Logo Sulselsatu

Bank Sulselbar Teken MoU Bersama BPKP Sulsel, Siap Terapkan Tata Kelola Perusahaan yang Baik

Sri Wahyu Diastuti
Sri Wahyu Diastuti

Rabu, 09 Juli 2025 14:08

Kepala Perwakilan BPKP Sulsel Rasono dan Direktur Utama Bank Sulselbar H. Yulis Suandi saat melakukan penandatanganan. Foto: Istimewa.
Kepala Perwakilan BPKP Sulsel Rasono dan Direktur Utama Bank Sulselbar H. Yulis Suandi saat melakukan penandatanganan. Foto: Istimewa.

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Bank Sulselbar melakukan penandatanganan nota kesepahaman dengan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Provinsi Sulsel.

Pada kesempatan itu juga berlangsung Inhouse Training tentang Penerapan Tata Kelola Perusahaan yang baik pada Bank Sulselbar. Kegiatan dilaksanakan pada Selasa (8/7/2025) di Claro Hotel Makassar.

Penandatanganan Nota Kesepahaman tentang Penerapan Tata Kelola Perusahaan yang baik pada Bank Sulselbar dilakukan oleh Kepala Perwakilan BPKP Provinsi Sulawesi Selatan Rasono dan Direktur Utama Bank Sulselbar H. Yulis Suandi.

Baca Juga : OJK dan Bank Sulselbar Kolaborasi Perluas Akses Keuangan Syariah

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Direktur Pemasaran & Syariah Bank Sulselbar, Direktur Operasional & TI Bank Sulselbar, Direktur Kredit dan UMKM Bank Sulselbar.

Sesi Inhouse Training menghadirkan pemateri Korwas Bidang Investigasi 1 BPKP Sulsel Barlian Fransiskus Saragih yang membahas mengenai Business Judgement Rules. Korwas Bidang Akuntan Negara 2 BPKP Sulsel Akhmad Basori yang membawakan materi tentang Good Corporate Governance.

Kemudian, Korwas Bidang Investigasi 2 BPKP Sulsel Memet Rusmana yang membawakan materi tentang Aspek Hukum dan Kerugian Negara dalam Pengelolaan Kredit Perbankan, dan Auditor Madya Bidang Investigasi Andre Christian Duma yang membawakan materi tentang Fraud Risk Assessment.

Baca Juga : Bank Sulselbar Lindungi 100 Persen Pekerja dengan BPJS Ketenagakerjaan

Adapun peserta training adalah seluruh pemimpin divisi, pemimpin seksi bisnis, dan analis Bank Sulselbar.

Direktur Utama Bank Sulselbar H. Yulis Suandi mengatakan, sebagai BUMD, memiliki peran penting dalam mendorong pertumbuhan perekonomian daerah danpembangunan di Sulsel dan Sulbar.

Namun, dalam menjalankan usaha perbankan, khususnya penyaluran kredit, Bank Sulselbar tidak dapat terlepas dari berbagai jenis risiko, termasuk risiko hukum. Oleh karena itu, peningkatan pemahaman dan keterampilan dalam mitigasi risiko menjadi sangat krusial.

Baca Juga : 570 Siswa Sekolah Rakyat di Makassar Mulai Menabung, OJK Perkuat Literasi Keuangan Generasi Muda

“Mari kita jadikan inhouse training ini sebagai momentum untukmemperkuat kapasitas diri dan institusi, sehingga Bank Sulselbar dapat terus beroperasi secara sehat, prudent, danmemberikan kontribusi maksimal bagi pembangunan daerah,” ujar H. Yulis.

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Politik06 November 2026 22:31
Ribuan Massa Padati Puncak Harlah NasDem ke-15 di Sidrap, 212 Kader Penggerak Dilantik
SULSELSATU.com, SIDRAP – Rangkaian peringatan Hari Lahir (Harlah) ke-15 Partai NasDem di Sulawesi Selatan resmi dimulai, Jumat (6/11/2026) malam...
Metropolitan06 November 2026 21:42
AESI Ajak Jurnalis Nasional dan Daerah Kawal Proyek PLTS
SULSELSATU.com, JAKARTA – Asosiasi Energi Surya Indonesia (AESI) menggelar Media Training bertema “Penguatan Kapasitas Media dalam Diskurs...
News06 November 2026 21:34
Vale Indonesia Dukung Penguatan Kapasitas Pemuda Morowali Lewat Bahopombine Youthcamp 2026
Ratusan pemuda mengikuti Bahopombine Youthcamp 2026 yang digelar Karang Taruna Desa Kolono pada 30 Oktober hingga 1 November 2026....
Hukum06 November 2026 19:54
Kejati Sulsel Beberkan Bukti Chat WhatsApp hingga Audit BPKP di Praperadilan Bahtiar
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulawesi Selatan (Sulsel) membeberkan sejumlah bukti baru dalam sidang kesimpulan praperadi...