Logo Sulselsatu

Kanwil Kemenkum Sulsel Hadiri “What’s Up Kemenkum Campus Calls Out” Bersama Kemenkum RI dan Undip

Asrul
Asrul

Rabu, 19 November 2025 21:18

istimewa
istimewa

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sulawesi Selatan (Kanwil Kemenkum Sulsel) menghadiri kegiatan “What’s Up Kemenkum Campus Calls Out” yang diselenggarakan oleh Kementerian Hukum RI berkolaborasi dengan Universitas Diponegoro, Rabu (19/11/2025).

Kegiatan yang dipusatkan di Aula Universitas Diponegoro ini diikuti secara daring oleh Kanwil se-Indonesia termasuk Kanwil Kemenkum Sulsel.

Kepala Kantor Wilayah Kemenkum Sulsel, Andi Basmal hadir mengikuti rangkaian kegiatan yang mengangkat tema “Dari Bisnis Kampus hingga Bisnis Miliaran”, menghadirkan Menteri Hukum Supratman Andi Agtas, Gubernur Maluku Utara Sherly Tjoanda Laos, Kepala PPATK Ivan Yustiavandana, serta Guru Besar Fakultas Hukum UNDIP, Prof. Paramita Prananingtyas.

Baca Juga : Kanwil Kemenkum Sulsel Ajak Publik Pahami Fungsi Jaminan Fidusia

Dalam paparannya, Menteri Supratman menegaskan bahwa pemahaman hukum dan integritas merupakan fondasi utama bagi generasi muda yang ingin membangun usaha.

“Peningkatan literasi hukum bagi mahasiswa adalah kebutuhan mendesak di tengah dinamika ekonomi digital,” ujarnya.

Ia menekankan bahwa transparansi Beneficial Ownership (BO) telah menjadi standar global yang wajib dipatuhi oleh pelaku usaha. Indonesia melalui Kemenkum telah melakukan pemblokiran terhadap sejumlah perusahaan yang tidak mencantumkan penerima manfaat secara benar.

Baca Juga : Perayaan Natal Oikumene 2026, Kakanwil Kemenkum Sulsel Dorong Semangat Kebersamaan dalam Pelayanan Publik

“Ini bukan hanya mengatur kita sendiri, tetapi sudah menjadi kesepakatan dunia. Transparansi BO diperlukan agar usaha adik-adik nantinya lebih aman, terlindungi, dan tidak menimbulkan masalah hukum di kemudian hari,” jelasnya.

Kepada mahasiswa, Menteri Supratman juga membagikan pengalaman pribadinya dalam membangun karier. Ia menekankan bahwa modal terbesar dalam dunia usaha bukan semata-mata materi.

“Modal yang paling penting adalah kejujuran. Kalau kita jujur, lembaga pembiayaan atau mitra usaha akan datang dengan sendirinya,” tegasnya.

Baca Juga : Prestasi Pengelolaan Anggaran, Kanwil Kemenkum Sulsel Terbaik IKPA TA 2025

Guru Besar Fakultas Hukum UNDIP, Prof. Paramita Prananingtyas, turut menekankan pentingnya kemampuan mahasiswa dalam membaca peluang bisnis sekaligus memahami batas-batas hukum yang mengatur aktivitas usaha. Menurutnya, kewajiban BO memberikan banyak manfaat, terutama bagi peningkatan perekonomian nasional.

Sementara itu, Kepala PPATK Ivan Yustiavandana menegaskan bahwa kewajiban membuka struktur kepemilikan perusahaan merupakan bagian dari upaya menjaga keadilan berbisnis dan mencegah kejahatan serius seperti pencucian uang hingga pendanaan terorisme.

Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda Laos, yang dikenal sebagai pengusaha, memberikan motivasi kepada mahasiswa agar tidak ragu memulai bisnis sejak dini. “Yang paling sulit dicari saat ini adalah orang yang berintegritas.

Baca Juga : Andi Basmal Ajak Notaris dan PPAT Perkuat Kebersamaan di Natal Oikumene

Skill bisa dipelajari, tapi karakter harus dibangun,” ungkapnya. Ia juga menekankan pentingnya eksekusi, keberanian mencoba, serta memperluas jaringan sebagai modal penting dalam dunia bisnis.

Kakanwil Kemenkum Sulsel Andi Basmal menyampaikan bahwa kegiatan ini memberi ruang bagi mahasiswa untuk memahami bahwa integritas, kepatuhan hukum, dan transparansi merupakan pilar utama dalam membangun bisnis di era modern.

“Campus Calls Out adalah wadah edukatif yang sangat relevan bagi generasi muda. Kanwil Kemenkum Sulsel mendukung penuh upaya nasional memperkuat tata kelola usaha dan mencegah korupsi melalui kolaborasi lintas sektor,” ujarnya.

Baca Juga : Audiensi Kemenkum Sulsel dan Kejati Sulsel Fokus Layanan Publik dan Notaris

Acara “Ada Apa Kemenkum Campus Calls Out” ini menjadi jembatan kolaboratif antara pemerintah, akademisi, dan mahasiswa dalam membangun ekosistem bisnis yang lebih transparan, taat hukum, dan berintegritas.

Kementerian Hukum memastikan kegiatan serupa akan terus digelar di berbagai kampus untuk meningkatkan pemahaman hukum bagi generasi muda.

Kepala Kantor Wilayah yang hadir secara virtual di Ruang Rapat Kanwil Kemenkum Sulsel turut diikuti oleh Kepala Divisi Pelayanan Hukum Demson Marihot, Kepala BHP Makassar Oryza, dan Kepala Bagian Tata Usaha dan Umum, Meydi Zulqadri.

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

News23 Agustus 2026 20:39
PT Vale dan Pemkab Kolaka Perbaiki 6 Rumah, Beri Hunian Layak dan Akses Kesehatan Warga
PT Vale Indonesia Tbk bersama Pemerintah Kabupaten Kolaka dan Kodim 1412/Kolaka memperbaiki enam rumah warga di Kecamatan Baula....
News23 Agustus 2026 17:33
PT Bumi Karsa Tingkatkan Kompetensi BIM untuk Dorong Transformasi Digital Konstruksi
PT Bumi Karsa memperkuat transformasi digital di sektor konstruksi melalui peningkatan kompetensi sumber daya manusia....
Nasional23 Agustus 2026 15:51
Bantu Korban Gempa NTT, BRI Siapkan 3 Posko dan Dapur Umum
BRI memperkuat penanganan pascabencana gempa bumi di sejumlah wilayah Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT) dengan membangun tiga posko logistik dan satu ...
Ekonomi23 Agustus 2026 15:36
Investor Pasar Modal di Sulsel Capai 766.125 SID, Tumbuh 79,28 Persen
Minat masyarakat Sulawesi Selatan terhadap investasi di pasar modal menunjukkan perkembangan signifikan. Hingga Juni 2026, jumlah Single Investor Iden...