SULSELSATU.com – Dua hari setelah peringatan Hari Ulang Tahun ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia, masyarakat Sulawesi Tengah menerima kado istimewa berupa peresmian infrastruktur ketenagalistrikan pertama berskala besar di Kabupaten Morowali.
Momen bersejarah ini ditandai dengan pengoperasian secara simbolis pada sejumlah proyek strategis yang memperkuat sistem kelistrikan di Sulawesi.
Infrastruktur ini sebagai wujud nyata hadirnya energi yang andal, merata, dan berkelanjutan bagi seluruh masyarakat.
Baca Juga : PLN Bantu 25 Perempuan Pesisir Paotere Kembangkan Usaha Kerajinan Sisik Ikan
Dalam acara peresmian yang berlangsung di Gardu Induk (GI) 150 kV Bungku, Kabupaten Morowali, Gubernur Sulawesi Tengah Dr. H. Anwar Hafid menyampaikan apresiasi.
Anwar Hafir juga sekaligus mendengarkan penjelasan dari General Manager PLN UIP Sulawesi Wisnu Kuntjoro Adi mengenai cakupan pembangunan, dampak langsung bagi masyarakat, serta rencana jangka panjang pengembangan infrastruktur ketenagalistrikan di Sulawesi Tengah.
Adapun infrastruktur yang diresmikan meliputi :
1. SUTT 150 kV Kolonedale – Tentena
2. SUTT 150 kV Kolonedale – Bungku
3. GI 150 kV Kolonedale 30 MVA
4. GI 150 kV Bungku 30 MVA
Baca Juga : PLN Dampingi Petani Kopi Batui, Penjualan Naik 326 Persen
Gubernur Anwar Hafid menegaskan, pembangunan ini bukan sekadar proyek kelistrikan, tetapi tonggak sejarah baru bagi masyarakat Morowali dan Sulawesi Tengah.
“Hari ini bukan hanya peresmian proyek, tetapi peristiwa bersejarah. Sejak kemerdekaan, baru kali ini Morowali memiliki infrastruktur listrik skala besar. Ini adalah simbol kemerdekaan yang sesungguhnya, listrik yang menerangi masa depan,” tegas Gubernur Anwar Hafid.
Sementara itu, GM PLN UIP Sulawesi Wisnu Kuntjoro Adi menegaskan, peresmian ini adalah wujud nyata komitmen PLN untuk menghadirkan listrik yang lebih kuat, tangguh dan berkelanjutan.
Baca Juga : PLN dan Kejati Sultra Perkuat Sinergi Pembangunan Kelistrikan
“Momentum ini adalah bukti nyata bahwa kemerdekaan tidak hanya sebuah simbol, melainkan akan menambah jumlah masyarakat yang dapat menerima manfaat dari energi listrik. Belum lagi potensi peningkatan sektor bisnis dan industri yang tentunya akan terus bertumbuh seiring bertambahnya pasokan listrik yang dapat dikirim ke Morowali dan Morowali Utara,” pungkas Wisnu.
Wisnu Kuntjoro Adi menjelaskan, sampai saat ini jumlah total pelanggan PLN yang berada di Provinsi Sulawesi Tengah yaitu sebesar 1.030.695 pelanggan atau setara 18 persen dari total jumlah pelanggan PLN di Pulau Sulawesi.
“Total serapan daya listrik rata-rata per bulan mencapai 210,56 MW,” ungkap Wisnu.
Baca Juga : PLN Perkuat Kelistrikan Luwu Timur Lewat GITET 275 kV Wotu
Peresmian ini sekaligus menjadi kado manis HUT ke-80 Republik Indonesia, melambangkan bahwa semangat kemerdekaan terus diwujudkan dalam bentuk pembangunan infrastruktur vital yang menyentuh langsung kehidupan masyarakat.
Cek berita dan artikel yang lain di Google News






Komentar