SULSELSATU.com, JENEPONTO – Siswa kelas IX SMP Islam Athirah Makassar melaksanakan aksi peduli sosial dengan membagikan sembako kepada warga di Desa Rumbia, Kecamatan Rumbia, Kabupaten Jeneponto.
Kegiatan ini menjadi bagian penting dari rangkaian Field Trip Sosial dan Tadabbur Alam yang mereka laksanakan selama tiga hari.
Ketua Panitia Andi Nunung Makkasau menyampaikan, kegiatan berbagi ini dirancang agar siswa mendapatkan pengalaman langsung dalam membangun empati.
Baca Juga : Kick Off Meeting 2026, Kalla Beton Perkuat Kesiapan dan Arah Bisnis
“Kami ingin anak-anak merasakan bagaimana berada di tengah masyarakat, memahami kebutuhan warga, dan belajar memberi tanpa diminta. Ketika mereka menyapa warga, menyerahkan sembako, dan melihat respons yang tulus, itulah pembelajaran karakter yang tidak bisa diperoleh dari kelas,” jelasnya.
Ia menambahkan bahwa aktivitas ini juga memperkuat kemandirian, kerja sama, serta kemampuan bersosialisasi para peserta.
Selain aksi sosial, para siswa mengikuti sejumlah kegiatan edukatif.
Baca Juga : Belanja di NIPAH PARK dan Mal Ratu Indah Bisa Dapat Hadiah Mobil BYD Seal
Mereka berkunjung ke Kantor Bupati Jeneponto untuk berdialog mengenai peran generasi muda, kemudian bersilaturahmi di SMP Negeri 2 Rumbia melalui berbagai aktivitas seperti futsal, tarik tambang, dan sesi tadabbur malam untuk memperdalam refleksi diri.
Pada kesempatan lain, para siswa juga menjadi “guru inspiratif” di SD setempat. Mereka membawakan berbagai kelas mulai dari Metode Keysha, senam, tari, futsal, pembuatan bucket, hingga pengajaran Bahasa Inggris.
Sebagian kelompok melakukan observasi pertanian untuk mempelajari proses bercocok tanam dan pentingnya menjaga lingkungan. Malam harinya diisi dengan ramah tamah dan berbagai penampilan seni.
Baca Juga : Backhaus Buka Cabang Baru di Kalla Toyota Alauddin, Perkuat Pasar di Lokasi Strategis Makassar
Rangkaian kegiatan ini menunjukkan bahwa pembelajaran karakter dan sosial dapat tumbuh kuat melalui pengalaman langsung.
Para siswa tidak hanya belajar tentang kepedulian, tetapi juga mengasah kemampuan bersosialisasi, berkolaborasi, dan memahami kehidupan masyarakat secara lebih dekat.
Cek berita dan artikel yang lain di Google News







Komentar