Logo Sulselsatu

Syaharuddin Alrif Resmikan Brigade Pangan Sidrap, Siap Genjot Produksi Pertanian

Asrul
Asrul

Kamis, 30 Oktober 2025 10:54

istimewa
istimewa

SULSELSATU.com, SIDRAP — Sebanyak 1.380 anggota Brigade Pangan disiapkan Pemerintah Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) untuk mengelola sekitar 62 ribu hektare lahan sawah yang tersebar di 11 kecamatan.

Langkah tersebut ditandai dengan penutupan kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Peningkatan Kapasitas Pengolah Brigade Pangan yang digelar di gedung PT Al-Fatih Porang Indonesia, Rabu (29/10/2025).

Bimtek berlangsung selama tiga hari dan resmi ditutup oleh Bupati Sidrap Syaharuddin Alrif atau Syahar. Kegiatan ini juga diikuti secara daring dari 28 titik pelatihan di seluruh wilayah Sidrap, dengan total peserta mencapai 1.380 orang yang mewakili 90 Brigade Pangan.

Baca Juga : Tabligh Akbar Sidrap Bahas Pilar Kejayaan Negeri, Hadirkan Ulama Internasional

Program ini merupakan hasil kolaborasi antara Pemerintah Kabupaten Sidrap dan Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan) Gowa.

Dalam sambutannya, Bupati Syahar menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta yang telah menuntaskan pelatihan. Ia berharap para anggota Brigade Pangan dapat menerapkan pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh untuk memperkuat ketahanan pangan daerah.

Baca Juga : Ribuan Peserta Ikut Pawai Muharam, Sidrap Perkuat Citra Daerah Religius

“Saudaraku semua yang tergabung dalam Brigade Pangan sudah memiliki ilmu dan cara pandang baru. Mari kita bekerja bersama mengelola 62 ribu hektare sawah dan meningkatkan hasil panen di Sidrap,” ujar Syahar.

Syahar menegaskan komitmennya untuk terus mendorong peningkatan produktivitas pertanian melalui optimalisasi lahan dan pemanfaatan teknologi pertanian modern.

“Target kita menanam tiga kali setahun. Program peningkatan hasil produksi pangan harus dijalankan dengan baik, dan Brigade Pangan menjadi bagian penting dari upaya itu,” tegasnya.

Baca Juga : Syaharuddin Alrif Pastikan Dukungan Beasiswa bagi Anak Sekolah di Wilayah Terpencil

Sementara itu, Kepala BBPP Batangkaluku, Jamaluddin Al Afgoni, menjelaskan bahwa pembentukan Brigade Pangan bertujuan melibatkan generasi muda dalam peningkatan indeks pertanaman dan produksi pangan nasional.

“Program ini dirancang agar generasi milenial ikut terlibat langsung dalam peningkatan indeks pertanaman dari dua kali menjadi tiga kali setahun,” ungkap Jamaluddin.

Ia menambahkan, selain mendukung peningkatan produksi pangan nasional, program ini juga diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan generasi muda di sektor pertanian.

Baca Juga : Syaharuddin Ajak Masyarakat Jaga Nilai Agama di Tengah Perkembangan Zaman

“Ini sejalan dengan arahan Presiden dan Menteri Pertanian agar generasi muda menjadi bagian penting dalam mewujudkan swasembada pangan nasional,” ujarnya.

Melalui pembentukan Brigade Pangan, Pemerintah Kabupaten Sidrap berharap lahir generasi muda tangguh yang mampu menjadi motor penggerak pertanian modern dan menjaga kemandirian pangan daerah.

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Opini18 Juli 2026 13:18
OPINI: Menata Golkar Sulsel Menuju Pemilu 2029
Oleh: Usman Marham, Ketua DPD II Partai Golkar Pinrang Musyawarah Daerah (Musda) Partai Golkar Sulawesi Selatan seharusnya tidak berhenti sebagai agen...
Hukum18 Juli 2026 12:13
Polda Sulsel Usut Laporan Eks Suami Bupati Gowa soal Dugaan Keterangan Palsu dalam Perkara Cerai
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Polda Sulawesi Selatan (Sulsel) mulai mengusut laporan dugaan keterangan palsu dalam perkara perceraian yang dilayang...
Sulsel18 Juli 2026 11:56
Organisasi Tani Merdeka Dorong Kesejahteraan Petani dan Swasembada Pangan Nasional
SULSELSATUcom, ENREKANG – Organisasi Tani Merdeka Indonesia terus memperkuat perannya sebagai mitra pemerintah dalam mendorong kesejahteraan petani ...
Video17 Juli 2026 21:49
VIDEO: Yang Bilang Harga Beras Mahal, Prabowo: Suruh Tanam Sendiri!
SULSELSATU.com – Presiden Prabowo Subianto meminta pihak yang menilai harga beras terlalu mahal untuk ikut menanam padi sendiri. Menurut Prabowo...