin orang makin sakit,” katanya, getir, saat melihat kondisi fasilitas kesehatan yang jauh dari standar.

Namun, ia tak datang hanya membawa keprihatinan. Dalam pertemuannya dengan warga dan kepala-kepala dusun setempat, Munafri menyampaikan bahwa perbaikan dermaga, sekolah, dan akses layanan dasar lainnya akan menjadi prioritas dalam rancangan APBD Perubahan mendatang.

Di Bonetambu, pulau terkecil di Kecamatan Sangkarrang, Appi menemukan ironi yang menyakitkan: hanya beberapa mil laut dari pusat kota, namun sekolah dan tenaga pengajarnya sangat minim. Di sana, belajar membaca pun jadi tantangan tersendiri.

Baca Juga : Makassar Jadi Pintu Distribusi Pangan, Munafri Dukung Pengendalian Inflasi Sulampua

“Sedih rasanya melihat anak-anak kita belajar dalam keterbatasan seperti ini. Mereka juga berhak atas masa depan yang cerah,” ujarnya.

Tak hanya bicara, Appi juga berkomitmen untuk mendorong pembangunan SMA di wilayah kepulauan, yang hingga kini belum tersedia, serta mengkaji penambahan insentif bagi para guru dan tenaga medis yang bersedia bertugas di daerah terpencil.

Pulau Lanjukang, dengan pasir putih dan laut jernihnya, menyimpan potensi besar untuk pariwisata. Namun Appi sadar, keindahan saja tidak cukup.

Baca Juga : Pemkot Makassar Raih Terbaik I Jamsostek Award 2026

“Kita akan dorong pengembangan pariwisata, tapi jangan lupakan kebutuhan dasar warga. Infrastruktur pendukung harus dibangun bersamaan,” katanya.

Sementara itu, di Pulau Lumu-Lumu, keluhan masyarakat tentang akses listrik, pendidikan, dan transportasi menjadi catatan penting. Bahkan, warga mengusulkan agar wilayah mereka diangkat menjadi kelurahan, demi kemudahan administratif.

Bagi Munafri, kunjungan ini adalah awal dari kerja nyata. Ia tak ingin pembangunan hanya terpusat di daratan.

Baca Juga : Pemkot Makassar Siapkan Beasiswa Siswa Kurang Mampu SD dan SMP

“Wilayah kepulauan ini bagian dari Makassar, dan warga di sana harus mendapatkan pelayanan yang setara,” tegasnya.

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Ekonomi04 November 2026 20:56
OJK dan Bank Sulselbar Kolaborasi Perluas Akses Keuangan Syariah
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bersama Bank Sulselbar memperkuat kolaborasi dengan ulama, akademisi, pemerintah daerah, dan industri jasa keuangan untuk...
News04 November 2026 20:49
PLN Matangkan Sewa Lahan PLTMG Baubau 2
PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan (UIP) Sulawesi mematangkan draf perjanjian sewa lahan milik Pemerintah Kota Baubau untuk mendukung pembangunan...
Nasional04 November 2026 20:45
STFT Jakarta Soroti Enam Krisis Bangsa
Sivitas Akademika Sekolah Tinggi Filsafat Theologi (STFT) Jakarta menyampaikan kritik terhadap sejumlah persoalan sosial, ekonomi, lingkungan, dan dem...
News04 November 2026 20:41
Pegadaian Ambon Raih Tiga Penghargaan CSR 2026
PT Pegadaian (Persero) Area Ambon meraih tiga penghargaan Winner Top CSR Award 2026 dari Pemerintah Kota Ambon....