Logo Sulselsatu

Kanwil Kemenkum Sulsel Gelar Harmonisasi Dua Rancangan Produk Hukum Kabupaten Maros

Asrul
Asrul

Jumat, 05 Desember 2025 19:27

istimewa
istimewa

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sulawesi Selatan (Kanwil Kemenkum Sulsel) menggelar rapat fasilitasi harmonisasi terhadap dua Rancangan Produk Hukum Kabupaten Maros di Ruang Rapat Harmonisasi, Senin (1/12/2025).

Rapat ini diselenggarakan sebagai tindak lanjut atas surat Sekretaris Daerah Kabupaten Maros mengenai permohonan harmonisasi Rancangan Peraturan Bupati tentang Rencana Kerja Perangkat Daerah (RKPD) Tahun 2026 dan Rencana Strategis Perangkat Daerah (Renstra PD) Tahun 2025–2029.

Kegiatan tersebut dipimpin oleh Kepala Divisi Peraturan Perundang-undangan dan Pembinaan Hukum Kanwil Kemenkum Sulsel, Heny Widyawati, serta dihadiri oleh Bapperida Maros, Bagian Hukum Setda Maros, tim penyusun, dan para perancang peraturan perundang-undangan.

Baca Juga : Kanwil Kemenkum Sulsel Ajak Publik Pahami Fungsi Jaminan Fidusia

Rapat dibuka dengan penyampaian maksud dan urgensi penyelarasan kedua rancangan agar selaras dengan ketentuan peraturan yang lebih tinggi.

Pada pembahasan Rancangan Peraturan Bupati tentang RKPD Tahun 2026, tim harmonisasi memberikan sejumlah catatan teknis, di antaranya penyesuaian judul, perbaikan redaksi konsiderans, penghapusan beberapa dasar hukum, serta penyempurnaan materi pasal-pasal yang mengatur definisi dan struktur perangkat daerah.

Tim juga menekankan perlunya memuat daftar dinas secara jelas dalam pasal yang mengatur ruang lingkup pengaturan.

Baca Juga : Perayaan Natal Oikumene 2026, Kakanwil Kemenkum Sulsel Dorong Semangat Kebersamaan dalam Pelayanan Publik

Selanjutnya, Rancangan Peraturan Bupati tentang Renstra PD 2025–2029 turut mendapatkan beberapa masukan penting, seperti perbaikan redaksional konsiderans, penghapusan dasar hukum yang tidak relevan, serta penataan ulang susunan pasal agar lebih sistematis.

Tim harmonisasi merekomendasikan Pasal 3 dan Pasal 4 ditukar posisinya, serta menghapus ayat tertentu yang tidak lagi diperlukan.

Kepala Divisi Peraturan Perundang-undangan dan Pembinaan Hukum, Heny Widyawati, menegaskan bahwa harmonisasi ini merupakan langkah strategis untuk memastikan setiap rancangan produk hukum daerah memiliki kepastian substansi dan tidak bertentangan dengan regulasi nasional.

Baca Juga : Prestasi Pengelolaan Anggaran, Kanwil Kemenkum Sulsel Terbaik IKPA TA 2025

“Kami memastikan setiap pasal ditelaah dengan cermat sehingga produk hukum yang dihasilkan dapat dilaksanakan tanpa menimbulkan celah interpretasi dan tetap berada dalam koridor peraturan perundang-undangan,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Kantor Wilayah Kemenkum Sulawesi Selatan, Andi Basmal, memberikan apresiasi atas kolaborasi pemerintah daerah dalam mengikuti proses harmonisasi secara komprehensif.

“Kanwil Kemenkum Sulsel selalu mendukung pemerintah daerah dalam menghadirkan regulasi yang berkualitas. Harmonisasi ini adalah wujud komitmen kami untuk memastikan setiap kebijakan daerah memiliki kekuatan hukum yang jelas, terukur, dan dapat dipertanggungjawabkan,” ungkapnya.

Baca Juga : Andi Basmal Ajak Notaris dan PPAT Perkuat Kebersamaan di Natal Oikumene

Di akhir kegiatan, baik Heny Widyawati maupun Andi Basmal menegaskan komitmen bersama Kanwil Kemenkum Sulsel untuk terus menghadirkan produk hukum berkualitas melalui proses harmonisasi yang profesional, transparan, dan akuntabel sebagai bagian dari pelaksanaan amanat Undang-Undang.

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

News28 Oktober 2026 11:39
PJM Perkuat Keselamatan Kerja Lewat Program SAIL
PT Pelindo Jasa Maritim (PJM) memperkuat komunikasi manajemen dan pekerja melalui Program SAIL (Speak, Assess, Integrate, Learn) Batch II yang digelar...
Ekonomi28 Oktober 2026 08:09
OJK Gandeng 27 Asosiasi Perkuat Tata Kelola Keuangan
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memperkuat kolaborasi dengan 27 asosiasi profesi bidang tata kelola untuk mengantisipasi risiko di sektor jasa keuangan, ...
News28 Oktober 2026 06:41
Gakkum Ingatkan Petani Patuhi Aturan Penggunaan Kawasan Hutan
Aktivitas operasional pertambangan salah satu perusahaan di Kabupaten Morowali, Sulawesi Tengah, lumpuh total akibat aksi sepihak yang dilancarkan ole...
Pendidikan27 Oktober 2026 21:47
OJK Bekali 500 Pelajar Sekolah Rakyat Literasi Keuangan dan Keterampilan Digital
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) membekali sekitar 500 pelajar Sekolah Rakyat dengan literasi keuangan dan keterampilan digital melalui program OJK Digicl...