Logo Sulselsatu

Kanwil Kemenkum Sulsel Dukung Perluasan Akses Keadilan Melalui Pelatihan Paralegal Serentak

Asrul
Asrul

Kamis, 22 Mei 2025 21:33

istimewa
istimewa

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Kantor Wilayah Kementerian Hukum (Kemenkum) Sulawesi Selatan (Sulsel) ikuti penutupan Pelatihan Paralegal Serentak Angkatan pertama yang diselenggarakan secara daring oleh Badan Pembinaan Hukum Nasional (BPHN). Program ini merupakan bagian dari upaya strategis pembentukan Pos Bantuan Hukum (Posbankum) di tingkat desa dan kelurahan. Rabu(21/5/2025)

Acara penutupan diawali dengan laporan penyelenggaraan kegiatan oleh Christomo, Kepala Pusat Pembudayaan Hukum dan Bantuan Hukum. Kemudian dilanjutkan dengan sambutan dan penutupan resmi oleh Kepala BPHN, Min Usihen.

Min usihen Dalam sambutannya menyampaikan pelatihan ini dirancang untuk membekali peserta dengan pengetahuan dan ketrampilan sebagai paralegal agar mampu memberikan layanan hukum dasar dan menjadi garda terdepan dalam membantu masyarakat mengakses keadilan.

Baca Juga : Kanwil Kemenkum Sulsel Ajak Publik Pahami Fungsi Jaminan Fidusia

“Paralegal diharapkan menjadi ujung tombak dalam memberikan layanan hukum, sekaligus menjadi teladan bagi masyarakat di sekitarnya,” ujar Min dalam kegiatan yang berlangsung secara luring di Aula Moedjono BPHN, Cililitan, Jakarta Timur, dan secara daring melalui aplikasi Zoom.

Sementara itu, Kepala Pusat Pembudayaan dan Bantuan Hukum BPHN, Constantinus Kristomo, dalam laporannya menyampaikan bahwa selama masa aktualisasi, peserta telah memberikan 1.052 layanan hukum di berbagai Posbankum.

Ia juga menyampaikan bahwa peserta yang berhasil menyelesaikan program ini dan memberikan laporan aktualisasi akan mendapatkan gelar non-akademis Certified Paralegal of Legal Aid atau disingkat dengan CLPA. Gelar ini dapat disematkan setelah nama peserta, sebagai tanda pengakuan atas kompetensi mereka di bidang paralegal.

Baca Juga : Perayaan Natal Oikumene 2026, Kakanwil Kemenkum Sulsel Dorong Semangat Kebersamaan dalam Pelayanan Publik

Terpisah usai mengikuti Kegiatan, Kepala Divisi P3H Kanwil Kemenkum Sulsel yang hadir bersama tim penyuluh hukum mengatakan, harapannya agar setiap desa dan kelurahan memiliki Posbankum aktif yang mampu memberikan layanan hukum awal kepada masyarakat.

“Dari Sulawesi Selatan, tercatat 121 peserta mengikuti pelatihan ini, yang berasal dari 8 kabupaten, 30 kecamatan, dan 71 desa. Sebanyak 22 peserta telah menyelesaikan tahap aktualisasi, sementara 33 peserta lainnya telah menuntaskan pemutakhiran data,” ujar Heny

Program ini menjadi langkah konkret dalam memperkuat konsep desa sadar hukum dan meningkatkan kemampuan masyarakat untuk menyelesaikan permasalahan hukum secara mandiri. Para paralegal yang telah dilatih diharapkan segera mengimplementasikan pengetahuan mereka di wilayah masing-masing.

Baca Juga : Prestasi Pengelolaan Anggaran, Kanwil Kemenkum Sulsel Terbaik IKPA TA 2025

Kanwil Kemenkum Sulsel berkomitmen untuk terus bermitra dengan para paralegal desa dalam membangun sistem bantuan hukum yang berkelanjutan hingga ke tingkat akar rumput.

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Politik30 Oktober 2026 08:15
Idrus Marham Tegaskan Golkar Tak Goyah Dukung Prabowo Meski Tiga Menterinya Dikritik
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Wakil Ketua Umum DPP Partai Golkar Bidang Kebijakan Publik, Idrus Marham, menegaskan kritik yang disampaikan dari dal...
Otomotif29 Oktober 2026 17:56
Toyota Hadirkan T Intouch with Toyota Remote di Innova Zenix
Kalla Toyota memperkenalkan teknologi konektivitas terbaru T Intouch with Toyota Remote yang memungkinkan pemilik mengakses dan mengontrol sejumlah fu...
Aneka29 Oktober 2026 14:44
Asmo Sulsel Ingatkan Pentingnya Servis Motor Berkala
Astra Motor Sulawesi Selatan (Asmo Sulsel) mengingatkan konsumen Honda agar melakukan perawatan sepeda motor sejak awal pemakaian untuk menjaga perfor...
Bisnis29 Oktober 2026 14:11
Indosat Raup Pendapatan Rp45,8 Triliun hingga September 2026
PT Indosat Tbk (Indosat Ooredoo Hutchison) membukukan pendapatan Rp45,8 triliun sepanjang sembilan bulan pertama 2026....