Logo Sulselsatu

Kanwil Kemenkum Sulsel Fasilitasi Pendaftaran Merek Bagi IKM Makassar

Asrul
Asrul

Sabtu, 27 September 2025 13:31

istimewa
istimewa

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sulawesi Selatan (Kanwil Kemenkum Sulsel) berkolaborasi dengan Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Makassar menggelar kegiatan Fasilitasi Hak Kekayaan Intelektual (HKI) khususnya pendaftaran merek bagi pelaku Industri Kecil dan Menengah (IKM).

Kegiatan yang berlangsung di Hotel Best Western Plus Makassar Beach ini diikuti oleh puluhan binaan IKM dari Disdagperin Makassar, Jumat (26/9/2025).

Acara dibuka oleh Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Makassar, Arlin Ariesta. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa fasilitasi HKI merupakan bagian dari program pembangunan sumber daya industri.

Baca Juga : Kanwil Kemenkum Sulsel Ajak Publik Pahami Fungsi Jaminan Fidusia

“Fasilitasi ini merupakan tindak lanjut kerja sama yang telah berlangsung tiga tahun terakhir. Pada 2023, sebanyak 38 merek dagang diajukan dan 34 di antaranya berhasil terdaftar. Sementara pada 2024, dari 50 pengajuan, 42 merek dinyatakan lolos. Tahun ini kami kembali memfasilitasi IKM agar dapat mendaftarkan merek mereka,” jelasnya.

Sebelumnya, tim Kanwil Kemenkum Sulsel telah melakukan penelusuran penamaan merek sehingga diharapkan proses pendaftaran dapat diselesaikan lebih cepat.

Kepala Bidang Pelayanan Kekayaan Intelektual Kanwil Kemenkum Sulsel, Andi Haris, dalam paparannya menekankan bahwa merek merupakan aset berharga yang bernilai jangka panjang.

Baca Juga : Perayaan Natal Oikumene 2026, Kakanwil Kemenkum Sulsel Dorong Semangat Kebersamaan dalam Pelayanan Publik

“Pemilik merek tidak hanya menjual produk, tetapi juga menjual reputasi, kualitas, dan cerita di balik merek tersebut. Perlindungan merek penting agar tidak direbut pihak lain,” ujarnya.

Sementara itu, Teguh Firmanto, Analis Kekayaan Intelektual Ahli Madya, menjelaskan pentingnya pendaftaran merek sebagai identitas usaha dan jaminan kualitas produk.

“Merek yang terdaftar memberi hak eksklusif kepada pemiliknya, namun tidak bisa didaftarkan bila memiliki persamaan pokok atau fonetik dengan merek yang sudah ada,” jelasnya.

Baca Juga : Prestasi Pengelolaan Anggaran, Kanwil Kemenkum Sulsel Terbaik IKPA TA 2025

Antusiasme peserta terlihat dari sesi diskusi yang membahas jangka waktu perlindungan merek, penggunaan desain grafis, hingga mekanisme pelaporan pelanggaran merek. Narasumber menjelaskan perlindungan berlaku 10 tahun dan dapat diperpanjang, sedangkan aduan pelanggaran merek dapat difasilitasi melalui Kanwil Kemenkum Sulsel.

Hingga akhir kegiatan, tercatat 32 dari 50 merek yang difasilitasi sudah berhasil terinput permohonannya melalui sistem pendaftaran. Proses verifikasi terhadap merek lainnya terus dilanjutkan agar seluruh permohonan dapat masuk ke tahap berikutnya.

Kegiatan ditutup dengan proses pendaftaran merek secara langsung oleh operator layanan Kekayaan Intelektual. Dengan fasilitasi ini, diharapkan seluruh permohonan pendaftaran dapat diterima sehingga para pelaku IKM memiliki sertifikat merek sebagai bentuk perlindungan hukum atas produk mereka.

Baca Juga : Andi Basmal Ajak Notaris dan PPAT Perkuat Kebersamaan di Natal Oikumene

Kepala Kantor Wilayah Kemenkum Sulsel, Andi Basmal, menyampaikan apresiasinya kepada para pelaku IKM.

“Pendaftaran merek bukan sekadar administratif, tetapi merupakan langkah strategis untuk melindungi produk lokal dari potensi sengketa hukum. Kanwil Kemenkum Sulsel akan terus hadir mendampingi dan mendorong IKM agar produk mereka tidak hanya terlindungi secara hukum, tetapi juga mampu bersaing di pasar nasional maupun internasional,” pungkasnya.

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

News03 Mei 2026 21:45
23 Tahun Luwu Timur: Harmoni Pertumbuhan, Industri, dan Keberlanjutan dari Timur Indonesia
Memasuki usia ke-23, Luwu Timur tidak sekadar merayakan perjalanan administratif sejak pemekaran, tetapi menunjukkan transformasi nyata, dari kawasan ...
Sulsel03 Mei 2026 20:21
Tasming Hamid Optimistis CFN dan CFD Dongkrak Ekonomi Lokal di Kawasan Mattirotasi Baru
SULSELSATU.com, PAREPARE – Pelaksanaan Car Free Day (CFD) dan Car Free Night (CFN) di kawasan Jalan Mattirotasi Baru kembali menjadi magnet bagi...
Pendidikan03 Mei 2026 20:05
Ramli Rahim Apresiasi Pelaksanaan Mubes IKA Unhas Berakhir Riang Gembira
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Musyawarah Besar (Mubes) Ikatan Alumni Universitas Hasanuddin (IKA Unhas) telah berakhir. Mubes 2026 ditutup dalam su...
Hukum03 Mei 2026 17:52
Buruh Pria di Makassar Dihajar Mahasiswa gegara Motor Bersenggolan
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Seorang buruh pria AGB (47) di Kota Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel) dihajar oleh seorang mahasiswa berinisial MAS...