Logo Sulselsatu

Gelar Hacktivate 2025, Kalla Institute Hadirkan Wadah Talenta Muda Kembangkan Inovasi Teknologi

Sri Wahyu Diastuti
Sri Wahyu Diastuti

Selasa, 19 Agustus 2025 14:49

Peserta Hacktivate 2025 yang digelar Kalla Institute. Foto: Istimewa.
Peserta Hacktivate 2025 yang digelar Kalla Institute. Foto: Istimewa.

SULSELSATU.com, MAKASSARKalla Institute sukses menyelenggarakan Hacktivate 2025, sebuah kompetisi teknologi berskala nasional yang mempertemukan talenta terbaik dari berbagai perguruan tinggi dan sekolah di Indonesia.

Tahun ini, Hacktivate mengusung tema “Chaos Organizer”, yang menantang peserta untuk menciptakan solusi digital atas berbagai permasalahan sehari-hari masyarakat saat ini. Kegiatan ini menjadi wadah inovasi dan adu kreativitas di bidang pengembangan teknologi.

Sebanyak 14 tim terbaik dari universitas dan sekolah ternama ikut ambil bagian, di antaranya Binus, Universitas Indonesia, Universitas Trisakti, Universitas Katolik Parahyangan, Politeknik Negeri Ujung Pandang, UIN Alauddin Makassar, Universitas Bosowa, UMI, SMK Telkom Makassar, dan SMK Insan Mandiri.

Baca Juga : Kalla Toyota Trust Catat Rekor Penjualan, Permintaan Meluas hingga Sulbar dan Sultra

Format hybrid yang diterapkan membuat kompetisi ini semakin interaktif dan dapat diikuti peserta dari berbagai daerah tanpa batasan jarak.

Kompetisi berlangsung dalam tiga tahap. Tahap pertama, Demo Day, para tim menampilkan solusi digital yang dikembangkan.

Tahap kedua, Assessment, peserta mempresentasikan hasil kerja mereka di hadapan dewan juri. Puncaknya pada Awarding Day, diumumkan para juara.

Baca Juga : Kalla Institute Dampingi UMKM Sambusa di Pangkep Go Digital dan Tingkatkan Produksi

Hasil akhir menempatkan Tim Khadivers dari SMK Telkom Makassar sebagai juara pertama, disusul Tim Reporter di Tinggal Nikah dari Politeknik Negeri Ujung Pandang di posisi kedua, serta Tim Paperia dari Universitas Indonesia dan Universitas Trisakti sebagai juara ketiga.

Seluruh peserta mendapat apresiasi atas ide inovatif dan gagasan kreatif yang ditampilkan.

Koordinator kegiatan Ir. Yabes Dwi Nugroho H menyampaikan, keberhasilan Hacktivate 2025 menjadi bukti komitmen Kalla Institute dalam mencetak generasi muda kreatif, adaptif, dan siap menghadapi tantangan era digital.

Baca Juga : Baruga Pathway SMA Islam Athirah Bukit Baruga Bantu Siswa Tembus Kampus Internasional

“Kami berharap kegiatan ini dapat melahirkan inovasi yang mampu menjawab tantangan nyata dengan memadukan pemikiran kritis, desain UI/UX yang efektif, serta strategi bisnis yang matang, sehingga menghasilkan karya yang bermanfaat, berdaya saing, dan berkelanjutan,” ujarnya.

Melalui ajang ini, Kalla Institute terus memperkuat perannya sebagai pusat inovasi nasional.

Hacktivate juga diharapkan menjadi agenda tahunan dengan tema-tema relevan, memperluas kolaborasi dengan industri, sekaligus membuka ruang lebih luas bagi mahasiswa dan pelajar untuk mengasah keterampilan di bidang teknologi, inovasi, dan bisnis.

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Metropolitan09 Agustus 2026 19:11
PSEL Tamalanrea Terus Dipersoalkan, GERAM PLTSa: Pindahkan Lokasinya
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Ratusan warga yang tergabung dalam Gerakan Rakyat Menolak PLTSa (GERAM PLTSa) kembali menggelar aksi demonstrasi menolak ...
Sulsel09 Agustus 2026 16:48
Kekeringan Melanda Sidrap, Asmo Sulsel dan FIFGroup Bantu Petani Massappa 3
Kekeringan yang melanda sejumlah lahan persawahan di Kecamatan Watang Sidenreng, Kabupaten Sidrap, Sulawesi Selatan, membuat petani kesulitan mendapat...
Lifestyle09 Agustus 2026 14:18
Alasan Perusahaan Masih Membagikan Tumbler dan Tote Bag, Ternyata Ini Nilai Bisnisnya
Tumbler berlogo perusahaan, tote bag, notebook, pouch, dan berbagai barang promosi lain sudah menjadi pemandangan umum dalam acara bisnis. Barang-bara...
News09 Agustus 2026 08:45
Siasat Licik APL, Premanisme Berkedok “Petani Lada” di Hutan Lindung Loeha Raya
Hukum dan wibawa negara di kawasan Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) Larona benar-benar dilecehkan....