Logo Sulselsatu

MBG di Makassar, Kolaborasi Lintas Sektor Atasi Stunting dan Kuatkan Kesejahteraan

Asrul
Asrul

Rabu, 17 September 2025 14:49

istimewa
istimewa

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Pemerintah melalui Badan Gizi Nasional (BGN) dan Komisi IX DPR RI menegaskan bahwa Program Makan Bergizi Gratis (MBG) bukan sekadar program bantuan makanan, melainkan instrumen strategis negara untuk memutus rantai stunting dan meningkatkan kualitas generasi bangsa.

Kegiatan dengan mengangkat tema bersama mewujudkan generasi sehat Indonesia ini bertempat di Vann in Sky, Makassar pada Sabtu (13/9/2025).

Sosialisasi program MBG ini dihadiri oleh anggota Komisi IX DPR RI Ashabul Kahfi, Perwakilan BGN Adib Alfikry, serta Syamsul Tomar dari UIN Alauddin Makassar.

Baca Juga : PPJI Sinergi Dinkes Makassar, Dorong Standar Keamanan Pangan Demi Zero Accident MBG

“Program MBG adalah investasi masa depan bangsa. Jika gizi anak sejak dini tidak terpenuhi, kita sedang mempertaruhkan kualitas SDM Indonesia. Ini bukan lagi isu kesehatan, tapi isu peradaban,” tutur Ashabul Kahfi

Kualitas pangan dan gizi merupakan kunci utama dalam menciptakan sumber daya manusia yang unggul.

Program Makan Bergizi Gratis juga sejalan dengan visi Indonesia 2045 yang menargetkan terciptanya generasi emas atau generasi yang mampu membawa Indonesia menjadi negara maju.

Baca Juga : Peringati HUT ke-1, GAN Paparkan Peran Nyata Dukung Asta Cita Prabowo

Sementara itu, perwakilan Badan Gizi Nasional Adib Alfikry menyoroti dimensi ekonomi dari program MBG.

Per September 2025, sudah terdapat 51 Sentra Produksi Pangan Gizi (SPPG) yang telah beroperasi di Kota Makassar. SPPG merupakan elemen utama dalam program MBG dengan menyiapkan makanan yang diberikan ke penerima manfaat.

“SPPG bukan hanya dapur gizi, tapi juga mesin penggerak ekonomi rakyat. Pelaku usaha lokal, petani, hingga UMKM pangan kita libatkan agar perputaran ekonomi tetap hidup,” ujarnya.

Baca Juga : Dukung Penguatan Gizi dan Inklusi Keuangan Masyarakat 3T, OJK dan IJK Luncurkan SPPG di Pangkep

Menambahkan hal tersebut, Syamsul Tomar menekankan bahwa stunting harus dilihat sebagai ancaman multidimensi.

Untuk itu kasus stunting di Indonesia harus segera diatasi, salah satunya yakni dengan program Makan Bergizi Gratis (MBG).

“Stunting bukan hanya tubuh anak yang pendek, tapi masa depan bangsa yang dipangkas. MBG hadir sebagai solusi nyata, sekaligus membuka jalan kesejahteraan masyarakat melalui pemberdayaan UMKM pangan,” jelasnya.

Baca Juga : Lewat Program Makan Bergizi Gratis, Anak Pulau di Pangkep Diharapkan Bebas Stunting

Melalui kolaborasi lintas sektor, program MBG diharapkan tidak hanya memperkuat daya tahan gizi anak-anak, tetapi juga menjadi tulang punggung ekonomi kerakyatan.

Dengan begitu, MBG berdiri sebagai program yang tajam menyasar dua masalah krusial bangsa: stunting dan ketimpangan ekonomi lokal.

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Bisnis24 Januari 2026 06:50
HoRe Expo dan Bazar Kuliner Langkah PHRI Sulsel Bangun Ekosistem Baru Pendorong Pariwisata
Hotel dan Restoran (HoRe) Expo dan Bazar Kuliner PHRI 2026 resmi dibuka dan akan berlangsung hingga 25 Januari 2026 di Area Lobby Claro Makassar....
Bisnis23 Januari 2026 22:13
Kick Off Meeting 2026, Kalla Beton Perkuat Kesiapan dan Arah Bisnis
Kalla Beton menggelar Kick Off Meeting Tahun 2026 sebagai langkah strategis untuk menyelaraskan visi, arah bisnis, serta prioritas perusahaan dalam me...
Politik23 Januari 2026 21:53
Surya Paloh Tunjuk Syahar-Cicu Pimpin NasDem Sulsel Usai Ditinggal RMS
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai NasDem resmi menyerahkan surat keputusan (SK) pergantian kepengurusan Dewan Pimpina...
Sulsel23 Januari 2026 20:24
Waspada Cuaca Ekstrem, Ini Imbauan Polres Bulukumba
SULSELSATU.com, BULUKUMBA — Badai angin kencang melanda wilayah Kota Bulukumba dan sekitarnya, menyebabkan sejumlah pohon tumbang dan mengganggu aru...