SULSELSATU.com, MAKASSAR – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Sulselbar mencatat jumlah investor di wilayah Sulampua terus menunjukkan pertumbuhan positif.
Per Agustus 2025, jumlah Single Investor Identification (SID) tercatat mencapai 1.157.386 SID, atau meningkat sebesar 25,57 persen secara tahunan year on year (yoy).
Baca Juga : Dorong Literasi dan Inklusi Keuangan Daerah, OJK Edukasi Petani dan Nelayan di Takalar
Kepala OJK Sulselbar Moch Muchlasin mengatakan, mayoritas investor pasar modal di wilayah Sulampua tercatat memiliki portofolio pada instrumen Reksa Dana.
“Namun demikian, pertumbuhan SID tertinggi justru tercatat pada instrumen saham yakni sebesar 34,56 persen yoy,” ujar Muchlasin dalam siaran resmi OJK Sulselbar, Kamis (16/10/2025).
Muchlasin menjelaskan, pertumbuhan ini mengindikasikan semakin kuatnya minat masyarakat untuk berinvestasi di pasar saham.
Baca Juga : Penyaluran KUR di Sulsel Capai Rp13,79 Triliun, Terbanyak di Kabupaten Bone
Dilihat dari instrumen investasinya, hingga periode Agustus 2025, jumlah SID Reksa Dana mencapai 1.097.403. Diikuti Saham dengan 394.093 SID, dan Surat Berharga Negara (SBN) sebesar 38.519 SID.
“Akumulasi nilai transaksi saham sampai dengan Agustus 2025 (ytd) tercatat sebesar Rp41,91 triliun,” ujar Muchlasin.
Cek berita dan artikel yang lain di Google News







Komentar