Logo Sulselsatu

Dirjen AHU Apresiasi Kesiapan UMI Buka Program Magister Kenotariatan

Asrul
Asrul

Minggu, 28 September 2025 10:48

istimewa
istimewa

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Direktur Jenderal Administrasi Hukum Umum (Dirjen AHU) Kementerian Hukum mengapresiasi kesiapan Universitas Muslim Indonesia (UMI) dalam membuka Program Studi Magister Kenotariatan pada Pascasarjana UMI.

Kehadiran Dirjen AHU dalam asesmen dan evaluasi ini menjadi langkah penting dalam memastikan kelayakan UMI menyelenggarakan pendidikan kenotariatan.

“UMI memiliki potensi yang cukup besar. Dengan dukungan SDM, fasilitas, dan administrasi yang memadai, kami yakin UMI dapat menghasilkan notaris-notaris profesional yang dibutuhkan masyarakat,” ungkap Dirjen AHU dalam kunjungannya, Sabtu (27/9).

Baca Juga : Kanwil Kemenkum Sulsel Ajak Publik Pahami Fungsi Jaminan Fidusia

Dirjen AHU menambahkan bahwa pemerintah masih memberlakukan moratorium pembukaan Program Studi Kenotariatan berdasarkan Surat Edaran Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi Nomor 3/M/SE/VII/2019. Artinya, secara umum pembukaan program studi baru di bidang kenotariatan tidak diperkenankan.

“Namun moratorium tersebut dikecualikan bagi daerah tertentu, yaitu daerah terdepan, terluar, dan tertinggal (3T) serta daerah dengan kondisi dan kebutuhan khusus,” jelasnya.

Berdasarkan data Ditjen AHU, masih terdapat kekurangan 958 notaris di wilayah Sulawesi. Kondisi ini menandakan kebutuhan nyata untuk memperkuat layanan kenotariatan di kawasan ini. Saat ini, hanya ada satu Program Studi Magister Kenotariatan di Universitas Hasanuddin.

Baca Juga : Perayaan Natal Oikumene 2026, Kakanwil Kemenkum Sulsel Dorong Semangat Kebersamaan dalam Pelayanan Publik

“Karena itu, pembukaan program studi di Universitas Muslim Indonesia patut dipertimbangkan sebagai pemenuhan kebutuhan khusus bagi wilayah Sulawesi,” Ungkapnya.

Lebih jauh, Dirjen AHU menaruh harapan agar UMI dapat menunjukan kesiapan yang matang sebelum keputusan diambil. “Kesiapan itu mulai dari kurikulum akademik, tenaga pengajar yang kompeten, hingga sarana dan prasarana yang memadai. Kami berharap pasca moratorium yang panjang, setiap program studi kenotariatan baru yang dibuka tidak hanya menambah jumlah, tetapi juga meningkatkan kualitas. Dengan demikian, lulusan yang dihasilkan benar-benar siap menjalankan amanah jabatan notaris,” tegasnya.

Rektor UMI, Prof. Hambali Thalib menyambut baik apresiasi tersebut. Ia menyebutkan bahwa UMI saat ini memiliki lebih dari 23.000 mahasiswa yang dibina oleh 13 fakultas dan satu program pascasarjana, dengan dukungan 101 guru besar.

Baca Juga : Prestasi Pengelolaan Anggaran, Kanwil Kemenkum Sulsel Terbaik IKPA TA 2025

“Kehadiran Dirjen AHU merupakan sebuah kehormatan sekaligus motivasi bagi kami untuk memantapkan langkah membuka Program Magister Kenotariatan,” jelas Rektor UMI.

Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sulawesi Selatan juga melaporkan bahwa jumlah notaris di wilayah Sulsel saat ini tercatat sebanyak 728 orang. Dengan hadirnya program magister kenotariatan di UMI, diharapkan dapat memperkuat kualitas sekaligus menjawab kebutuhan notaris profesional di Sulsel.

Rencana pembukaan Program Magister Kenotariatan UMI ini diharapkan tidak hanya memperkuat dunia pendidikan tinggi, tetapi juga berkontribusi nyata dalam pembangunan hukum nasional.

Baca Juga : Andi Basmal Ajak Notaris dan PPAT Perkuat Kebersamaan di Natal Oikumene

Pertemuan ini turut dihadiri Direktur Badan Usaha, Andi Taletting Langi, Direktur Perdata Henry Sulaiman, Kepala Divisi Pelayanan Hukum Demson Marihot, Kepala Divisi Peraturan Perundang-undangan dan Pembinaan Hukum Heny Widyawati, Kepala BHP Makassar Oryza, Kepala Bidang Pelayanan AHU Muhammad Tahir dan Kepala Bagian Tata Usaha dan Umum Meydi Zulqadri serta para Civitas Akademik UMI.

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

News03 Mei 2026 21:45
23 Tahun Luwu Timur: Harmoni Pertumbuhan, Industri, dan Keberlanjutan dari Timur Indonesia
Memasuki usia ke-23, Luwu Timur tidak sekadar merayakan perjalanan administratif sejak pemekaran, tetapi menunjukkan transformasi nyata, dari kawasan ...
Sulsel03 Mei 2026 20:21
Tasming Hamid Optimistis CFN dan CFD Dongkrak Ekonomi Lokal di Kawasan Mattirotasi Baru
SULSELSATU.com, PAREPARE – Pelaksanaan Car Free Day (CFD) dan Car Free Night (CFN) di kawasan Jalan Mattirotasi Baru kembali menjadi magnet bagi...
Pendidikan03 Mei 2026 20:05
Ramli Rahim Apresiasi Pelaksanaan Mubes IKA Unhas Berakhir Riang Gembira
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Musyawarah Besar (Mubes) Ikatan Alumni Universitas Hasanuddin (IKA Unhas) telah berakhir. Mubes 2026 ditutup dalam su...
Hukum03 Mei 2026 17:52
Buruh Pria di Makassar Dihajar Mahasiswa gegara Motor Bersenggolan
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Seorang buruh pria AGB (47) di Kota Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel) dihajar oleh seorang mahasiswa berinisial MAS...