Logo Sulselsatu

DPRD Minta Pemkot Libatkan Dewan dan Komunitas Lingkungan dalam Penguatan Makassar Creative Hub

Asrul
Asrul

Rabu, 05 November 2025 16:31

Anggota DPRD Makassar Fraksi PKB Fahrizal Arrahman Husain. Foto/SS
Anggota DPRD Makassar Fraksi PKB Fahrizal Arrahman Husain. Foto/SS

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Makassar menegaskan perlunya penguatan peran Makassar Creative Hub agar bukan sekadar program pelengkap, melainkan ruang kolaborasi produktif yang melibatkan lebih banyak sektor, termasuk komunitas peduli lingkungan.

Anggota DPRD Kota Makassar dari Fraksi PKB, Fahrizal Arrahman Husain, mendorong Pemerintah Kota Makassar untuk memperluas cakupan tujuan Makassar Creative Hub.

Menurutnya, program tersebut memiliki potensi besar menjadi pusat pengembangan keterampilan, inovasi, dan solusi atas berbagai persoalan sosial di Makassar.

Baca Juga : PDIP Dorong APBD Perubahan Makassar Lebih Berpihak pada Warga

“Jangan sampai Makassar Creative Hub hanya tempelan dari program lain yang sudah punya branding kuat, seperti stadion, seragam gratis, layanan kesehatan, dan super apps,” tegas Fahrizal di Makassar, Rabu 5 November.

Fahrizal menekankan pentingnya memastikan program ini berbasis output dan outcome yang jelas, bukan sekadar kegiatan seremonial. Ia menilai tujuan pengurangan pengangguran yang disebutkan Wali Kota menjadi indikator utama yang harus dipenuhi melalui pembekalan keterampilan dan pengetahuan bagi peserta.

“Kalau mereka punya skill dan bisa membuka lapangan kerja atau membangun UMKM, dampaknya bukan hanya berkurangnya pengangguran, tapi juga peningkatan PAD,” ujarnya.

Baca Juga : RDP Tuntas, Komisi D DPRD Makassar Rekomendasikan Penutupan RSIA Paramount

Sebagai anggota Komisi D DPRD Makassar, Fahrizal mengungkapkan bahwa pihaknya telah mempertanyakan langsung pelaksanaan program tersebut kepada Dinas Ketenagakerjaan. Ia menilai Makassar Creative Hub harus menjadi program lintas sektor karena menyangkut pendidikan, ketenagakerjaan, ekonomi kreatif, hingga sosial masyarakat.

“BRIDA harus digunakan untuk memetakan sektor kerja yang dibutuhkan dan diminati masyarakat. Jangan sampai hanya mengumpulkan banyak orang tanpa kejelasan arah,” kata Fahrizal.

Ia juga menekankan bahwa DPRD perlu dilibatkan secara aktif dalam proses perencanaan dan pengawasan. Menurutnya, wakil rakyat memiliki akses langsung terhadap aspirasi warga, khususnya terkait peluang kerja dan pengembangan keterampilan.

Baca Juga : Dinilai Lalai Melakukan Pengawasan ke RSIA Paramaount, Ismail Minta Kadinkes Makassar Dievaluasi

“Kami punya konstituen yang sering bertanya soal peluang kerja. Penting agar kebutuhan masyarakat bisa disalurkan melalui program ini,” ujarnya.

Selain aspek ekonomi kreatif, DPRD Makassar melalui Fahrizal juga mendorong agar anak muda peduli lingkungan mendapat ruang dalam Makassar Creative Hub.

Ia mencontohkan komunitas “Hantu Kanal” yang aktif membersihkan kanal dan got di kawasan Barana dan Maccini Gusung sebagai potensi sosial dan ekonomi yang perlu dikembangkan.

Baca Juga : Legislator PDIP Makassar Desak RSIA Paramount Ditutup, Soroti Dugaan Kelalaian

“Anak-anak muda seperti ini bisa jadi bagian dari Creative Hub. Kalau dikelola baik, kanal bisa bersih, jadi tempat wisata, bahkan alternatif transportasi,” katanya.

Fahrizal menilai kegiatan komunitas lingkungan dapat menjadi bagian dari ekonomi kreatif berbasis ekologi, seperti pengelolaan sampah daur ulang, wisata edukasi kanal, dan usaha berbasis komunitas.

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Ekonomi04 November 2026 20:56
OJK dan Bank Sulselbar Kolaborasi Perluas Akses Keuangan Syariah
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bersama Bank Sulselbar memperkuat kolaborasi dengan ulama, akademisi, pemerintah daerah, dan industri jasa keuangan untuk...
News04 November 2026 20:49
PLN Matangkan Sewa Lahan PLTMG Baubau 2
PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan (UIP) Sulawesi mematangkan draf perjanjian sewa lahan milik Pemerintah Kota Baubau untuk mendukung pembangunan...
Nasional04 November 2026 20:45
STFT Jakarta Soroti Enam Krisis Bangsa
Sivitas Akademika Sekolah Tinggi Filsafat Theologi (STFT) Jakarta menyampaikan kritik terhadap sejumlah persoalan sosial, ekonomi, lingkungan, dan dem...
News04 November 2026 20:41
Pegadaian Ambon Raih Tiga Penghargaan CSR 2026
PT Pegadaian (Persero) Area Ambon meraih tiga penghargaan Winner Top CSR Award 2026 dari Pemerintah Kota Ambon....