SULSELSATU.com, JAKARTA – Samsung kembali menunjukkan langkah progresif dalam menggabungkan kecerdasan buatan (AI) dengan personalisasi pengalaman mobile. Melalui pembaruan One UI 8 di Galaxy A56 5G, raksasa teknologi asal Korea Selatan ini memperkenalkan antarmuka baru yang lebih intuitif, efisien, dan relevan bagi gaya hidup Generasi Z — generasi yang dikenal ekspresif dan serba cepat.
Pembaruan ini tak hanya menyuguhkan tampilan segar, tetapi juga menghadirkan kecerdasan adaptif yang mampu mengenali kebiasaan dan rutinitas pengguna. Pengalaman mobile kini terasa lebih “hidup” karena sistem dapat menyesuaikan tampilan, notifikasi, hingga rutinitas harian secara otomatis.
“Gen Z adalah generasi yang dinamis dan ingin menonjolkan gaya unik mereka. Melalui One UI 8, kami ingin menghadirkan pengalaman yang lebih cerdas, personal, dan relevan dengan karakter mereka. Ditambah dengan dukungan fitur Nano Banana, pengguna bisa berkreasi sesuai imajinasinya, menciptakan konten dan dunia baru yang awesome,” ujar Verry Octavianus, MX Product Marketing Senior Manager, Samsung Electronics Indonesia, dalam keterangan resminya.
Fitur Baru: Antarmuka Lebih Cerdas dan Realistis
Samsung menekankan bahwa One UI 8 bukan sekadar pembaruan visual, tetapi transformasi menyeluruh terhadap cara pengguna berinteraksi dengan perangkatnya.
Fitur Now Bar kini mendukung lebih banyak aplikasi dan notifikasi langsung (live notification), sementara Split Screendiperbarui dengan rasio fleksibel hingga 90:10, memungkinkan pengguna menonton sambil membalas pesan tanpa gangguan.
Contoh Routines yang memberikan rekomendasi berdasarkan ramalan cuaca hari itu (Ist)
Kustomisasi juga menjadi kunci. One UI 8 kini mampu memberikan rekomendasi wallpaper dan tampilan lock screenyang menyesuaikan gaya dan foto pengguna secara otomatis, termasuk penyesuaian posisi jam agar tidak menutupi wajah atau objek penting.
Sementara itu, fitur Weather tampil lebih realistis dengan animasi dan tata informasi baru. Sistem Modes & Routineskini dapat menyesuaikan rekomendasi aktivitas berdasarkan kondisi cuaca, misalnya mengingatkan pengguna untuk membawa payung saat peluang hujan di atas 50 persen.
Selain itu, Quick Share kini hadir lebih aman dan praktis berkat pemisahan halaman pengiriman dan penerimaan file. Pengguna tak perlu lagi mengatur izin setiap kali menerima file karena sistem otomatis mengembalikan pengaturan keamanan setelah sesi berakhir.
Nano Banana: Generator AI untuk Ide Tanpa Batas
Inovasi paling mencuri perhatian datang dari kolaborasi Samsung dengan Google Gemini lewat fitur Nano Banana, sebuah AI image generator yang memungkinkan pengguna membuat, mengedit, dan menggabungkan gambar langsung dari smartphone.
Fitur ini menghadirkan cara baru bagi Gen Z untuk bereksperimen dengan ide visual hanya lewat teks. Pengguna dapat mengetikkan perintah sederhana seperti “buat latar lebih cerah” atau “hapus objek di belakang”, dan AI secara otomatis menyesuaikan gambar. Bahkan, beberapa foto dapat digabung menjadi satu komposisi unik untuk membuat moodboard, poster, atau konten media sosial.
Contoh hasil penggabungan gambar dengan Nano Banana. Prompt yang digunakan: Gunakan foto realistis wanita pada gambar sebelah kanan dan padukan dengan suasana pantai pada foto sebelah kiri. Buat perempuan tersebut tampak duduk santai dengan pose menawan di kursi pantai di atas pasir, dengan latar langit biru cerah. Hasil foto harus terlihat sangat nyata dan natural. (Ist)
Aksesnya pun mudah: cukup tekan tombol samping untuk membuka Gemini, lalu pilih menu “buat gambar” di prompt bar.
Smartphone Sekaligus Partner Kreatif
Dengan kombinasi One UI 8 dan Nano Banana, Galaxy A56 5G bukan sekadar perangkat komunikasi, tetapi creative companion bagi generasi muda.
Mulai dari pengguna yang ingin mempercantik tampilan ponsel, hingga kreator konten yang membutuhkan alat cepat untuk mengeksekusi ide visual, semuanya dapat dilakukan langsung dari genggaman.
Cek berita dan artikel yang lain di Google News







Komentar