Logo Sulselsatu

Kalla Institute Gelar Wisuda 2025, Komitmen Lahirkan Lulusan Adaptif dan Berkarakter

Sri Wahyu Diastuti
Sri Wahyu Diastuti

Senin, 24 November 2025 22:12

Peserta wisuda Kalla Institute 2025. Foto: Istimewa.
Peserta wisuda Kalla Institute 2025. Foto: Istimewa.

SULSELSATU.com, MAKASSARKalla Institute resmi mewisuda 28 lulusan Tahun Akademik 2025 yang digelar di Saoraja Ballroom, Wisma Kalla, (20/11/2025).

Dalam acara tersebut, Kalla Institute menegaskan komitmen kampus dalam melahirkan sarjana yang beretika, adaptif, dan siap bersaing baik sebagai profesional maupun wirausaha muda.

Rektor Kalla Institute Syamril menegaskan, lulusan tahun ini tidak hanya disiapkan untuk memasuki dunia kerja, tetapi juga untuk menciptakan lapangan pekerjaan.

Baca Juga : Kalla Toyota Trust Catat Rekor Penjualan, Permintaan Meluas hingga Sulbar dan Sultra

“Sebagian besar lulusan kami lebih memilih menjadi seorang pengusaha ataupun suksesor usaha orang tuanya. Selebihnya sudah diserap menjadi pekerja profesional dan ada juga yang langsung melanjutkan studinya,” ujarnya dalam sambutan.

Ketua Umum Yayasan Hadji Kalla, Fatimah Kalla, turut memberikan pesan moral kepada para wisudawan. Ia menekankan bahwa gelar sarjana harus sejalan dengan karakter yang kuat.

“Selain mendapatkan gelar akademik, semua wisudawan wajib memiliki etika dan moral yang baik serta bisa memberikan manfaat dimanapun kalian berada nantinya,” pesannya.

Baca Juga : Kalla Institute Dampingi UMKM Sambusa di Pangkep Go Digital dan Tingkatkan Produksi

Acara wisuda turut dihadiri jajaran pimpinan yayasan, mitra industri, serta tamu undangan.

Kehadiran mereka menjadi bentuk dukungan terhadap upaya Kalla Institute dalam memperkuat kompetensi lulusan dan mendorong transformasi pendidikan.

Gelaran ini juga menobatkan Muhammad Muhaimin Nur dari Program Studi Sistem Informasi sebagai wisudawan terbaik dengan IPK 3,95 dan masa studi 3,5 tahun. Dihadapan para lulusan, ia memaknai gelar sarjana sebagai tanggung jawab moral.

Baca Juga : Baruga Pathway SMA Islam Athirah Bukit Baruga Bantu Siswa Tembus Kampus Internasional

“Gelar ini bukan sekadar lembaran ijazah saja, tapi harus bisa dipertanggungjawabkan secara nyata,” ujarnya.

Muhaimin, yang juga lulusan fast track, telah diterima bekerja sebagai staf ICT Kalla Institute, menjadi bukti penyerapan lulusan yang cepat di dunia industri.

Rasa syukur juga disampaikan orang tua wisudawan A. Ahmad Dzaki Mahesa Pratama.

Baca Juga : Stylix Padel Challenge 2026 Kalla Toyota Kembali Digelar, Diikuti 25 Komunitas dan 32 Media

“Terima kasih kepada Kalla Institute yang sudah mampu mengasah pola pikir anak-anak kami menjadi lebih tajam sekaligus memiliki moral yang baik. Semoga ini menjadi awal yang baik bagi karier mereka ke depan,” ungkapnya.

Momentum wisuda tahun ini sekaligus menjadi refleksi bagi Kalla Institute untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan.

Kampus berharap lulusan dapat tampil sebagai generasi profesional yang berintegritas, adaptif, dan mampu memberikan solusi bagi masyarakat.

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Metropolitan09 Agustus 2026 19:11
PSEL Tamalanrea Terus Dipersoalkan, GERAM PLTSa: Pindahkan Lokasinya
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Ratusan warga yang tergabung dalam Gerakan Rakyat Menolak PLTSa (GERAM PLTSa) kembali menggelar aksi demonstrasi menolak ...
Sulsel09 Agustus 2026 16:48
Kekeringan Melanda Sidrap, Asmo Sulsel dan FIFGroup Bantu Petani Massappa 3
Kekeringan yang melanda sejumlah lahan persawahan di Kecamatan Watang Sidenreng, Kabupaten Sidrap, Sulawesi Selatan, membuat petani kesulitan mendapat...
Lifestyle09 Agustus 2026 14:18
Alasan Perusahaan Masih Membagikan Tumbler dan Tote Bag, Ternyata Ini Nilai Bisnisnya
Tumbler berlogo perusahaan, tote bag, notebook, pouch, dan berbagai barang promosi lain sudah menjadi pemandangan umum dalam acara bisnis. Barang-bara...
News09 Agustus 2026 08:45
Siasat Licik APL, Premanisme Berkedok “Petani Lada” di Hutan Lindung Loeha Raya
Hukum dan wibawa negara di kawasan Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) Larona benar-benar dilecehkan....