Logo Sulselsatu

Jembatan Kembar Barombong Disiapkan, Pemkot Makassar Rampungkan Urusan Lahan

Asrul
Asrul

Minggu, 18 Januari 2026 15:22

istimewa
istimewa

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Pemerintah Kota Makassar mulai menyiapkan langkah konkret untuk mengatasi kepadatan lalu lintas di kawasan barat hingga selatan kota.

Salah satu proyek yang kini masuk tahap awal adalah rencana pembangunan jembatan kembar Barombong di Jalan Metro Tanjung Bunga, Kecamatan Tamalate, yang akan menjadi jalur penghubung strategis menuju Galesong, Kabupaten Takalar.

Tahapan awal proyek tersebut difokuskan pada pengadaan lahan yang terdampak pembangunan. Kepala Dinas Pertanahan Kota Makassar, Sri Sulsilawati, mengatakan proses administrasi dan penilaian lahan telah berjalan dan ditargetkan rampung pertengahan tahun ini.

Baca Juga : KMI 2026 di Makassar Bahas Royalti dan AI, Fadli Zon Dorong Musik Jadi Kekuatan Ekonomi

“Pengadaan lahan kami rencanakan berlangsung dari Januari sampai Juni 2026. Seluruh prosedur kami jalankan sesuai aturan agar tidak menimbulkan persoalan hukum di kemudian hari,” ujar Sri Sulsilawati, Sabtu (17/1/2026).

Ia menjelaskan, Pemkot Makassar memegang peran penuh dalam penyelesaian pembebasan lahan, sebelum selanjutnya diserahkan kepada Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan dan Balai pelaksana jalan dan jembatan.

Pembagian kewenangan ini dinilai penting agar pelaksanaan proyek berjalan terkoordinasi.

Baca Juga : Makassar Jadi Pintu Distribusi Pangan, Munafri Dukung Pengendalian Inflasi Sulampua

Dalam proyek tersebut, Pemerintah Provinsi Sulsel akan menangani pembangunan fisik jembatan karena ruas Barombong merupakan aset jalan provinsi. Sementara itu, Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) akan melaksanakan konstruksi jembatan dengan pendanaan dari APBN.

Sri Sulsilawati menyebut, seluruh tahapan pengadaan tanah telah disusun dalam jadwal yang jelas. Mulai dari penganggaran dan survei lapangan pada akhir 2025, perencanaan dan pembentukan tim pada awal 2026, hingga pelaksanaan pembayaran ganti rugi yang ditargetkan berlangsung Mei 2026.

“Pada Juni nanti, kami harapkan seluruh dokumen legalitas tanah sudah selesai dan kepemilikannya resmi atas nama Pemerintah Kota Makassar,” katanya.

Baca Juga : Pemkot Makassar Raih Terbaik I Jamsostek Award 2026

Ia menambahkan, pengadaan lahan hanya mencakup tiga bidang tanah yang benar-benar terdampak berdasarkan hasil penyesuaian desain jembatan dan kajian teknis.

Dua bidang di antaranya terdapat bangunan milik warga, sementara satu bidang berupa lahan kosong, dengan total luas di bawah lima hektare.

Menurut Sri, komunikasi dengan pemilik lahan dan tokoh masyarakat telah dilakukan sejak awal. Respons warga dinilai cukup baik karena pembangunan jembatan tersebut diperuntukkan bagi kepentingan umum.

Baca Juga : Pemkot Makassar Siapkan Beasiswa Siswa Kurang Mampu SD dan SMP

“Penilaian ganti rugi dilakukan oleh tim appraisal independen. Kami tidak menentukan nilai secara sepihak, dan tetap membuka ruang musyawarah dengan pihak yang berhak,” jelasnya.

Pemkot Makassar juga melibatkan aparat penegak hukum dalam proses pengadaan tanah sebagai langkah mitigasi risiko, guna memastikan transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan.

Pembangunan jembatan kembar Barombong diharapkan dapat mengurai kemacetan yang kerap terjadi di kawasan Metro Tanjung Bunga, sekaligus memperkuat konektivitas antara Kota Makassar dan wilayah selatan Sulawesi Selatan.

Baca Juga : Wali Kota Appi Minta Guru Mahir Koding dan AI, Siapkan Generasi Unggul

“Komitmen kami jelas, kewenangan Pemkot akan diselesaikan pada 2026. Setelah itu, kami berharap pembangunan fisik jembatan bisa segera dipercepat demi kepentingan masyarakat,” pungkas Sri Sulsilawati.

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

News28 Oktober 2026 11:39
PJM Perkuat Keselamatan Kerja Lewat Program SAIL
PT Pelindo Jasa Maritim (PJM) memperkuat komunikasi manajemen dan pekerja melalui Program SAIL (Speak, Assess, Integrate, Learn) Batch II yang digelar...
Ekonomi28 Oktober 2026 08:09
OJK Gandeng 27 Asosiasi Perkuat Tata Kelola Keuangan
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memperkuat kolaborasi dengan 27 asosiasi profesi bidang tata kelola untuk mengantisipasi risiko di sektor jasa keuangan, ...
News28 Oktober 2026 06:41
Gakkum Ingatkan Petani Patuhi Aturan Penggunaan Kawasan Hutan
Aktivitas operasional pertambangan salah satu perusahaan di Kabupaten Morowali, Sulawesi Tengah, lumpuh total akibat aksi sepihak yang dilancarkan ole...
Pendidikan27 Oktober 2026 21:47
OJK Bekali 500 Pelajar Sekolah Rakyat Literasi Keuangan dan Keterampilan Digital
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) membekali sekitar 500 pelajar Sekolah Rakyat dengan literasi keuangan dan keterampilan digital melalui program OJK Digicl...