Logo Sulselsatu

Kanwil Kemenkum Sulsel Bahas Dua Ranperwali Prioritas Pemerintah Kota Palopo

Asrul
Asrul

Minggu, 23 November 2025 11:11

istimewa
istimewa

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sulawesi Selatan (Kanwil Kemenkum Sulsel) menggelar rapat fasilitasi harmonisasi dua Rancangan Peraturan Wali Kota (Ranperwali) Kota Palopo yang berlangsung di Ruang Rapat Harmonisasi, Jumat (21/11/2025).

Rapat dipimpin oleh Kepala Divisi Peraturan Perundang-undangan dan Pembinaan Hukum, Heny Widyawati, dan dihadiri unsur Pemerintah Kota Palopo serta perancang peraturan perundang-undangan Kanwil Kemenkum Sulsel.

Adapun dua Ranperwali yang dibahas yaitu Ranperwali tentang Rencana Aksi Daerah Perkebunan Kelapa Sawit Berkelanjutan Tahun 2025–2028 serta Ranperwali tentang Pedoman Pengelolaan Keuangan Badan Layanan Umum Daerah pada UPT RSUD dr. Palemmai Tandi.

Baca Juga : Kanwil Kemenkum Sulsel Ajak Publik Pahami Fungsi Jaminan Fidusia

Melalui rapat ini, masing-masing pemrakarsa menyampaikan urgensi penyusunan Ranperwali, termasuk kebutuhan perbaikan substansi dan teknik penyusunan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.

Dalam pembahasan, Kanwil Kemenkum Sulsel memberikan sejumlah masukan perbaikan serta penyesuaian terhadap ketentuan umum, pengaturan hibah, mekanisme pertanggungjawaban keuangan, serta sinkronisasi dengan pedoman penyusunan Rencana Aksi Daerah dari Kementerian Dalam Negeri.

Kepala Divisi Peraturan Perundang-undangan dan Pembinaan Hukum, Heny Widyawati, menegaskan bahwa fasilitasi harmonisasi menjadi tahapan krusial untuk memastikan regulasi yang akan ditetapkan memiliki landasan hukum yang kuat dan selaras dengan peraturan di atasnya.

Baca Juga : Perayaan Natal Oikumene 2026, Kakanwil Kemenkum Sulsel Dorong Semangat Kebersamaan dalam Pelayanan Publik

“Kami memastikan bahwa setiap rancangan yang dibahas hari ini telah melalui kajian komprehensif agar tidak bertentangan dengan peraturan perundang-undangan yang lebih tinggi. Harmonisasi ini bukan sekadar memenuhi prosedur, tetapi untuk menjamin regulasi yang dihasilkan berkualitas, implementatif, dan bermanfaat bagi masyarakat,” tegas Heny.

Ia juga menambahkan bahwa Ranperwali terkait pengelolaan BLUD menjadi instrumen penting dalam meningkatkan tata kelola keuangan pelayanan kesehatan, sedangkan Ranperwali Rencana Aksi Daerah Sawit Berkelanjutan menjadi upaya strategis meningkatkan kapasitas sektor perkebunan serta mendukung energi terbarukan.

Menutup kegiatan, Kepala Kantor Wilayah Kemenkum Sulawesi Selatan, Andi Basmal, menyampaikan apresiasi terhadap kolaborasi Pemerintah Kota Palopo.

Baca Juga : Prestasi Pengelolaan Anggaran, Kanwil Kemenkum Sulsel Terbaik IKPA TA 2025

“Kami menyambut baik kerja sama dan komitmen Pemerintah Kota Palopo dalam menghadirkan regulasi yang responsif dan berkualitas. Kanwil Kemenkum Sulsel akan terus memberikan dukungan teknis agar setiap produk hukum daerah dapat memberikan manfaat nyata bagi peningkatan pelayanan publik dan pembangunan daerah,” ujar Andi Basmal.

Dengan terselesaikannya pembahasan ini, kedua Ranperwali dinyatakan dapat ditindaklanjuti ke tahap berikutnya, dengan tetap memperhatikan catatan penyempurnaan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

News23 Agustus 2026 20:39
PT Vale dan Pemkab Kolaka Perbaiki 6 Rumah, Beri Hunian Layak dan Akses Kesehatan Warga
PT Vale Indonesia Tbk bersama Pemerintah Kabupaten Kolaka dan Kodim 1412/Kolaka memperbaiki enam rumah warga di Kecamatan Baula....
News23 Agustus 2026 17:33
PT Bumi Karsa Tingkatkan Kompetensi BIM untuk Dorong Transformasi Digital Konstruksi
PT Bumi Karsa memperkuat transformasi digital di sektor konstruksi melalui peningkatan kompetensi sumber daya manusia....
Nasional23 Agustus 2026 15:51
Bantu Korban Gempa NTT, BRI Siapkan 3 Posko dan Dapur Umum
BRI memperkuat penanganan pascabencana gempa bumi di sejumlah wilayah Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT) dengan membangun tiga posko logistik dan satu ...
Ekonomi23 Agustus 2026 15:36
Investor Pasar Modal di Sulsel Capai 766.125 SID, Tumbuh 79,28 Persen
Minat masyarakat Sulawesi Selatan terhadap investasi di pasar modal menunjukkan perkembangan signifikan. Hingga Juni 2026, jumlah Single Investor Iden...