Logo Sulselsatu

Wali Kota Makassar Tekankan Legalitas Wakaf, Kebersihan, dan Fungsi Sosial Masjid

Muh Jahir Majid
Muh Jahir Majid

Senin, 19 Januari 2026 10:02

istimewa
istimewa

SULSELSATU.com MAKASSAR – Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menekankan pentingnya pengelolaan masjid yang profesional, legal, dan berorientasi pada pelayanan sosial.

Hal itu ia sampaikan saat menghadiri Peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW yang dirangkaikan dengan pelantikan Badan Pengurus Harian Masjid Nurul Ittihad, Kelurahan Kalukkuang, Kecamatan Tallo, masa bakti 2025–2030, Minggu malam (18/01/2026).

Munafri menyoroti masih minimnya masjid di Makassar yang memiliki legalitas wakaf yang jelas. Dari ribuan masjid yang ada, menurutnya tidak lebih dari seratus masjid yang telah memiliki dokumen hukum wakaf secara lengkap.

“Ini menjadi persoalan serius. Banyak masjid yang dibangun oleh generasi terdahulu, tetapi proses wakafnya tidak terdokumentasi dengan baik sehingga berpotensi menimbulkan sengketa di kemudian hari,” ujarnya.

Pemerintah Kota Makassar, kata Munafri, akan berkoordinasi dengan Kementerian Agama serta Badan Wakaf dan Badan Amil Zakat untuk memastikan proses legalisasi aset wakaf masjid, sekaligus menjamin pengelolaan dana umat berjalan transparan dan kembali dimanfaatkan untuk kepentingan masyarakat.

Selain aspek legalitas, Wali Kota yang akrab disapa Appi ini juga menekankan kebersihan sebagai indikator utama kualitas pengelolaan masjid. Ia menyebut toilet masjid sebagai cerminan kepedulian pengurus terhadap jamaah.

“Kalau toiletnya tidak bersih, bagaimana kita bisa berharap jamaah merasa nyaman. Kebersihan masjid ini sifatnya fundamental,” tegasnya.

Lebih lanjut, Appi mengingatkan bahwa masjid tidak hanya berfungsi sebagai tempat ibadah ritual, tetapi juga sebagai pusat penyelesaian persoalan sosial, ruang komunikasi warga, dan tempat interaksi masyarakat sekitar.

Karena itu, ia mengingatkan agar pengurus masjid yang baru saja dilantik benar-benar hadir dan berperan nyata, bukan sekadar tercantum dalam surat keputusan.

Appi juga mendorong masjid menjadi ruang pembinaan generasi muda dengan pendekatan yang ramah anak. Menurutnya, anak-anak tidak boleh dijauhkan dari masjid hanya karena perilaku mereka yang masih wajar.

“Biarkan anak-anak bermain di halaman masjid. Jangan dimarahi terus-menerus, karena merekalah generasi penerus yang kelak akan memakmurkan masjid,” ujarnya.

Menjelang bulan suci Ramadan, Munafri mengingatkan agar masjid benar-benar dipersiapkan sebagai pusat kegiatan keagamaan, sekaligus menjaga kebersihan lingkungan di sekitar masjid. Ia mengajak lurah, RT, dan RW untuk bersinergi menjaga kenyamanan akses menuju masjid.

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Penulis : Andi Baso Mappanyompa
Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Video05 Agustus 2026 22:59
VIDEO: Viral, Mobil Dikejar dan Dirusak Massa di Pattontongan Maros
SULSELSATU.com – Sebuah mobil dirusak massa di Jalan Pattontongan, Kecamatan Mandai, Kabupaten Maros, Selasa (4/8/2026). Berdasarkan informasi yang ...
News05 Agustus 2026 18:54
Ketegangan Jalur Hauling Pomalaa, Bupati Amri: Jangan Ada Premanisme Industrial
Ketegangan akibat aksi blokade jalur logistik (hauling) di kawasan Proyek Strategis Nasional (PSN) PT Indonesia Pomalaa Industry Park (IPIP) memantik ...
Ekonomi05 Agustus 2026 18:29
APERSI Sulsel Gelar APEX 2026, Targetkan Transaksi Rp60 Miliar Dukung Program 3 Juta Rumah
SULSELSATU.com, MAKASSAR – DPD Asosiasi Pengembang Perumahan dan Permukiman Seluruh Indonesia (APERSI) Sulawesi Selatan akan menggelar APERSI Proper...
News05 Agustus 2026 18:04
PLN UIP Sulawesi Perkuat Sinergi dengan Kejati Sultra Dukung Proyek Strategis Ketenagalistrikan
PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan (UIP) Sulawesi memperkuat sinergi dengan Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulawesi Tenggara guna mendukung percepatan...