Logo Sulselsatu

Kanwil Kemenkum Sulsel Perkuat Penerapan PMPJ untuk Cegah Penyalahgunaan Jasa Notaris

Asrul
Asrul

Selasa, 04 November 2025 19:37

istimewa
istimewa

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sulawesi Selatan (Kanwil Kemenkum Sulsel) melakukan pendampingan dan pembinaan bagi notaris di Kota Palopo, yang dilaksanakan dari tanggal 3 – 6 November 2025.

Kegiatan yang dilaksanakan fokus pada penguatan dan audit penerapan Prinsip Mengenali Pengguna Jasa (PMPJ) Dari 12 notaris berisiko Tinggi.

“PMPJ adalah benteng pertama mencegah penyalahgunaan jasa notaris dalam tindak pidana pencucian uang dan pendanaan terorisme,” ujar Demson Marihot, Kepala Divisi Pelayanan Hukum Kanwil Kemenkum Sulsel yang hadir langsung di kota Palopo.

Baca Juga : Kanwil Kemenkum Sulsel Ajak Publik Pahami Fungsi Jaminan Fidusia

Menurut Demson, PMPJ mewajibkan notaris mengidentifikasi dan memverifikasi identitas setiap pengguna jasa. “Proses identifikasi, verifikasi, dan pencatatan ini untuk mendeteksi potensi risiko sejak dini,” tegasnya.

Payung Hukum dan Sanksi
Penerapan PMPJ diatur dalam Peraturan Menteri Hukum dan HAM Nomor 9 Tahun 2017, sejalan dengan UU Nomor 8 Tahun 2010 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Uang, serta PP Nomor 43 Tahun 2015.

Notaris yang gagal melaksanakan kewajiban PMPJ dapat dikenai sanksi administratif hingga pencabutan izin praktik.

Baca Juga : Perayaan Natal Oikumene 2026, Kakanwil Kemenkum Sulsel Dorong Semangat Kebersamaan dalam Pelayanan Publik

Penerapan PMPJ juga melindungi pengguna jasa notaris. Data dan identitas mereka terverifikasi secara sah dan terdokumentasi, menghindarkan mereka dari potensi terlibat transaksi melanggar hukum.

Di sisi lain, pengguna jasa wajib memberikan data dan dokumen identitas yang lengkap, benar, dan sah. Mereka harus kooperatif dalam proses verifikasi dan tidak menyembunyikan informasi relevan. Jika pengguna jasa menolak atau tidak dapat diverifikasi, notaris berhak menolak memberikan jasa.

“Dengan PMPJ yang konsisten, profesi notaris terlindungi dari risiko hukum dan berkontribusi menciptakan sistem hukum yang bersih dan terpercaya. Pengguna jasa pun mendapat jaminan transaksi berlangsung sesuai koridor hukum,” terang Kakanwil Kemenkum Sulsel, Andi Basmal yang juga hadir dalam audit PMPj di Kota Palopo.

Baca Juga : Prestasi Pengelolaan Anggaran, Kanwil Kemenkum Sulsel Terbaik IKPA TA 2025

Terdapat 3 Tim yang melakukan audit PMPJ terhadap 12 Notaris di Kota Palopo yang dipimpin Kakanwil, Kadiv Yankum Dan Kepala Bidang Pelayanan AHU Muhammad Tahir.

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Bisnis28 Oktober 2026 22:23
Hadir di GIIAS Makassar, Mitsubishi Perkuat Pasar Indonesia Timur
Mitsubishi Motors memanfaatkan Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) Makassar 2026 untuk memperkuat kehadirannya di pasar Indonesia Timur...
News28 Oktober 2026 22:15
PLN dan Polda Sulsel Perkuat Pengamanan Aset Listrik
PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan (UIP) Sulawesi memperkuat koordinasi dengan Kepolisian Daerah Sulawesi Selatan (Polda Sulsel) untuk mendukung ...
Bisnis28 Oktober 2026 21:14
PT Vale Fasilitasi Sertifikasi Halal UMKM Morowali
PT Vale Indonesia Tbk memfasilitasi sertifikasi halal bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Kabupaten Morowali, Sulawesi Tengah, untu...
Bisnis28 Oktober 2026 19:48
Suzuki Tampilkan Tiga Produk di GIIAS Makassar, Tawarkan Cashback hingga Rp5 Juta
Suzuki selama ajang Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) Makassar 2026 menghadirkan sejumlah kendaraan berteknologi hybrid dan program p...