Logo Sulselsatu

DPRD Makassar Usul Pengisian BBM Truk Diatur Malam Hari untuk Kurangi Kemacetan

Asrul
Asrul

Rabu, 09 September 2026 18:11

istimewa
istimewa

SULSELSATU.com, MAKASSAR – DPRD Kota Makassar mendorong Pemerintah Kota Makassar mengatur jadwal pengisian bahan bakar minyak (BBM) bagi kendaraan tertentu, khususnya truk, untuk mengurai kemacetan yang terjadi di sekitar sejumlah SPBU.

Anggota Komisi A DPRD Makassar, Rachmat Taqwa Quraisy, mengatakan pengaturan waktu pengisian BBM dapat menjadi salah satu solusi untuk mencegah penumpukan kendaraan di SPBU.

Ia mengusulkan kendaraan truk diarahkan melakukan pengisian BBM pada malam hingga dini hari, yakni mulai pukul 22.00 hingga 05.00 WITA.

Baca Juga : PDIP Dorong APBD Perubahan Makassar Lebih Berpihak pada Warga

“Kami tentunya menyarankan Pemerintah Kota Makassar mengatur jadwal pengisian BBM. Bisa jadi truk-truk itu mengisi di atas jam 10 malam sampai jam 5 subuh,” ujar Rachmat Taqwa kepada wartawan di Kantor DPRD Makassar, Jalan AP Pettarani, Rabu (9/9/2026).

Selain pengaturan waktu, ia juga mengusulkan sistem pengisian berdasarkan nomor polisi kendaraan. Kendaraan dengan pelat nomor ganjil diarahkan mengisi BBM pada tanggal ganjil, sementara kendaraan dengan pelat nomor genap mengisi pada tanggal genap.

Menurutnya, skema tersebut dapat membantu mengurangi kepadatan kendaraan yang mengantre di SPBU.

Baca Juga : RDP Tuntas, Komisi D DPRD Makassar Rekomendasikan Penutupan RSIA Paramount

“Pelat yang ganjil diisi di tanggal ganjil, yang genap diisi di tanggal genap, supaya tidak ada penumpukan kendaraan di setiap SPBU,” katanya.

Rachmat Taqwa menilai kendaraan tidak harus melakukan pengisian BBM setiap hari sehingga pengaturan jadwal dinilai memungkinkan untuk diterapkan, terutama bagi kendaraan yang berpotensi menimbulkan antrean panjang.

Ia juga meminta Pemkot Makassar tidak hanya berfokus pada persoalan distribusi BBM, tetapi turut memperhatikan dampak antrean terhadap kelancaran lalu lintas.

Baca Juga : Dinilai Lalai Melakukan Pengawasan ke RSIA Paramaount, Ismail Minta Kadinkes Makassar Dievaluasi

“Kalau dirapikan, pemerintah jangan tinggal diam. Bukan hanya penyalurannya dan lain-lain, tapi bagaimana operasional kendaraan ini bisa berjalan dengan baik tanpa ada kemacetan,” ujarnya.

Menurutnya, Dinas Perhubungan menjadi salah satu instansi yang perlu dilibatkan untuk mengatur lalu lintas di sekitar SPBU.

Ia mengatakan antrean kendaraan yang mengular hingga badan jalan telah menyebabkan kemacetan di sejumlah titik.

Baca Juga : Legislator PDIP Makassar Desak RSIA Paramount Ditutup, Soroti Dugaan Kelalaian

“Macet di setiap SPBU karena banyak mobil terparkir. Kalau kita atur operasional pengisian itu kan bisa berkurang,” pungkasnya.

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Nasional09 Oktober 2026 20:16
Road to DTIIF 2026, Telkom Ungkap Kunci Adopsi AI Nasional
PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk mendorong percepatan adopsi kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) di Indonesia melalui penguatan infra...
Ekonomi09 Oktober 2026 20:02
Perkuat Ekonomi Syariah, BI Sulsel Hadirkan Tiga Agenda Utama di BEKS 2026
Bank Indonesia (BI) bersama Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan dan mitra strategis memperkuat pengembangan ekosistem ekonomi dan keuangan syariah me...
Metropolitan09 Oktober 2026 19:15
Tujuh Kandidat Berebut Kursi Rektor UNM
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Peta persaingan menuju kursi Rektor Universitas Negeri Makassar (UNM) periode 2027–2031 kian memanas. Sebanyak tuju...
Politik09 Oktober 2026 18:57
Appi Hengkang, Supriansa Pimpin Golkar Makassar
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Pasca mundurnya Munafri Arifuddin dari Partai Golkar dan bergabung dengan Partai Demokrat, kursi Ketua DPD II Partai ...