Logo Sulselsatu

Tamsil Linrung: Asta Cita Jadi Momentum Daerah Bangun Kemandirian Fiskal

Asrul
Asrul

Kamis, 21 Agustus 2025 13:00

istimewa
istimewa

SULSELSATU.com, JAKARTA – Wakil Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI bidang Ekonomi dan Pembangunan, Tamsil Linrung, menegaskan bahwa arsitektur baru Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) kini semakin berpihak kepada daerah.

Menurutnya, arah kebijakan fiskal tersebut sudah selaras dengan visi besar Asta Cita yang dicanangkan pemerintah di bawah komando Presiden Prabowo Subianto.

“Porsi APBN yang mengalir ke daerah semakin besar dan terukur. Program-program strategis seperti Makan Bergizi Gratis, koperasi, hingga ketahanan pangan adalah bukti nyata implementasi Asta Cita yang langsung menyentuh masyarakat,” ujar Tamsil di Jakarta, Kamis (21/8/2025).

Baca Juga : Bertemu Tokoh Masyarakat di Makassar, Tamsil Linrung Ajak Bantu Sukseskan Visi Prabowo

Tokoh yang dikenal sebagai maestro anggaran ini menilai, skema baru fiskal tidak boleh dilihat sebatas pengurangan dana transfer konvensional. Sebaliknya, hal itu justru menjadi momentum bagi pemerintah daerah untuk lebih inovatif dalam menggali potensi lokal.

“Ini bukan soal berkurangnya dana transfer. Ini soal bagaimana kepala daerah mampu melihat peluang, menggali sumber-sumber baru, dan memperkuat kapasitas fiskal. Asta Cita membuka jalan agar daerah tidak lagi bergantung penuh pada pusat,” jelas mantan Ketua Badan Anggaran DPR RI tersebut.

Tamsil mencontohkan penerbitan obligasi daerah (municipal bond) sebagai instrumen kreatif yang bisa mendanai proyek-proyek produktif. Dengan tata kelola transparan, obligasi bukan hanya pembiayaan, tetapi juga sarana membangun kepercayaan pasar sekaligus menegaskan kemandirian fiskal daerah.

Baca Juga : Tamsil Linrung Dorong Mandalle Jadi “Markas Peradaban” Lewat Program Sosial dan Kesehatan

Selain itu, ia menyebut peluang besar lainnya ada pada pengelolaan aset, pengembangan kawasan ekonomi, pemanfaatan jalur utilitas, hingga sektor energi. Semua itu, katanya, bisa menjadi sumber pendapatan alternatif yang sah dan berkelanjutan.

“Keberanian pemerintah daerah melakukan inovasi fiskal akan menentukan arah pembangunan. Asta Cita sudah menyiapkan kerangka besar, tinggal bagaimana daerah mengisinya dengan kreativitas dan kebijakan yang berpihak pada masyarakat,” tegasnya.

Tamsil juga menekankan pentingnya kepemimpinan kepala daerah dalam menyusun program yang visioner. Menurutnya, otonomi daerah memberi ruang luas bagi pemerintah daerah untuk menarik investasi dan mengembangkan potensi lokal, asalkan dijalankan dengan tata kelola yang sehat.

Baca Juga : Tamsil Linrung Dorong Bank Himbara Prioritaskan Pembiayaan UMKM

“Sinergi pusat dan daerah adalah kunci. Dengan Asta Cita sebagai panduan, kita sedang diuji seberapa tangguh daerah mampu berdiri di atas kekuatan sendiri,” pungkasnya.

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Ekonomi04 November 2026 20:56
OJK dan Bank Sulselbar Kolaborasi Perluas Akses Keuangan Syariah
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bersama Bank Sulselbar memperkuat kolaborasi dengan ulama, akademisi, pemerintah daerah, dan industri jasa keuangan untuk...
News04 November 2026 20:49
PLN Matangkan Sewa Lahan PLTMG Baubau 2
PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan (UIP) Sulawesi mematangkan draf perjanjian sewa lahan milik Pemerintah Kota Baubau untuk mendukung pembangunan...
Nasional04 November 2026 20:45
STFT Jakarta Soroti Enam Krisis Bangsa
Sivitas Akademika Sekolah Tinggi Filsafat Theologi (STFT) Jakarta menyampaikan kritik terhadap sejumlah persoalan sosial, ekonomi, lingkungan, dan dem...
News04 November 2026 20:41
Pegadaian Ambon Raih Tiga Penghargaan CSR 2026
PT Pegadaian (Persero) Area Ambon meraih tiga penghargaan Winner Top CSR Award 2026 dari Pemerintah Kota Ambon....