Logo Sulselsatu

PESyar dan Trend Hijab Dorong Modest Fashion Jadi Unggulan Sulsel

Sri Wahyu Diastuti
Sri Wahyu Diastuti

Sabtu, 07 Maret 2026 16:08

Deputi Kepala Perwakilan BI Sulsel Wahyu Purnama A saat pembukan Trend Hijab Expo di Claro Makassar. Foto: Istimewa.
Deputi Kepala Perwakilan BI Sulsel Wahyu Purnama A saat pembukan Trend Hijab Expo di Claro Makassar. Foto: Istimewa.

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Wujud nyata upaya pengembangan ekonomi dan keuangan syariah di Sulawesi Selatan, Bank Indonesia menyelenggarakan Pekan Ekonomi Syariah (Pesyar) Kolaborasi dengan Trend Hijab 2026 mulai 6 hingga 15 Maret 2025 di Sandeq Ballroom, Claro Makassar.

Kegiatan ini merupakan salah satu rangkaian utama PESyar yang menjadi wadah untuk mendorong pengembangan industri halal, khususnya subsektor modest fashion syariah.

Pekan Ekonomi Syariah (Pesyar) kolaborasi dengan Trend Hijab 2026 diselenggarakan melalui kerja sama antara Bank Indonesia dengan Indonesian Fashion Chamber (IFC) Chapter Makassar serta ArtPro.

Baca Juga : SIBF 2026 Catat Potensi Investasi Rp9,64 Triliun, Komitmen Ekspor Capai Rp818,5 Miliar

Deputi Kepala Perwakilan BI Sulsel Wahyu Purnama A mengatakan, kolaborasi ini bertujuan untuk memperkuat ekosistem modest fashion syariah melalui sinergi antara pelaku usaha, desainer, komunitas kreatif, serta berbagai pemangku kepentingan lainnya.

“Kegiatan ini juga diharapkan mampu meningkatkan kapasitas pelaku UMKM modest fashion syariah sekaligus memperluas akses pasar bagi produk lokal yang memiliki potensi untuk bersaing di tingkat nasional maupun global,” ujar Wahyu Purnama.

Dalam gelaran tahun ini, Trend Hijab 2026 menghadirkan lebih dari 100 pelaku usaha dan desainer. Pameran ini diikuti berbagai desainer terkemuka di level Nasional maupun Regional yang sangat potensial untuk dapat mengakselerasi ekonomi dan keuangan syariah.

Baca Juga : Tallukarsa Pangan Jadi Strategi BI Kendalikan Inflasi

Pameran akan diramaikan oleh kehadiran berbagai UMKM unggulan dari sektor makanan dan kriya. Sharia Fair juga akan menghadirkan tenant makanan dan minuman halal untuk dapat memberikan pilihan makanan dan minuman bersertifikasi halal kepada masyarakat.

Sebelumnya, pada penyelenggaraan Trend Hijab 2025 mencatatkan transaksi penjualan hingga Rp3,8 miliar selama periode pameran.

Dengan dukungan berbagai pihak serta meningkatnya antusiasme masyarakat, penyelenggaraan Trend Hijab 2026 diharapkan mampu menghasilkan capaian yang lebih baik serta memberikan kontribusi positif terhadap pertumbuhan ekonomi daerah, khususnya pada sektor perdagangan dan industri kreatif.

Baca Juga : 22 UMKM REWAKO Binaan BI Sulsel Jajaki Peluang Ekspor di Trade Expo Indonesia 2026

Bank Indonesia juga menghadirkan berbagai booth edukasi seperti Halal Center, perbankan syariah, Lembaga Amil Zakat (LAZ), serta Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) untuk memberikan informasi mengenai layanan keuangan syariah dan pengembangan ekosistem halal.

Kehadiran berbagai institusi tersebut diharapkan dapat meningkatkan literasi dan inklusi ekonomi dan keuangan syariah di masyarakat.

Selanjutnya terdapat rangkaian kegiatan Sharia Forum yang diharapkan dapat menjadi forum dan wadah bagi pelaku usaha ekonomi syariah serta masyarakat di Provinsi Sulawesi Selatan dalam meningkatkan kapasitas usaha, pengetahuan terkait berbagai produk pembiayaan syariah dan mekanisme pengajuan pembiayaan, membahas tren gaya hidup halal (halal life style) serta peluang pengembangan industri halal di Sulawesi Selatan.

Baca Juga : BI Sulsel Bawa 11 UMKM Binaan Perluas Pasar di ISEF 2026

Dalam rangkaian forum tersebut, ada dua forum yang akan dilaksanakan yaitu: 1) Workshop Pembiayaan Syariah bersama Bank Syariah Indonesia (BSI) dan BPD Sulselbar Syariah pada Rabu, 11 Maret 2026 pukul 10.00 WITA, dan 2) Halal Lifestyle Talk pada 12 Maret 2026 pukul 10.00 WITA.

Ke depan, pengembangan ekonomi dan keuangan syariah memerlukan dukungan serta kolaborasi yang kuat dari berbagai pihak, baik pemerintah daerah, pelaku usaha, akademisi, komunitas, maupun masyarakat.

Bank Indonesia menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan, Indonesian Fashion Chamber, ArtPro serta seluruh mitra dan pemangku kepentingan yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan ini.

Baca Juga : Ekspedisi Rupiah Berdaulat Sasar Lima Pulau Sulsel, Bawa Rp25 Miliar Uang Tunai

Diharapkan sinergi yang terjalin dapat terus mendorong pertumbuhan industri halal serta memperkuat posisi Sulawesi Selatan sebagai salah satu barometer pengembangan modest fashion syariah di Indonesia.

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Ekonomi04 November 2026 20:56
OJK dan Bank Sulselbar Kolaborasi Perluas Akses Keuangan Syariah
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bersama Bank Sulselbar memperkuat kolaborasi dengan ulama, akademisi, pemerintah daerah, dan industri jasa keuangan untuk...
News04 November 2026 20:49
PLN Matangkan Sewa Lahan PLTMG Baubau 2
PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan (UIP) Sulawesi mematangkan draf perjanjian sewa lahan milik Pemerintah Kota Baubau untuk mendukung pembangunan...
Nasional04 November 2026 20:45
STFT Jakarta Soroti Enam Krisis Bangsa
Sivitas Akademika Sekolah Tinggi Filsafat Theologi (STFT) Jakarta menyampaikan kritik terhadap sejumlah persoalan sosial, ekonomi, lingkungan, dan dem...
News04 November 2026 20:41
Pegadaian Ambon Raih Tiga Penghargaan CSR 2026
PT Pegadaian (Persero) Area Ambon meraih tiga penghargaan Winner Top CSR Award 2026 dari Pemerintah Kota Ambon....