SULSELSATU.com, MAKASSAR – Wakil Ketua DPD RI, Tamsil Linrung, menegaskan pentingnya keterlibatan perguruan tinggi dalam mendorong pembangunan daerah. Hal itu disampaikan saat menjadi keynote speaker dalam Diskusi Tematik DPD RI yang digelar di Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Muslim Indonesia (FEB UMI), Jumat (22/8/2025).
Dalam paparannya, Tamsil menekankan bahwa pembangunan Indonesia ke depan tidak boleh lagi terpusat di Jakarta, melainkan berakar dari desa, kota kecil, dan daerah pinggiran. Ia menilai perguruan tinggi memiliki peran strategis dalam memperkuat arah pembangunan tersebut.
“Kampus harus ikut ambil bagian. Apalagi jika kampus sudah berstatus BLU atau bahkan PTN-BH, maka ruang kontribusinya jauh lebih besar. Kerja sama dengan pemerintah daerah maupun dunia usaha bisa menjadi pintu masuk bagi inovasi,” ujarnya.
Baca Juga : Kawal Program Prabowo di Sulsel, Tamsil Linrung Buka Posko Pengaduan
Tamsil mengungkapkan dirinya baru-baru ini bertemu dengan investor asal Korea Selatan yang ingin berkolaborasi dengan perguruan tinggi di Indonesia, khususnya di sektor industri kesehatan dan energi terbarukan.
Tawaran tersebut, kata Tamsil, menunjukkan bahwa kampus tidak hanya berperan dalam pendidikan, tetapi juga bisa menjadi motor penggerak ekonomi.
Menurutnya, kerja sama antara kampus, pemerintah, dan dunia usaha akan menciptakan ekosistem pembangunan yang lebih adil, merata, dan berkelanjutan.
Baca Juga : Kuliah Umum di UMI, Menko Kumham Imipas Yusril Tekankan Pentingnya Reformasi Hukum Berbasis Konstitusi
“Sayang sekali jika peluang besar ini hanya digarap swasta. Perguruan tinggi bisa dan harus ikut terlibat agar manfaatnya lebih luas bagi masyarakat,” tambahnya.
Lebih jauh, Tamsil mengaitkan peran kampus dengan Asta Cita Presiden yang menekankan pembangunan dari desa dan pinggiran.
Dia menilai kebijakan seperti program makan bergizi gratis, dana desa, hingga ketahanan pangan hanya akan efektif jika perguruan tinggi turut hadir memberi pendampingan dan solusi berbasis riset.
Baca Juga : Utang PEN Hantui Pemda, Tamsil Linrung Desak Solusi Fiskal untuk Daerah
“Perguruan tinggi punya kapasitas akademik, riset, dan sumber daya manusia. Itu harus diturunkan ke lapangan agar pembangunan daerah tidak hanya jadi program di atas kertas, tetapi benar-benar menyentuh masyarakat,” tegas senator asal Sulsel itu.
Sementara itu, Dekan FEB UMI Muhammad Syafi’i A Basalamah menilai Asta Cita Presiden perlu mendapat respon dari semua pihak termasuk perguruan tinggi.
Cek berita dan artikel yang lain di Google News







Komentar