Logo Sulselsatu

Mahasiswa Singapore Polytechnic Pelajari Produksi Teh Cascara Binaan YBM PLN UIP Sulawesi

Sri Wahyu Diastuti
Sri Wahyu Diastuti

Kamis, 16 Oktober 2025 19:03

Mahasiswa Singapore Polytechnic pelajari produksi Teh Cascara binaan YBM PLN UIP Sulawesi di Gowa. Foto: Istimewa.
Mahasiswa Singapore Polytechnic pelajari produksi Teh Cascara binaan YBM PLN UIP Sulawesi di Gowa. Foto: Istimewa.

SULSELSATU.com, GOWA – Mahasiswa Singapore Polytechnic datang ke Desa Lembanna, Kabupaten Gowa untuk mempelajari produksi teh cascara, salah satu produk unggulan binaan Yayasan Baitul Maal (YBM) PLN Unit Induk Pembangunan (UIP) Sulawesi.

Kunjungan ini merupakan bagian dari program kolaborasi yang menghubungkan potensi lokal dengan wawasan global.

Para peserta tertarik melihat langsung bagaimana masyarakat Lembanna mengolah kulit kopi (cascara) menjadi minuman herbal bernilai ekonomi tinggi melalui pendekatan pemberdayaan masyarakat yang berkelanjutan.

Baca Juga : PLN Dukung Kelestarian Ekosistem Pesisir Donggala Lewat Program Konservasi Penyu

Selama hampir tiga tahun terakhir, YBM PLN UIP Sulawesi konsisten mendampingi dan memberdayakan masyarakat Desa Lembanna melalui pelatihan dan penguatan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Cahaya Lembanna.

Sekitar 30 anggota dari berbagai latar belakang, termasuk buruh tani, ibu rumah tangga, janda, dan lansia, dibina agar mampu mandiri secara ekonomi.

“Kunjungan dari Singapore Polytechnic membuktikan bahwa potensi lokal Desa Lembanna mendapat apresiasi internasional. Produk lokal yang dikembangkan secara berkelanjutan dapat memberikan manfaat ekonomi sekaligus menjadi inspirasi global,” ujar Ketua YBM PLN UIP Sulawesi M. Pahri Jafar.

Baca Juga : Program TJSL PLN UIP Sulawesi Bantu Kemandirian Petani Kopi Batui

Ia menambahkan, program ini tidak hanya memberikan bantuan materiil, tetapi juga pembinaan berkelanjutan agar masyarakat siap mengelola usahanya secara mandiri setelah pendampingan berakhir pada November 2025.

Ketua LSM Cahaya Lembanna Khaedir Baharuddin mengungkapkan, berkat dukungan YBM PLN UIP Sulawesi, usaha teh bisa berkembang.

“Dari hasil tani biasa, kini kami menghasilkan teh cascara, kopi lokal, madu, dan berbagai produk olahan khas Lembanna yang semakin dikenal luas,” katanya.

Baca Juga : Dorong Produktivitas KWT di Luwu Timur, PLN UIP Sulawesi Bangun Greenhouse dan Rumah Kompos

Kunjungan akademisi internasional ini menjadi momentum penting bagi Desa Lembanna untuk terus meningkatkan kualitas produk dan memperluas jangkauan pasar.

Sinergi antara pendampingan sosial YBM PLN UIP Sulawesi, inovasi produk lokal, dan dukungan masyarakat menciptakan model pemberdayaan yang inspiratif dan berkelanjutan.

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Olahraga03 Agustus 2026 20:20
Stylix Padel Challenge 2026 Kalla Toyota Kembali Digelar, Diikuti 25 Komunitas dan 32 Media
Antusiasme olahraga padel terus berkembang di Makassar mendorong Kalla Toyota kembali menghadirkan Stylix Padel Challenge: Raize The Game....
Makassar03 Agustus 2026 19:01
Munafri Tawarkan Makassar sebagai Hub Investasi Indonesia Timur di Forum APINDO 2026
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menjadi pembicara dalam Business Investment Forum yang digelar di Hotel Claro ...
Makassar03 Agustus 2026 18:59
UNM Mulai Tahapan Pilrek, Panitia Dibentuk, Kandidat Mulai Mengemuka
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Pelaksana Tugas (Plt) Rektor Universitas Negeri Makassar (UNM), Prof. Farida Patittingi, memastikan proses Pemilihan ...
News03 Agustus 2026 18:21
PLN Dukung Kelestarian Ekosistem Pesisir Donggala Lewat Program Konservasi Penyu
PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan (UIP) Sulawesi melalui program PLN Peduli menyalurkan bantuan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) beru...