Logo Sulselsatu

Kemenkum Sulsel Dorong Perlindungan Produk Unggulan Daerah Melalui Indikasi Geografis

Asrul
Asrul

Rabu, 05 November 2025 17:43

istimewa
istimewa

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sulawesi selatan (Kanwil Kemenkum Sulsel) terus mengoptimalkan perlindungan kekayaan intelektual produk-produk unggulan daerah di Sulawesi Selatan. Kepala Kantor Wilayah, Andi Basmal bersama Kepala Divisi Pelayanan Hukum, Demson Marihot, secara aktif mendorong proses pendaftaran Indikasi Geografis (IG) di berbagai wilayah Sulsel.

Saat bersilaturahmi Dengan Ketua DPRD Palopo, Darwis, Selasa(4/11/2025). Kakanwil Andi Basmal bersama Demson Marihot mengidentifikasi tiga komoditas khas Sulsel yang memiliki karakteristik unik, yakni Gula Aren palopo, Durian Sawerigading, dan Ikan Malaja untuk dapat didaftarkan IGnya.

“Ketiga produk ini memiliki kekhasan tersendiri yang sangat terkait dengan kondisi geografis Sulawesi Selatan. Melalui pendaftaran IG, kita tidak hanya melindungi produk dari pemalsuan, tetapi juga meningkatkan nilai jual dan daya saing di pasar nasional maupun internasional,” ujar Demson Marihot.

Baca Juga : Kanwil Kemenkum Sulsel Ajak Publik Pahami Fungsi Jaminan Fidusia

Gula Aren yang terkenal dengan cita rasa khasnya, Durian Sawerigading yang menjadi kebanggaan warga Palopo dengan aroma dan tekstur istimewa, serta Ikan Malaja sebagai komoditas perikanan lokal, dinilai sangat potensial untuk mendapatkan perlindungan hukum melalui sertifikasi IG.

Langkah ini diharapkan dapat memberikan jaminan kualitas sekaligus melindungi produsen lokal dari persaingan tidak sehat.

Sementara itu, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sulawesi Selatan, Andi Basmal, mengatakan perlindungan kekayaan intelektual merupakan bagian penting dari strategi pembangunan ekonomi daerah yang berkelanjutan.

Baca Juga : Perayaan Natal Oikumene 2026, Kakanwil Kemenkum Sulsel Dorong Semangat Kebersamaan dalam Pelayanan Publik

“Ini adalah bentuk komitmen nyata Kemenkum Sulsel dalam melindungi aset ekonomi daerah. Dengan adanya IG, produk-produk lokal kita akan memiliki identitas yang kuat dan tidak mudah ditiru,” ungkap Andi Basmal.

Andi Basmal juga menekankan bahwa pihaknya akan terus memberikan dukungan penuh, baik dari sisi administrasi maupun sosialisasi kepada para pelaku usaha dan pihak terkait lainnya di kota Palopo.

“Dalam waktu dekat ini, Kami akan berkoordinasi dengan pihak terkait Untuk dapat menindaklanjuti dan melakukan peninjauan langsung terhadap ketiga Produk tersebut. Produk-produk ini bukan hanya warisan budaya, tetapi juga aset ekonomi yang harus kita lindungi bersama,” pungkasnya.

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

News03 Mei 2026 21:45
23 Tahun Luwu Timur: Harmoni Pertumbuhan, Industri, dan Keberlanjutan dari Timur Indonesia
Memasuki usia ke-23, Luwu Timur tidak sekadar merayakan perjalanan administratif sejak pemekaran, tetapi menunjukkan transformasi nyata, dari kawasan ...
Sulsel03 Mei 2026 20:21
Tasming Hamid Optimistis CFN dan CFD Dongkrak Ekonomi Lokal di Kawasan Mattirotasi Baru
SULSELSATU.com, PAREPARE – Pelaksanaan Car Free Day (CFD) dan Car Free Night (CFN) di kawasan Jalan Mattirotasi Baru kembali menjadi magnet bagi...
Pendidikan03 Mei 2026 20:05
Ramli Rahim Apresiasi Pelaksanaan Mubes IKA Unhas Berakhir Riang Gembira
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Musyawarah Besar (Mubes) Ikatan Alumni Universitas Hasanuddin (IKA Unhas) telah berakhir. Mubes 2026 ditutup dalam su...
Hukum03 Mei 2026 17:52
Buruh Pria di Makassar Dihajar Mahasiswa gegara Motor Bersenggolan
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Seorang buruh pria AGB (47) di Kota Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel) dihajar oleh seorang mahasiswa berinisial MAS...