Logo Sulselsatu

Wabup Gowa: Hari Santri Momentum Kebangkitan Pesantren dan Santri Indonesia

ridwan ridwan
ridwan ridwan

Kamis, 23 Oktober 2025 13:52

istimewa
istimewa

SULSELSATU.com, GOWA – Wakil Bupati Gowa, Darmawangsyah Muin memimpin apel Peringatan Hari Santri Nasional (HSN) 2025 yang digelar di Pondok Pesantren As-Sunnah Panciro, Desa Panciro, Kecamatan Bajeng, Kabupaten Gowa, Rabu (22/10).

Tahun ini, peringatan Hari Santri menjadi momen istimewa karena bertepatan dengan satu dekade penetapan resmi Hari Santri oleh pemerintah sejak 2015. Momen tersebut diharapkan menjadi tonggak kebangkitan baru bagi dunia pesantren dan santri Indonesia.

Wabup Darmawangsyah saat membacakan sambutan seragam Menteri Agama RI, K.H. Nazaruddin Umar menekankan bahwa santri tidak boleh hanya menjadi penonton dalam arus perubahan zaman.

“Santri harus hadir sebagai pelaku sejarah baru, pembawa nilai-nilai Islam rahmatan lil ‘alamin dalam membangun peradaban dunia yang damai, adil, dan berkeadaban,” ujarnya.

Darmawangsyah juga menyampaikan belasungkawa atas wafatnya 67 santri Pesantren Al-Khoziny, Sidoarjo, Jawa Timur.

“Innalillahi wa innailaihi raji’un. Kita semua berduka, bangsa ini berduka. Semoga seluruh korban mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah dan keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan,” ucapnya.

Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa sepuluh tahun perjalanan Hari Santri menunjukkan semakin kuatnya peran pesantren dan santri di berbagai bidang kehidupan.

Ia menegaskan, santri masa kini dituntut tak hanya menguasai kitab kuning, tetapi juga ilmu pengetahuan, teknologi, dan bahasa dunia. “Dunia digital harus menjadi ladang dakwah baru bagi para santri,” tegasnya.

Melalui sambutan seragam tersebut, Menteri Agama juga menitipkan pesan agar seluruh santri di tanah air menjadi pribadi berilmu, berakhlak, dan berdaya. Santri diharapkan mampu menjaga tradisi pesantren sekaligus beradaptasi dengan kemajuan zaman.

“Bawalah semangat pesantren ke ruang publik, dunia kerja, hingga ke ranah internasional. Tunjukkan bahwa santri mampu menjadi bagian dari solusi, bukan sekadar penonton,” lanjutnya.

Menutup kegiatan, Darmawangsyah Muin berharap Hari Santri menjadi momentum kebangkitan pesantren di seluruh Indonesia.

“Hari ini kami bersama seluruh santri di Kabupaten Gowa memperingati Hari Santri Nasional di Pesantren As-Sunnah Panciro. Momentum ini menjadi kebangkitan pesantren Indonesia yang terus melahirkan kader-kader terbaik bagi bangsa,” tutupnya. (*)

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Video09 September 2026 19:53
VIDEO: Sengketa Lahan 33 Hektare di Makassar Kembali Memanas
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Sengketa lahan seluas 33 hektare di kawasan Jalan Ujung Bori, Manggala, Makassar, Rabu (9/9/2026). Dua kelompok warga ter...
Metropolitan09 September 2026 18:16
Warga Antre Berjam-jam di SPBU, Polda Sulsel Selidiki Dugaan Mafia BBM
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Antrean panjang terjadi di sejumlah SPBU di Kota Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel) hingga membuat warga harus menun...
OPD09 September 2026 18:11
DPRD Makassar Usul Pengisian BBM Truk Diatur Malam Hari untuk Kurangi Kemacetan
SULSELSATU.com, MAKASSAR – DPRD Kota Makassar mendorong Pemerintah Kota Makassar mengatur jadwal pengisian bahan bakar minyak (BBM) bagi kendaraan t...
OPD09 September 2026 17:55
DPRD Sulsel Temui Pertamina Bahas Kelangkaan BBM dan LPG 3 Kg
SULSELSATU.com, MAKASSAR – DPRD Sulawesi Selatan mendatangi Kantor PT Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi di Jalan Garuda, Makassar, Rabu (9/9/2...