SULSELSATU.com, MAKASSAR – Pelantikan Pengurus Wilayah Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia (IPHI) Sulawesi Selatan masa bakti 2026–2031 berlangsung khidmat di Aula Asta Cita Rumah Jabatan Gubernur Sulsel, Jalan Sungai Tangka, Makassar, Senin (16/2/2026).
Momentum ini menjadi penegasan komitmen IPHI Sulsel dalam menguatkan peran sosial dan keagamaan para haji di tengah masyarakat.
Prosesi pelantikan dipimpin langsung Ketua Umum IPHI Pusat, Ahmad Yani Basuki. Turut menyaksikan, Wakil Ketua DPRD Sulsel Rahman Pina Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin, Bupati Maros Chaidir Syam, serta sejumlah tokoh dan undangan dari berbagai unsur.
Baca Juga : HUT Gerindra ke-18, Yasir Machmud Tebar Kepedulian Sosial
Ketua PW IPHI Sulsel, Meity Rahmatia, menegaskan bahwa kepengurusan baru akan segera bergerak pascapelantikan. Ia menyampaikan rencana melakukan kunjungan ke berbagai daerah di Sulsel untuk melantik pengurus cabang sekaligus memperkuat konsolidasi organisasi hingga tingkat kabupaten/kota.
Menurut Meity, dengan jumlah jamaah haji yang mencapai sekitar 221 ribu orang tahun ini, IPHI menghadapi tantangan besar dalam pembinaan dan pemberdayaan.
Dia menekankan bahwa kemabruran haji tidak berhenti pada momentum wukuf di Tanah Suci, tetapi harus berlanjut ketika para jamaah kembali ke daerah masing-masing dan mengambil peran aktif dalam mendidik masyarakat.
Baca Juga : DPRD Sulsel Minta Kemendagri Turun Tangan Soal Penghentian Dana Sharing BPJS
“Lewat persaudaraan ini mari kita lepaskan seluruh kepentingan pribadi. Ukhuwah harus kita jaga. Setelah pelantikan ini, kami akan melaksanakan rapat koordinasi untuk menyusun berbagai program kerja dalam rangka melestarikan kemabruran haji sepanjang hayat,” ujarnya, selaras dengan tema pelantikan: Melestarikan Haji Mabrur Sepanjang Hayat.
Wakil Ketua DPRD Sulsel, Rahman Pina, yang turut hadir dalam kegiatan tersebut, memberikan apresiasi atas pelantikan pengurus IPHI Sulsel. Ia menilai organisasi ini memiliki peran strategis dalam membangun karakter sosial dan spiritual umat di daerah.
Rahman Pina menegaskan, IPHI tidak boleh sekadar menjadi wadah silaturahmi para haji, tetapi juga harus tampil sebagai mitra pemerintah dalam penguatan nilai-nilai keagamaan dan sosial kemasyarakatan.
Baca Juga : Ketua DPRD Sulsel Dorong Sinergi Daerah Dukung Program Presiden Prabowo
“Para haji adalah figur teladan di lingkungannya. IPHI harus mampu mengonsolidasikan potensi besar ini untuk memperkuat pendidikan moral, kepedulian sosial, dan semangat kebersamaan di Sulsel,” ujarnya.
Plt Sekretaris DPD I Golkar Sulsel itu berharap kepengurusan IPHI Sulsel periode 2026–2031 di bawah kepemimpinan Meity Rahmatia mampu menghadirkan program yang menyentuh kebutuhan umat, sekaligus menjaga marwah dan persaudaraan di tengah dinamika sosial.
Cek berita dan artikel yang lain di Google News







Komentar