SULSELSATU.COM Luwu Timur – Anggota DPRD Kabupaten Luwu Timur, Dwi Heryanto, SH, menyatakan dukungan penuhnya terhadap rencana pembangunan sirkuit balap motor permanen di daerah tersebut. Politisi Fraksi NasDem itu bahkan mengaku siap “pasang badan” demi terwujudnya proyek yang telah diprogramkan oleh Bupati dan Wakil Bupati Luwu Timur, Irwan Bachri Syam dan Puspawati Husler (Ibas–Puspa).
Dukungan ini bukan tanpa alasan. Heryanto mengungkapkan dirinya memiliki ikatan emosional yang kuat dengan dunia balap motor, karena ia adalah mantan pembalap road race dan drag bike.
“Saya ini mantan pembalap. Dulu aktif di road race dan drag bike, sekarang masih hobi trabas. Jadi saya tahu betul bagaimana pentingnya fasilitas resmi untuk anak-anak muda kita,” ujar Heryanto saat ditemui usai Kejurprov IMI Sulsel Putaran 2 di Malili, Minggu (1/6/2025).
Menurut Anggota Komisi III DPRD ini, kehadiran sirkuit permanen bukan hanya menjadi solusi untuk mengurangi balap liar yang meresahkan masyarakat, tetapi juga membuka ruang pembinaan prestasi, pengembangan ekonomi kreatif, dan promosi daerah.
“Kalau ada sirkuit resmi, anak-anak muda kita tidak perlu lagi balapan di jalan. Mereka bisa menyalurkan bakat di tempat yang aman dan kompetitif. UMKM pun bisa hidup karena ada event-event balap,” lanjutnya.
Rencana pembangunan sirkuit ini sebelumnya disampaikan langsung oleh Bupati Irwan Bachri Syam dalam sambutannya saat membuka Kejurprov IMI Sulsel Putaran 2. Menurut Irwan, pematangan lahan telah dimulai tahun ini di kawasan belakang Stadion Malili. Sementara konstruksi fisik dijadwalkan akan dimulai pada tahun 2026.
“Target kami, tahun depan sirkuit ini sudah bisa digunakan untuk event berskala besar. Bukan hanya road race, tapi juga motocross dan drag bike,” tegas Bupati Irwan.
Sebagai legislator, Heryanto menegaskan bahwa dirinya siap mengawal anggaran dan proses pembangunan sirkuit ini di DPRD. Ia menyebut proyek ini merupakan bagian dari janji kampanye pasangan Ibas–Puspa, yang harus diwujudkan demi masyarakat.
“Pembangunan sirkuit ini adalah tanggung jawab moral saya sebagai wakil rakyat dan mitra pemerintah. Saya akan kawal agar anggarannya tidak mandek, dan proyek ini benar-benar terealisasi,” ucapnya tegas.
Sirkuit yang dirancang oleh Pemerintah Kabupaten Luwu Timur ini akan bersifat multifungsi dan berstandar internasional. Pemkab juga telah menjalin koordinasi dengan Ikatan Motor Indonesia (IMI) Sulawesi Selatan untuk memastikan kualitas dan legalitas lintasan sesuai standar balap nasional.
Jika rampung, ini akan menjadi sirkuit balap resmi pertama di Luwu Timur, dan berpotensi menjadi tuan rumah berbagai ajang otomotif bergengsi tingkat regional maupun nasional.
“Ini bukan sekadar lintasan balap, tapi simbol semangat Luwu Timur untuk maju. Kita siapkan wadah untuk prestasi, menyalurkan hobi, mendukung UMKM, dan menciptakan lalu lintas yang lebih aman. Semoga ini jadi kebanggaan bersama,” tutup Heryanto.(redaksi)
Cek berita dan artikel yang lain di Google News







Komentar