SULSELSATU.com, MAKASSAR – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Sulselbar mencatat penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) hingga Oktober 2025 mencapai Rp13,79 triliun.
Total KUR tersebut disalurkan kepada 237.837 triliun. Jumlah ini mencapai 71,43 persen dari target penyaluran 2025 yang sebesar Rp17,08 triliun.
Baca Juga : Kepercayaan Masyarakat Meningkat, DPK Perbankan Tumbuh 5,71 Persen Jadi Rp149,77 Triliun
Kepala OJK Sulselbar Moch. Muchlasin menjelaskan, penyaluran KUR didominasi oleh segmentasi mikro dengan penyaluran mencapai Rp10,86 triliun.
“Realisasi penyaluran KUR mikro ini persentasenya mencapai 78,75 persen. Berhasil disalurkan kepada 225.232 debitur,” ujar Muchlasin dalam Journalist Update OJK Sulselbar pada Minggu (23/11/2025) lalu.
Dalam realisasinya, penyaluran KUR terbesar berada di Kabupaten Bone sebesar Rp1,46 triliun dengan share 10,57 persen.
Baca Juga : OJK Dorong Digitalisasi Keuangan untuk Perkuat UMKM di Indonesia Timur
Realisasi penyaluran terbesar kedua ada di Kota Makassar yang mencapai Rp1,29 triliun. Disusul Kabupaten Gowa dengan jumlah Rp1,03 triliun.
Dari sisi segmentasi, terbesar kedua setelah mikro adalah pada usaha kecil yaitu Rp2,88 trilin.
“Jika dilihat dari sektor usahanya, posisi teratas yaitu pada lapagan usaha pertanian yang mencapai Rp6,07 triliun dengan persentase 49,82 persen. Kemudian sektor perdagangan Rp3,87 trilun (31,75 persen). Terakhir adalah sektor jasa masyarakat sebesar Rp836 miliar,” jelas Muchlasin.
Baca Juga : Jumlah Investor Pasar Modal Sulsel Naik 67,34 Persen, Reksa Dana Paling Diminati
Cek berita dan artikel yang lain di Google News







Komentar