SULSELSATU.com, MAKASSAR – Anggota DPRD Provinsi Sulawesi Selatan, Andre Prasetyo Tanta, melaksanakan kegiatan reses sekaligus temu konstituen di Kelurahan Tabaringan, Kecamatan Ujung Tanah, Kota Makassar, Senin (16/2/2026).
Kegiatan tersebut dimanfaatkan warga untuk menyampaikan berbagai persoalan yang dihadapi di lingkungan mereka.
Reses yang berlangsung di tengah permukiman warga itu dihadiri Lurah Tabaringan Andi Ningrat, unsur tripilar kelurahan, tokoh masyarakat, serta sejumlah warga. Dialog antara wakil rakyat dan konstituen berlangsung terbuka, dengan warga aktif menyampaikan masukan dan harapan.
Baca Juga : Pimpinan DPRD Sulsel Harap Peran Media Kawal Kinerja Legislatif
Salah satu aspirasi disampaikan Jusmiari yang menyoroti penyaluran bantuan sosial Program Keluarga Harapan. Ia menilai masih terdapat warga yang seharusnya layak menerima bantuan, namun justru dikeluarkan dari daftar penerima.
“Banyak warga yang sebelumnya menerima PKH sekarang sudah dinonaktifkan, padahal kondisi ekonominya belum berubah. Kami berharap ada pendataan ulang agar bantuan tepat sasaran,” kata Jusmiari.
Selain bantuan sosial, warga juga menyinggung persoalan keamanan lingkungan. Jusmiari menyebut sejumlah kamera pengawas yang terpasang di wilayah tersebut tidak lagi berfungsi. Kondisi itu dinilai berpotensi menurunkan rasa aman masyarakat.
Baca Juga : Dukung Stabilitas Harga, Yasir Machmud Apresiasi Gerakan Pangan Murah Polri
“Kami berharap CCTV yang ada bisa diaktifkan kembali supaya keamanan lingkungan lebih terjaga,” ujarnya.
Menanggapi berbagai aspirasi tersebut, Andre Prasetyo Tanta menyatakan seluruh masukan warga akan dicatat dan ditindaklanjuti sesuai mekanisme dan kewenangan yang dimiliki di tingkat provinsi.
Politisi NasDem itu menegaskan reses menjadi sarana penting untuk mengetahui langsung kebutuhan masyarakat di lapangan.
Baca Juga : Bangun Kebersamaan di Ramadan, Komisi B DPRD Sulsel Gelar Buka Puasa Bersama
“Reses ini memang ruang bagi kami untuk mendengar langsung apa yang dirasakan warga. Semua aspirasi akan kami perjuangkan dan kami koordinasikan dengan pihak terkait,” jelas Andre.
Ia juga menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah, aparat keamanan, dan masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang aman serta memastikan program bantuan sosial berjalan adil dan tepat sasaran.
Melalui kegiatan reses tersebut, diharapkan terbangun komunikasi yang lebih intens antara wakil rakyat dan masyarakat, sehingga berbagai persoalan di tingkat kelurahan dapat ditangani secara berkelanjutan.
Cek berita dan artikel yang lain di Google News







Komentar