Logo Sulselsatu

Wali Kota Munafri Tegaskan Tak Ada Ampun bagi Pelanggar Tata Kelola di Pemkot Makassar

Asrul
Asrul

Rabu, 16 Juli 2025 13:44

istimewa
istimewa

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, kembali menegaskan komitmennya untuk melakukan reformasi menyeluruh dalam tata kelola pemerintahan Kota Makassar. Ia menyoroti sejumlah persoalan yang selama ini terjadi sebagai akibat dari sistem birokrasi yang dibiarkan berjalan tanpa pembenahan serius.

Pernyataan ini disampaikan Munafri saat membuka kegiatan pemutakhiran data tindak lanjut hasil pemeriksaan Inspektorat Daerah Kota Makassar Tahun 2025 di Hotel Novotel Grand Shayla, Rabu (16/7).

“Kalau ini menyangkut kerugian negara, tidak ada kata maaf. Saya minta semuanya diselesaikan sampai tuntas,” tegas Munafri dalam forum tersebut.

Baca Juga : Appi Peringatkan Lurah di Makassar: Jangan Lebih Sibuk di Warkop daripada Layani Warga

Ia menekankan pentingnya tindakan tegas terhadap temuan pelanggaran. Setiap laporan dari Inspektorat, lanjutnya, harus diurai hingga ke akar masalah agar tidak menjadi kebiasaan yang mengakar. Ia pun meminta seluruh Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) lebih proaktif dan bertanggung jawab dalam menindaklanjuti hasil temuan pengawasan.

Munafri juga mengungkapkan rencananya melakukan rotasi pejabat secara berkala. Menurutnya, rotasi bukan semata-mata soal suka atau tidak suka, tetapi sebagai strategi untuk menyegarkan organisasi dan memberi ruang bagi potensi yang selama ini terpendam.

“Yang di atas turun ke bawah. Ternyata mereka punya kemampuan teknis luar biasa. Kita sedang mencari orang-orang yang benar-benar bekerja karena kapabilitas, bukan karena kedekatan,” ujar politisi Golkar itu.

Baca Juga : Ribuan Kafilah Hadir, Appi Sebut MTQ VIII KORPRI Nasional Gerakkan Ekonomi Makassar

Ia bahkan menyebut, salah satu upaya utama dalam reformasi adalah memastikan efek jera diberlakukan terhadap pelanggaran, baik yang bersifat administratif maupun yang berdampak pada kerugian negara.

Munafri secara khusus menyoroti pola pengadaan barang dan jasa yang menurutnya rawan dimanfaatkan untuk kepentingan pribadi.

“Kalau anggaran belanja barang dan jasanya kecil, kadang justru kegiatannya dibesarkan. Kalau anggarannya besar, makin banyak yang ingin ikut campur. Ini yang saya minta kita cegah bersama,” tegasnya.

Baca Juga : MTQ VIII KORPRI Nasional Resmi Dibuka di Makassar, Hotel, Pasar hingga Kuliner Ikut Bergeliat

Untuk memperkuat pengawasan internal, Munafri memerintahkan Inspektorat melapor langsung kepadanya setiap dua minggu. Ia juga menyinggung pentingnya membangun budaya kerja yang berpijak pada nilai lokal seperti siri (rasa malu) dan kehormatan.

“Saya ingin pemerintahan ini tidak hanya transparan dan akuntabel, tapi juga bermartabat. Pemerintahan yang bekerja dengan jujur dan tanpa rasa takut,” ucapnya.

Munafri menyampaikan pembenahan juga akan menyentuh hingga unit pelayanan dasar, seperti puskesmas, agar seluruh elemen pemerintahan memiliki etos kerja yang sama: efisien, profesional, dan bebas dari kepentingan pribadi.

Baca Juga : OPDIS SD Islam Athirah Makassar Audiensi Bersama Wali Kota, Dorong Pilah Sampah di Sekolah

“Kita tidak bicara soal besar atau kecilnya anggaran, tapi bagaimana integritas tetap dijaga di setiap lini. Jangan lagi ada yang mencoba cari celah dari sistem,” pungkasnya.

Dengan arah baru yang lebih tegas dan menyeluruh ini, Pemkot Makassar berharap dapat membangun tata kelola yang bersih, efektif, serta mampu mengembalikan kepercayaan publik terhadap pemerintahan daerah.

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

News13 September 2026 18:20
SPBU di Jalan Tun Abdul Razak Gowa Belum Berlakukan Sistem Ganjil-Genap Hari Ini
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Jalan Tun Abdul Razak, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan (Sulsel), belum ...
News13 September 2026 17:01
PLN Inventarisasi Lahan SUTET Wotu–Bungku untuk Perkuat Sistem Kelistrikan Sulawesi
PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan (UIP) Sulawesi melalui Unit Pelaksana Proyek (UPP) Sulawesi Selatan melakukan survei identifikasi dan inventar...
Otomotif13 September 2026 16:47
135 Peserta Ramaikan Honda Modif Contest 2026 di Maros, Tarik 3.000 Pengunjung
Honda Modif Contest (HMC) 2026 berlangsung meriah di Grand Mall Maros pada Sabtu (12/9/2026). Ajang modifikasi sepeda motor Honda tersebut diikuti 135...
Sulsel13 September 2026 14:44
Susuri Aka-akae, Talumae, dan Mojong, Syaharuddin Kawal Aliran Air untuk Sawah Petani
SULSELSATU.com, SIDRAP – Bupati Sidenreng Rappang (Sidrap), Syaharuddin Alrif, menyusuri persawahan dan jaringan irigasi di Desa Aka-akae, Talum...