Logo Sulselsatu

Aksi Cepat Kapolres Jeneponto di Tengah Banjir dan Longsor: Tak Ada Korban Jiwa

Dedy
Dedy

Sabtu, 05 Juli 2025 11:26

istimewa
istimewa

SULSELSATU.com, JENEPONTO – Curah hujan tinggi yang mengguyur wilayah Kabupaten Jeneponto sejak Jumat malam menyebabkan banjir dan tanah longsor di Desa Bontotiro, Kecamatan Rumbia. Menyikapi hal ini, Kapolres Jeneponto AKBP Widi Setiawan langsung menginstruksikan seluruh Kapolsek jajaran untuk meningkatkan patroli dan pemantauan di wilayah rawan bencana.

Bencana yang terjadi menyebabkan dampak serius bagi masyarakat setempat, termasuk satu unit rumah yang terancam hanyut akibat luapan sungai di dekat jembatan menuju Dusun Balebalang. Di dalam rumah tersebut terdapat lima anggota keluarga yang segera menjadi prioritas evakuasi.

Kapolres Jeneponto bersama personel gabungan dari Polres dan jajaran Polsek terjun langsung ke lokasi pada Sabtu pagi (5/7/2025). Di lokasi, tim gabungan segera melakukan pengamanan dengan memasang garis polisi (police line) guna mencegah masyarakat memasuki area berbahaya akibat derasnya arus dan tanah yang labil.

Selain pengamanan, proses evakuasi warga terdampak juga dilakukan secara terkoordinasi bersama petugas BPBD Kabupaten Jeneponto, TNI, serta dibantu warga sekitar. Kapolres memberikan instruksi langsung agar seluruh petugas tetap mengutamakan keselamatan diri serta memperkuat koordinasi lintas instansi selama proses penanganan berlangsung.

“Kita tidak ingin ada korban jiwa. Semua Kapolsek saya perintahkan untuk pantau terus wilayahnya masing-masing, terutama yang rawan banjir dan longsor. Segera laporkan secara berjenjang jika ada kejadian serupa,” tegas AKBP Widi Setiawan di lokasi bencana.

Langkah cepat ini diapresiasi oleh warga yang merasa terbantu dan terlindungi atas kehadiran Polri di tengah situasi darurat. Kapolres juga menegaskan bahwa kehadiran anggota di lapangan merupakan bentuk nyata dari peran Polri sebagai pelindung dan pelayan masyarakat.

Hingga siang hari, wilayah Jeneponto masih diguyur hujan dengan intensitas tinggi. Oleh karena itu, pemantauan dan siaga penuh terus dilakukan oleh seluruh jajaran kepolisian dan instansi terkait.

“Alhamdulillah tidak ada korban jiwa,” ujar AKBP Widi Setiawan kepada sulselsatu.com.

Penulis: Dedi Jentak

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Hukum21 September 2026 17:57
Jaksa Tunggu Audit BPKP Sebelum Tetapkan Tersangka Kasus Perpustakaan Digital Rp13 Miliar
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Kejaksaan tinggi (Kejati) Sulawesi Selatan (Sulsel) masih menunggu hasil audit Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangu...
Makassar21 September 2026 17:48
Bertemu Kepala BPS RI, Wali Kota Makassar Bahas Peluang Pendidikan Afirmasi Penguatan Statistik
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin alias Appi, memperkuat kolaborasi dengan Badan Pusat Statistik (BPS) untuk meni...
Pendidikan21 September 2026 17:11
Asmo Sulsel Perluas Edukasi Safety Riding ke SMKN 1 Bone
Astra Motor Sulawesi Selatan (Asmo Sulsel) memperluas edukasi keselamatan berkendara kepada generasi muda melalui kegiatan safety riding di SMKN 1 Bon...
Metropolitan21 September 2026 16:33
464 Kepala Sekolah Ikuti Asesmen, Appi Tekankan Pendidikan Karakter dan Budaya Lokal
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin alias Appi, menekankan pentingnya dunia pendidikan beradaptasi dengan perkemban...