Logo Sulselsatu

Kolaborasi Nyata Pemda Luwu Timur dan PT Vale untuk Towuti

Sri Wahyu Diastuti
Sri Wahyu Diastuti

Sabtu, 06 September 2025 16:24

Kolaborasi Pemda Luwu Timur dan PT Vale hadir untuk Towuti. Foto: Istimewa.
Kolaborasi Pemda Luwu Timur dan PT Vale hadir untuk Towuti. Foto: Istimewa.

SULSELSATU.com, LUWU TIMUR – Sejak hari pertama insiden kebocoran pipa minyak di Kecamatan Towuti pada 23 Agustus 2025 lalu, prinsip kebersamaan menjadi landasan setiap langkah pemulihan.

Pemerintah Daerah (Pemda) Luwu Timur bersama PT Vale Indonesia Tbk (PT Vale) bergerak cepat, bekerja berdampingan dengan para ahli, aparat, dan masyarakat untuk memastikan bahwa setiap dampak ditangani secara adil, transparan, dan menyeluruh.

Hari ini, komitmen itu kembali ditegaskan melalui forum pemaparan yang dipimpin langsung oleh Bupati Luwu Timur Irwan Bachri Syam. Solusi pemulihan dipaparkan kepada enam desa terdampak: Lioka, Langkea Raya, Baruga, Wawondula, Matompi, dan Timampu.

Baca Juga : PT Vale Dukung Kolaborasi Multipihak untuk Kelola Danau Matano Berkelanjutan

Forum ini tidak hanya memaparkan klasifikasi dampak dan skema kompensasi, tetapi juga mengumumkan perpanjangan masa tanggap darurat hingga 12 September 2025.

Langkah ini sebagai bentuk keseriusan agar proses pembersihan dan pemulihan di lapangan benar-benar tuntas.

Bupati Luwu Timur menegaskan pentingnya keadilan dan keterbukaan dalam setiap langkah pemulihan.

Baca Juga : Dari Air Limpasan Tambang ke Air Terolah, Menelusuri Peran LGS PT Vale

“Insya Allah kami kawal sampai tuntas. PT Vale sudah menyatakan komitmennya, dan apa yang menjadi harapan masyarakat akan terus diupayakan agar terjawab dengan solusi terbaik,” ujarnya.

Bagi PT Vale, arahan pemerintah menjadi acuan penting. Direktur dan Chief of Sustainability & Corporate Affairs Officer PT Vale Budiawansyah menyampaikan, PT Vale hadir bukan hanya sebagai perusahaan, tetapi sebagai mitra masyarakat.

“Karena itu, kami mengikuti arahan Bupati, memperkuat kolaborasi dengan pemerintah, para ahli, dan seluruh pemangku kepentingan. Pemulihan ini dilakukan dengan pendekatan ilmiah, prinsip transparansi, dan dengan hati untuk masyarakat,” tegasnya.

Baca Juga : PT Vale Integrasikan Pengelolaan Alam dan Inovasi Rendah Karbon untuk Perkuat Ketahanan Energi

Sejak hari pertama, tim gabungan dari dinas teknis, BPBD, camat, dan PT Vale melakukan asesmen lapangan.

Dampak diklasifikasikan ke dalam kategori sawah, kebun, empang, ternak unggas, ternak besar, nelayan, hingga sumur air, masing-masing dengan tingkat keparahan rendah, sedang, hingga tinggi.

Berdasarkan klasifikasi ini, mekanisme kompensasi dirancang agar setiap warga terdampak mendapatkan penanganan yang proporsional dengan kondisi riil yang dihadapi.

Baca Juga : Program Pangan dan Kemaritiman PT Vale Raih Dua Gold Awards InTechSEA 2026

Kepala Desa Lioka Yuliana menyebut mekanisme ini membawa rasa lega bagi warganya.

“Ini keputusan yang sangat bijaksana dari Pak Bupati dan PT Vale. Masyarakat merasa lebih tenang karena ada kepastian. Kami berharap tindak lanjutnya nanti betul-betul clear and clean di lapangan,” katanya.

Sementara itu, Kepala Desa Timampu Samsul menambahkan keresahan petani kini mulai terjawab.

Baca Juga : PT Vale Perkuat Mitigasi Karhutla di Seluruh Wilayah Konsesi

“Banyak petani menunda panen karena khawatir sawahnya terdampak. Kini, setelah dijelaskan mekanismenya, warga lebih tenang untuk panen dan menyimpan hasilnya,” jelasnya.

Head of External Relations PT Vale Endra Kusuma menegaskan, pemulihan Towuti tidak hanya berhenti pada kompensasi.

“Komitmen kami tetap sama sejak hari pertama: menjawab keresahan masyarakat dengan solusi terbaik. Selain kompensasi, kami melibatkan tim ahli independen untuk melakukan asesmen berkala agar tidak ada dampak sosial, kesehatan, maupun lingkungan yang tersisa,” pungkasnya.

Perpanjangan masa tanggap darurat hingga 12 September 2025 adalah bukti bahwa tidak ada langkah yang dilakukan terburu-buru.

Pemulihan Towuti dijalankan dengan koordinasi erat, kepemimpinan pemerintah, keterlibatan masyarakat, serta komitmen penuh PT Vale.

Semua pihak bergerak bersama, memastikan bahwa Towuti benar-benar pulih, dan kehidupan warga dapat kembali berjalan dengan baik serta berkelanjutan.

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Ekonomi25 September 2026 23:21
PINTU Perkenalkan VIP Private dan Perluas Akses Aset Tokenisasi
PT Pintu Kemana Saja (PINTU) memperkenalkan layanan Pintu VIP Private sekaligus memperluas akses investor Indonesia terhadap aset dunia nyata yang dit...
Ekonomi25 September 2026 21:02
OJK Dorong Inklusi Keuangan Petani Rumput Laut Lewat e-Seaweed, 200 Petani Telah Terdaftar
Kantor Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat (Sulselbar) bersama International Labour Organization (ILO) dan sejum...
Bisnis25 September 2026 19:52
Kalla Aspal Perkuat Hubungan dengan Pelanggan di Hari Pelanggan Nasional 2026
Kalla Aspal memperingati Hari Pelanggan Nasional 2026 dengan mengunjungi beberapa pelanggan dan mitra khususnya di kota Manado, Sulawesi Utara, serta ...
Makassar25 September 2026 18:45
Yamaha GEAR ULTIMA Jadi Teman Piknik Keluarga di Makassar
Puluhan keluarga pengguna Yamaha GEAR ULTIMA berkumpul piknik bersama dalam acara ULTIMA FAMILY PICNIC di Makassar...