SULSELSATU.com, JENEPONTO – Anggota DPRD Provinsi Sulawesi Selatan, Vonny Ameliani Suardi, melaksanakan kegiatan reses temu konstituen masa sidang 2025–2026 di sejumlah titik di Kabupaten Jeneponto. Kegiatan tersebut berlangsung selama sepekan, mulai 16 hingga 23 Februari 2026.
Politikus Partai Gerindra itu turun langsung menemui warga untuk menyerap aspirasi masyarakat di daerah pemilihannya.
Sebagai anggota Komisi E DPRD Sulsel yang membidangi pendidikan dan kesejahteraan rakyat, Vonny menyebut reses menjadi ruang penting bagi masyarakat untuk menyampaikan keluhan dan kebutuhan secara langsung.
Baca Juga : Pimpinan DPRD Sulsel Harap Peran Media Kawal Kinerja Legislatif
“Reses ini adalah bentuk tatap muka kami dengan masyarakat. Aspirasi yang disampaikan akan kami teruskan ke dinas terkait maupun kepada gubernur, terutama hal-hal yang sifatnya mendesak dan dibutuhkan masyarakat di dapil,” ujar Vonny, Minggu (22/2/2026).
Dalam pertemuan tersebut, ia menerima berbagai masukan dari warga. Menurut Vonny, sebagian besar aspirasi masih berkisar pada persoalan kesejahteraan sosial, layanan kesehatan, pendidikan, serta dukungan bagi sektor pertanian dan perikanan.
“Aspirasi masyarakat masih didominasi soal kesejahteraan, kesehatan, pendidikan, serta bantuan di bidang pertanian dan perikanan. Semua masukan kami tampung, lalu kami rangkum di Fraksi Gerindra untuk disampaikan dalam rapat paripurna laporan hasil reses,” katanya.
Baca Juga : Dukung Stabilitas Harga, Yasir Machmud Apresiasi Gerakan Pangan Murah Polri
Vonny yang juga menjabat sebagai Ketua KNPI Sulawesi Selatan menegaskan komitmennya untuk terus mengawal hak-hak masyarakat di daerah pemilihannya.
Ia dikenal aktif memperjuangkan isu pendidikan, termasuk saat dipercaya menjadi Ketua Panitia Khusus Rancangan Peraturan Daerah tentang Akhlak Mulia di Sulawesi Selatan yang menitikberatkan pada penguatan pendidikan karakter dan nilai budaya.
Sebagai bentuk kepedulian terhadap dunia pendidikan, Vonny juga rutin membagikan perlengkapan sekolah kepada anak-anak di wilayah dapilnya saat kegiatan reses.
Baca Juga : Bangun Kebersamaan di Ramadan, Komisi B DPRD Sulsel Gelar Buka Puasa Bersama
Langkah tersebut dilakukan untuk mencegah terulangnya kasus serupa yang pernah terjadi di Nusa Tenggara Timur, yang menurutnya menjadi pengingat penting bagi semua pihak.
“Saya tidak ingin kejadian seperti itu terulang di daerah lain, khususnya di Sulawesi Selatan dan Kabupaten Jeneponto. Karena itu, kami berupaya membantu sebisa mungkin,” ujarnya.
Ia pun membuka ruang bagi masyarakat yang membutuhkan bantuan seragam sekolah untuk melapor melalui timnya di lapangan.
Baca Juga : DPRD Sulsel Ultimatum Pemprov Lunasi Utang Lahan Stadion GOR Sudiang Rp18,3 Miliar
“Kami sampaikan kepada masyarakat, siapa pun yang membutuhkan bantuan seragam sekolah, silakan lapor ke tim kami. Dengan senang hati akan kami bantu,” pungkas Vonny yang juga menjabat sebagai Ketua Gerindra Kabupaten Jeneponto.
Cek berita dan artikel yang lain di Google News







Komentar