Logo Sulselsatu

Perkuat Kemandirian Petani Organik, PT Vale IGP Morowali Serahkan Fasilitas Pendukung Pertanian

Sri Wahyu Diastuti
Sri Wahyu Diastuti

Rabu, 18 Juni 2025 17:57

Penyerahan bantuan PT Vale untuk petani organik. Foto: Istimewa.
Penyerahan bantuan PT Vale untuk petani organik. Foto: Istimewa.

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Mendorong pertanian yang berkelanjutan bukan hanya soal menjaga lingkungan, tetapi juga menciptakan masa depan ekonomi lokal yang tangguh dan inklusif.

Inilah yang menjadi dasar langkah strategis PT Vale Indonesia Tbk (PT Vale) bagian dari Mining Industry Indonesia (MIND ID) melalui Indonesia Growth Project (IGP) Morowali dalam menyerahkan berbagai alat dan mesin pertanian kepada petani organik binaannya pada Selasa (17/6/2025) di Desa Ululere, Kecamatan Bungku Timur.

Bantuan ini diharapkan memberi manfaat besar dalam jangka panjang—tidak hanya mempercepat transformasi menuju sistem pertanian ramah lingkungan, tetapi juga memperkuat ketahanan pangan, meningkatkan pendapatan petani, dan menjaga kesuburan lahan untuk generasi mendatang.

Baca Juga : Vale Indonesia Buka Peluang Vendor Lokal di IGP Pomalaa

Bantuan sarana dan prasarana pertanian yang diserahkan berupa 33 unit mesin potong rumput modifikasi, 6 mesin pencacah rumput, 1 mesin pompa air, serta 1 paket kemasan beras dengan label produk lokal.

Head of Bahodopi Project PT Vale Wafir menyampaikan apresiasinya terhadap ketekunan para petani yang telah menjalani proses transformasi menuju pertanian organik secara konsisten.

“Kami paham bahwa peralihan dari pertanian konvensional ke organik tidaklah mudah. Bantuan ini adalah bentuk dukungan kami untuk memastikan bahwa praktik pertanian yang lestari dapat terus berkembang dan diwariskan ke generasi mendatang,” ungkapnya.

Baca Juga : Dua Warga Luwu TimurTerima Beasiswa S2 PT Vale

Wafir juga menekankan, dukungan ini merupakan bagian dari visi PT Vale untuk menjadikan sektor pertanian sebagai mitra strategis dalam pembangunan wilayah operasional perusahaan.

“Kami ingin lahan ini tidak hanya bertahan, tapi berkembang. Kita perlu menjaga sawah agar dapat terus memberikan manfaat secara berkelanjutan, karena dari sinilah kesejahteraan dan kesehatan masyarakat dimulai,” tambahnya.

Transformasi Pertanian Organik: Dulu Bingung Menjual, Kini Berdaya Saing di Pasar
Transformasi yang dialami para petani binaan PT Vale menjadi bukti nyata bahwa keberlanjutan dapat diraih melalui pendekatan holistik: mulai dari produksi yang ramah lingkungan, efisiensi pengelolaan sumber daya, hingga akses pasar yang lebih luas.

Baca Juga : Pendapatan PT Vale Naik 27 Persen, Produksi Capai 18.341 Ton Nikel Matte

Salah satu perwakilan petani, Rudin, menuturkan pengalaman perubahan positif yang ia alami.

“Dulu saat bertani konvensional, hasilnya banyak tapi kami tidak tahu dijual ke mana. Sejak ada pembinaan dari PT Vale, kami belajar bertani secara organik, membuat pupuk sendiri, dan bahkan kini produk kami punya kemasan dan label. Ini membuat kami lebih percaya diri dan harga jual juga meningkat,” ungkapnya.

Bagi petani, bantuan alat bukan sekadar memudahkan pekerjaan lapangan. Mesin pencacah, misalnya, kini bisa digunakan untuk memproduksi pupuk organik sendiri.

Baca Juga : PT Vale Fasilitasi Sertifikasi Halal UMKM Morowali

Mesin penyiangan untuk meningkatkan efektifitas serta efisiensi, dan kemasan beras menjadikan produk mereka tampil lebih profesional dan siap bersaing di pasar.

“Kami berharap program ini terus berlanjut. Jangan sampai beras organik ini hilang. Kami ingin anak cucu kami menikmati hasil dari tanah ini. Terima kasih PT Vale,” tambahnya.

Investasi Sosial untuk Masa Depan Hijau dan Sehat
Program pertanian organik ini merupakan bagian dari inisiatif Pertanian Sehat Ramah Lingkungan dan Berkelanjutan (PSRLB) yang digagas PT Vale.

Baca Juga : Muncul Bela Aliansi di Bungku Timur, Rekam Jejak Irwan Arya Disorot

Program ini tidak hanya mencakup pelatihan teknis dan pendampingan, tetapi juga penguatan kelembagaan petani, pembentukan jaringan distribusi, serta promosi merek lokal yang menjunjung nilai-nilai keberlanjutan dan kearifan lokal.

Bantuan ini bukan hanya ditujukan untuk meningkatkan efisiensi dan produktivitas pertanian, namun merupakan bagian dari strategi jangka panjang PT Vale untuk menciptakan ekosistem pertanian yang tangguh, bernilai tambah tinggi, dan ramah lingkungan.

Program ini juga sejalan dengan komitmen perusahaan terhadap Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB/SDGs), khususnya poin-poin terkait ketahanan pangan, pengurangan kemiskinan, dan perlindungan terhadap ekosistem darat.

“Bagi kami, ini bukan soal bantuan sesaat. Ini adalah investasi jangka panjang untuk membangun sistem pangan lokal yang sehat, adil, dan resilien. Dengan melibatkan petani sebagai mitra strategis, kami yakin bahwa pertanian bisa menjadi tulang punggung ekonomi lokal sekaligus pendorong utama dalam menjaga keseimbangan ekosistem,” tutup Wafir.

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Makassar02 November 2026 21:18
Pelindo Distribusikan Air Bersih ke 8 Kelurahan di Makassar
PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 4 menyalurkan bantuan air bersih kepada warga di delapan kelurahan yang tersebar di Kecamatan Tallo dan Ujun...
Olahraga02 November 2026 19:04
Fazzio Youth Festival 2026 Berakhir, Ini Daftar Pemenangnya
Sejumlah sekolah di Makassar berhasil meraih gelar juara dalam Fazzio Youth Festival (FYF) 2026 yang digelar PT Suracojaya Abadimotor (SJAM) di GOR Un...
Makassar02 November 2026 16:52
Aset Keuangan Syariah Tembus Rp3.300 Triliun, OJK Siapkan Strategi Penguatan
Industri keuangan syariah Indonesia terus menunjukkan perkembangan di tengah ketidakpastian ekonomi global....
Ekonomi02 November 2026 16:25
PLN Bantu 25 Perempuan Pesisir Paotere Kembangkan Usaha Kerajinan Sisik Ikan
PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Sulawesi (UIP Sulawesi) membantu meningkatkan kapasitas usaha Kelompok Perempuan Pesisir Paotere melalui progr...